Tidak Semua Warga Negara Terima Bantuan PKH, Kang Ace Sampaikan Ini Kepada Ratusan KPM

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Bandung, SekitarKita.id  – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Tubagus Ace Hasan Syadzili, membujuk semua para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Program Keluarga Harapan (PKH) agar dapat menggunakan support sesuai dengan peruntukannya.

Menurut Kang Ace panggilan akrabnya dari Ketua DPD Golkar Jawa Barat ini menyampaikan perihal itu berbarengan saat memberikan pengarahan kepada Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).

Dimana dalam aktivitas nan dihadiri oleh 225 Ketua KPM PKH Kecamatan Cihampelas dan Batujajar di Surya Arena Futsal, Jl. Raya Citapen-Ciraden, Cihampelas Kabuapten Bandung Barat, Rabu (20/12/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita patut bersyukur, tidak semua penduduk negara mendapat support PKH, lantaran itu mari kita manfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Gunakan support dari pemerintah itu dengan semestinya,” kata Kang Ace.

Ia pun menjelaskan, support PKH hanya diperuntukan bagi 10 juta family dari 270 juta masyarakat Indonesia. “Bapak ibu itu ini salah satu nan telah terpilih mendapat support dari pemerintah pusat sesuai komponen peruntukannya,” sambung Kang Ace.

Disebutkan Kang Ace, di Batujajar terdapat 3.800 KPM, sementara di Cihampelas ada 7.000 lebih KPM nan menerima support PKH ini.

“Semoga segala support nan diberikan pemerintah bisa
betul-betul dirasakan masyarakat. Saya tidak mau jika bantuan-bantuan tersebut tidak digunakan semestinya,” ungkap Kang Ace.

Sebab, menurutnya, percuma pihaknya selaku ketua di Komisi VIII DPR RI nan melakukan beragam pembahsan dan menyetujui program mengenai kesejahteraan sosial diantaranya PKH jika pada akhirnya tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Anggaran PKH itu mencapai Rp. 29 triliun. Banyak sekali. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai, red) lebih besar lagi lantaran penerimaannya lebih banyak. Itu semua kita nan telaah dan merumuskan,” ungkap Kang Ace.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat itu kemudian menjelaskan, Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah memberikan support sosial kepada masyarakat, salah satunya berupa support PKH.

Progam support tunai bersyarat nan berfokus pada pendampingan family itu, kata Kang Ace, diberikan bagi KPM nan mempunyai komponen PKH.

Seperti komponen pendidikan, komponen kesehatan meliputi anak usia awal dan ibu mengandung serta komponen kesejahteraan sosial meliputi penyandang disabilitas dan lanjut usia.

“Sehingga melalui program ini sebenarnya tidak boleh ada lagi stunting, tidak boleh ada anak anak Indonesia nan putus sekolah,” jelasnya.

Kang Ace berambisi support PKH dapat meningkatkan taraf hidup KPM melalui perubahan perilaku, pola pikir mandiri, dan produktif sehingga mendorong KPM untuk lebih berkekuatan segingga mendapat graduasi dari support PKH.

“Sebab itu kehadiran Pendamping PKH sangat berkedudukan dalam pendampingan, fasilitasi, advokasi, dan mediasi guna mendukung terwujudnya KPM lebih berkekuatan guna dan mandiri,” ujarnya.

Pada hari nan sama personil DPR RI asal dapil Kabupaten Bandung dan Bandung Barat itu juga sempat bersilaturahmi dengan Pengurus DPD LDII Kabupaten Bandung di RM Sagala Raos Soreang.***

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita