Tes sederhana ini mengungkapkan apakah hubungan Anda sehat

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Baik Anda sudah lama menjalin hubungan alias baru mulai berkencan dengan orang baru, kita semua menghadapi saat-saat ketika kita merasa perlu untuk mundur dan mengevaluasi kehidupan cinta kita.

Kadang-kadang, pasangan tampak dahsyat “di atas kertas” pada awalnya, dalam perihal minat alias lingkaran pertemanan nan sama, tetapi seiring berjalannya waktu, perilaku dan hubungan sehari-hari di antara Anda tidak membikin jantung Anda berdebar kencang.

apa nan sedang terjadi disini? Adakah nan bisa Anda lakukan untuk mengetahui semuanya? Bagaimana Anda menentukan apakah Anda berada dalam hubungan nan sehat alias kudu memutuskan hubungan?

Membuat daftar sederhana “professional vs. negatif” dapat membantu Anda memperjelas apa nan sukses dan apa nan tidak dalam hubungan Anda. Tentu saja, semua hubungan memerlukan kompromi pada tingkat tertentu, tetapi itu tidak berfaedah Anda kudu puas dengan ketidakbahagiaan sepanjang waktu.

Dalam kasus wanita nan inventarisnya ditunjukkan di bawah, dia telah berkencan dengan seseorang selama tiga bulan dan tidur dengannya setelah tujuh kencan. Dia berjumpa dengannya dua kali lagi setelah itu sebelum dia menelepon saya untuk meminta support lantaran dia merasa bingung dan berkonflik untuk menjadi pacarnya. Jauh di lubuk hatinya, dia merasa laki-laki itu tidak cocok untuknya, tetapi pada saat nan sama, dia tidak mau sendirian.

Gunakan blangko di bawah ini sebagai pedoman untuk saran hubungan dan buat inventaris. Ini bakal membantu Anda mengetahui apakah Anda berada dalam hubungan nan baik alias tidak sehat dan inilah saatnya untuk melupakannya.

Tes 3 langkah untuk mengetahui apakah hubungan Anda sehat

Langkah 1: Buat dua kolom

Buat dua kolom. Di kolom pertama, tuliskan semua kualitas positifnya nan dapat Anda pikirkan. Dan nan kedua, daftarkan semua kualitas negatifnya nan dapat Anda pikirkan.

(Catatan: Ingatlah bahwa ini adalah preferensi unik seorang wanita. Apa nan Anda anggap positif bakal sejalan dengan preferensi pribadi Anda.)

Contoh:

Kualitas positif:

  • Dia kawan lama
  • Dia baik
  • Itu bagus
  • Dia mempunyai pekerjaan nan bagus
  • Dia stabil secara finansial
  • dia pintar
  • Itu romantis
  • Dia mempunyai selera lawakyang bagus
  • Dia tidak mempunyai mantan istri alias anak
  • Memberikan pujian

Ciri-ciri negatif:

  • Dia tinggal sangat jauh
  • Dia mempunyai banyak masalah kesehatan
  • Dia nyaris tidak punya teman
  • Dia pergi tidur lebih lambat dari nan kuinginkan
  • Dia tidak suka bepergian
  • Ia pesimis dan selalu bersiap menghadapi kemungkinan terburuk
  • Dia menderita gangguan obsesif-kompulsif dan kekhawatiran parah
  • Dia orang rumahan
  • Dia tidak memuaskanku di ranjang
  • Dia lebih mau berbincang di telepon daripada aku
  • Kami mempunyai perbedaan politik nan serius
  • Dia membual tentang mantan pacarnya
  • Sering mengeluh tentang orang lain
  • Dia terus-menerus berbincang tentang masalahnya
  • Dia tidak murah hati

Dalam kasus wanita ini, setelah menuliskan daftar sifat-sifat positif dan negatif suaminya, dia membacanya kembali untuk dirinya sendiri dan mendapat pencerahan besar ketika dia mengetahui bahwa dia telah membikin daftar 15 sifat-sifat negatif dibandingkan dengan hanya mencatat 10 sifat-sifat positif.

Langkah 2: Perhatikan prioritas Anda dalam hidup

Selanjutnya, saya memintanya untuk memikirkan tentang 10 prioritas utama dalam hidupnya dan kemudian memandang apakah dia dapat membantunya mencapainya.

Buatlah daftar sepuluh prioritas utama Anda dalam hidup. Tandai masing-masing dengan ya alias tidak, apakah pasangan Anda dapat membantu Anda mencapainya alias tidak.

  • Perjalanan – tidak
  • Rumah – Tidak
  • Kemurahan hati – tidak
  • Seks – tidak
  • Sosial – tidak
  • Percakapan – Tidak
  • Kompatibilitas waktu tidur – tidak
  • Romantis – ya
  • Pujian – ya
  • Persahabatan – ya

Dalam kasus wanita ini, laki-laki nan ditemuinya hanya dapat memperkuat tiga dari sepuluh prioritas hidupnya. Di sisi lain, dia bisa dengan mudah menemukan tujuh prioritas nan bakal menyulitkannya untuk mencapainya.

Langkah 3: Analisis

Setelah Anda menyusun kedua daftar ini, tinjau kembali knowledge nan Anda kumpulkan untuk menjawab pertanyaan terakhir dalam latihan ini: “Apakah orang ini bakal membikin hidup saya lebih baik?”

Seperti nan Anda lihat, berita jelek bagi wanita dalam sampel nan sama adalah bahwa akibat negatifnya jauh lebih besar daripada akibat positifnya dalam situasi tertentu, namun berita baiknya adalah, dengan berbekal info ini, dia sekarang dapat menentukan sumbernya. info ini. Rasa frustrasi dan kekecewaannya dalam hubungan.

Ini memberinya dua pilihan:

1. Dia dapat mendiskusikan masalah ini dengan pasangannya dan memandang apakah ada langkah untuk memperbaiki keadaan di antara mereka.

2. Dia dapat menciptakan strategi keluar untuk meninggalkan hubungan ini dan terus mencari seseorang nan lebih positif.

Ketika wanita ini memilih pilihan terakhir, saya mengatakan kepadanya untuk tidak berduka lantaran ini adalah langkah untuk lebih terhubung dengan gairah dan kebutuhan terdalamnya, dan oleh lantaran itu, dia sekarang mempunyai kesempatan lebih besar untuk menemukan laki-laki nan secara bentuk layak untuknya. Secara psychological, emosional, seksual dan religious.

Ini adalah pertama kalinya saya melihatnya tersenyum dan dia mengatakan kepada saya bahwa dia merasa lega, seolah-olah beban berat telah terangkat darinya. Anda lebih baik sendirian daripada berbareng seseorang nan tidak mempunyai kualitas nan Anda cari dalam suatu hubungan.

Sementara itu, jadilah pasangan Anda sendiri dan perlakukan diri Anda seolah-olah Anda sedang jatuh cinta pada diri sendiri.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita