Terkuak, Kronologi penemuan mayat mengapung di sungai Saguling Bandung Barat

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Warga menemukan sosok mayit mengapung dengan menggunakan jas hujan di aliran Sungai Saguling Bandung Barat, Jumat (12/01) foto: tangkapan layar video viral

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Petugas campuran sukses mengevakusai jasad Oktavia Dwi Muryati (46) penduduk Puri Indah Lestari Blok D 4 No. 8 RT003/RW016, Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kanit Reskrim Polsek Batujajar, AKP Bambang dalam keterangan tertulis mengatakan, penemuan jasad wanita di aliran genangan Saguling Kampung Ciceri, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar pada Jumat (12/01/2024) sekira pukul 12.30 WIB.

“Pada saat itu Dede (45) penduduk sekitar (saksi) sedang menjaring ikan dialiran sungai Saguling dalam memandang sosok mayit sosok mayit wanita menggunakan jas hujan warna biru dalam keadaan terlungkup dan terapung,” kata AKP Bambang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, setelah itu penduduk nan memandang sosok mayit langsung menghubungi petugas untuk kemudian dilakukan evakusai manual oleh BPBD KBB, Pusdiklatpasus, TNI-Polri dibantu penduduk sekitar.

 BPBD KBB/ Rudi Wibaksono)Petugas BPBD KBB, Pusdiklatpasus, Koramil, Polsek Batujajar tim Inafis Polres Cimahi mengevakuasi jasad wanita di Sungai Saguling KBB (foto: BPBD KBB/ Rudi Wibaksono)

“Setelah di identifikasi sosok wanita itu Oktavia Dwi Muryati penduduk Batujajar seorang karyawati swasta,” kata dia.

Dijelaskan Bambang, diduga korban meninggal bumi diakibatkan terjatuh menggunakan sepeda motor di jembatan pada hari Kamis 11 Januari 2024 Kampung Cibingbin RT04/04 Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang (KBB).

“Diduga kejadian itu sewaktu pulang kerja, dan korban terseret arus aliran sungai hingga di temukan di aliran genangan Saguling dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Bambang.

 tangkapan layar IBB)Evakuasi sepeda motor nan terseret arus di dasar sungai Cibingbin melangkah alot (foto: tangkapan layar IBB)

Setelah mengevakuasi korban dan mengantar ke RS. DUSTIRA untuk dilakukan pemulasaraan, setelah di identifikasi tim Inafis Polres Cimahi, kata dia, tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban dan pihak family korban menerima sebagai musibah serta di buatkan pernyataan menolak dilakukan outopsi, untuk kemudian dimakamkan pihak keluarga,” tandasnya.

Editor: Abdul Kholilulloh

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita