Tips Mudah Hasilkan Foto Terbaik dengan Smartphone

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Smartphone telah menjadi kamera paling terkenal didunia lantaran selalu ada berbareng kamu, mudah digunakan dan memungkinkan Anda memeotret dan berbagi foto dalam waktu singkat. Smartphone jauh lebih poratabel dari kamera dan kualitas foto smartphone sekarang makin baik. Smartphone unggulan belum tentu bisa menghasilkan gambar menakjubkan, tergantung seberapa jauh Anda bisa menerapkan prinsip-prinsip fotografi.

Keterampilan fotografi memerlukan latihan, apalagi jika menggunakan kamera smartphone canggih sekalipun. Bila Anda berkeinginan meningkatkan keahlian fotografi menggunakan smartphone, berikut beberapa tips mudah buat kamu.

  1. Modus HDR

Gunakan modus HDR (high dynamic range) nan umumnya tersedia dikamera smartphone ketika mencoba mengambil gambar pada area terang dan gelap dalam satu bingkai. Modus ini membantu menyeimbangkan keluarnya pencayahaan digambar, agar sinar tidak terlalu terang dan gambaran tidak terlalu gelap sehingga tidak ada detil nan terlewatkan.

  1. Fokuskan Gambar

Fotolia_87941381_Subscription_Monthly_M-1140x855Mendapatkan objek nan pas kemudian memfokuskan kamera pada objek utama maupun latar belakang, terkadang bisa membikin gambar nan dihasilkan jauh lebih baik jika dibanding hanya memposisikan kamera pada latar kemudian berambisi menghasilkan gambar terbaik. Setelah memotret, smartphone memungkinkan Anda kembali melakukan konsentrasi sehingga Anda bisa bereksperimen untuk memperoleh foto terbaik.

  1. Quick launch

Mengakses kamera di smartphone sebelum Anda bisa memotret terkadang agak ribet dan lama. Menempatkan kamera pada seluncur sigap bisa menghemat waktu, misal ketika smartphone Anda sudah terkunci. Beberapa smartphone menyediakan langkah berbeda dalam mengatasi kelemahan ini dan seluncur sigap (quick launch) memungkinkan Anda bisa mengambil gambar saat diperlukan dengan segera.

  1. Tombol Kamera

Tips lainnya adalah gunakan tombol volume alias tombol unik kamera pada smartphone Anda untuk mengambil gambar dengan modus landscape. Ini membikin tangan tetap stabil ketika mengambil gambar dibanding kudu menyentuh tombol nan ada dilayar. Jika smartphone Anda tidak mempunyai tombol kamera khusus, periksa bagian setting untuk memandang apakah Anda bisa memanfaatkan tombol volume sebagai tombol pemotret. Bila tidak terdapat diaplikasi kamera kamu, tersedia sejumlah aplikasi pihak ketiga nan memungkinkan Anda bisa melakukan itu.

  1. Pencahayaan

Fotografi dikenal juga sebagai aktivitas melukis cahaya. Tanpa sinar tidak ada fotografi, jadi krusial untuk belajar gimana memaksimalkan pencahayaan nan tersedia. Ada waktu-waktu nan sangat berbobot dan krusial untuk mengambil foto. Periode tersebut tidak lama setelah mentari terbit dan sebelum mentari terbenam. Ini merupakan saat pencahayaan alami nan ideal untuk mengambil foto landscape, lantaran sinar siang hari condong membikin foto landscape menjadi kurang sempurna. Kondisi berkabut alias saat langit mendung pada dasarnya kurang bagus untuk fotografi, namun Anda tetap bisa memperoleh gambar keren.

Kondisi  berkabut ideal untuk foto portrait lantaran tidak ada gambaran maupun sinar nan kuat. Kabut bisa menambah sedikit misteri pada gambar, seperti ketika Anda mengambil gambar sebuah pemukiman mini diperbukitan. Sedikit kabut disekitar pemukiman membuatnya tampak misterius dan memberikan sedikit pesona pada gambar. Intinya adalah memanfaatkan dengan baik kondisi pencahayaan nan ada bukan menyerah pada keadaan alam.

  1. Komposisi

Smartphone-PhotographyLihatlah disekitar dan Anda bakal menemukan setidaknya satu spot bagus nan menunggu untuk difoto. Bagian nan susah adalah menyusun frame dan ada beberapa patokan dasar untuk melakukan itu, salah satunya  aturan pertiga. Sebagian smartphone kamera mempunyai grid view dan setelah diaktifkan Anda bakal memandang layar mempunyai empat garis nan membagi frame menjadi sembilan bagian nan sama. Aturan pertiga menekankan agar subyek kudu berada pada salah satu baris, sebaiknya ada dimana garis-garis ini berpotongan. Ini bukan patokan nan kudu selalu Anda ikuti, namun jika Anda seorang pemula cukup membantu dalam memperoleh foto nan lebih baik.

  1. Saat-saat Menentukan

Terakhir mungkin menjadi patokan dasar paling krusial ialah kesabaran dan ini krusial dimiliki oleh fotografer. Memotret suatu kejadian saat momen nan tepat menjadi pembeda antara gambar bagus dan gambar luar biasa. Penting untuk membangkitkan emosi, kejutan maupun kekaguman melalui gambar nan Anda hasilkan. Ini hanya bisa dilakukan jika foto diambil pada momen nan tepat. Misal gambar sebuah jalan antara dua tembok rumah itu biasa, namun jika seorang anak kemudian mengintip dari kembali salah satu tembok tentu membikin gambar menjadi lebih hidup.

Jadi, terus memotret dan hasilkan foto-foto menakjubkan untuk dibagikan pada semua orang menggunakan smartphone.

See More: Smartphone

Selengkapnya
Sumber Kabar Tekno Bhinneka
Kabar Tekno Bhinneka