Wall St berakhir menguat tajam, information pekerjaan memperkuat kemungkinan penurunan suku bunga Oleh Reuters

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Oleh Stephen Culp

NEW YORK (Reuters) – Wall Boulevard melonjak ke penutupan lebih tinggi pada hari Jumat lantaran laporan ketenagakerjaan nan lebih lemah dari perkiraan mendukung argumen penurunan suku kembang dari Federal Reserve sekaligus memberikan bukti ketahanan ekonomi AS.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Ketiga saham utama AS membukukan kenaikan nan kuat. Nasdaq nan padat teknologi memimpin, naik 2% dengan support dari saham Apple (NASDAQ 🙂 menyusul pengumuman rekor pembelian kembali saham kreator iPhone tersebut.

Ketiga indeks tersebut mencatat kenaikan kedua berturut-turut pada hari Jumat hingga Jumat, membatasi minggu di mana pasar terdorong oleh pernyataan Ketua Fed Jerome Powell nan lebih dovish dari perkiraan setelah keputusan suku kembang pada hari Rabu.

Laporan ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan perekonomian AS menambahkan lebih sedikit lapangan kerja dari perkiraan, sementara tingkat pengangguran meningkat lebih tinggi dan pertumbuhan bayaran secara tak terduga melambat.

Laporan tersebut kemungkinan besar bakal memberikan akibat nan baik bagi The Fed, lantaran memberikan tanda-tanda bahwa pasar tenaga kerja sedang melemah, nan menurut Powell perlu untuk menempatkan inflasi pada jalur penurunan nan berkelanjutan. Laporan tersebut juga memberikan agunan terhadap kesehatan ekonomi AS.

Laporan tersebut mendorong penanammodal untuk meningkatkan taruhan The Fed bakal menerapkan penurunan suku kembang pertamanya pada bulan September.

“Narasi penanammodal tetap pada The Fed dan suku bunga, dan laporan ketenagakerjaan nan lemah saat ini menempatkan penurunan suku kembang secara tegas dalam schedule The Fed pada tahun 2024,” kata Greg Bassuk, CEO AXS Investments di New York. “Dan meskipun 'lebih tinggi untuk waktu nan lebih lama' tetap menjadi peta jalan, information ekonomi ini diterima dengan hangat oleh investor, Wall Boulevard dan Major Boulevard, di semua sektor”

Pejabat Fed mempertimbangkan information tersebut.

Gubernur Fed Michelle Bowman menegaskan kembali kesediaannya untuk meningkatkan suku kembang jika kemajuan inflasi berbalik arah, dan Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan laporan ketenagakerjaan meningkatkan kepercayaan bahwa perekonomian tidak terlalu panas.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran alias rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan

Di Sini

alias
Hilangkan iklan
.

“Ingatlah, ini awal bulan Mei; kita tidak boleh berpura-pura bahwa tahun ini telah berhujung alias semua perihal telah terjadi,” kata Oliver Pursche, wakil presiden senior di Wealthspire Advisors, di New York. “Tetapi saya tidak berpikir ada pejabat Fed nan betul-betul percaya bahwa kenaikan suku kembang adalah perihal nan tepat mengingat kondisi dan information saat ini.”

Musim laporan untung kuartal pertama mendekati tahap akhir, dengan 397 perusahaan telah melaporkan laporan keuangannya pada Jumat pagi. Dari jumlah tersebut, 77% telah membukukan hasil nan mengalahkan konsensus, menurut information LSEG.

Apple melonjak 6,0%, setelah perusahaan tersebut meluncurkan program pembelian kembali saham senilai $110 miliar dan melampaui ekspektasi kuartalan.

Saham perusahaan bioteknologi Amgen (NASDAQ 🙂 melonjak 11,8% setelah mendorong information sementara mengenai obat eksperimental penurun berat badan MariTide dan pendapatan kuartal pertama.

Platform perjalanan Expedia (NASDAQ 🙂 memangkas perkiraan pertumbuhan pendapatan setahun penuh, menyebabkan sahamnya merosot 15,3%.

Naik 450,02 poin, alias 1,18%, menjadi 38,675.68, S&P 500 bertambah 63,59 poin, alias 1,26%, menjadi 5,127.79 dan bertambah 315,37 poin, alias 1,99%, menjadi 16,156.33.

Dari 11 sektor utama di S&P 500, selain sektor energi, mengakhiri sesi di wilayah positif, dengan sektor teknologi menyatakan persentase kenaikan terbesar sebesar 3,0%.

Jumlah obligasi nan naik melampaui jumlah obligasi nan menurun di NYSE dengan rasio 3,62 banding 1; di Nasdaq, rasio 2,00 berbanding 1 menguntungkan saham-saham nan menguat.

S&P 500 membukukan 21 titik tertinggi baru dalam 52 minggu dan satu titik terendah baru; Nasdaq Composite mencatat 95 titik tertinggi baru dan 65 titik terendah baru.

Quantity di bursa AS adalah 10,72 miliar lembar saham, dibandingkan dengan rata-rata 11,07 miliar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran alias rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan

Di Sini

alias
Hilangkan iklan
.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita