Terjatuh dari perahu tongkang, bocah SD di Bandung Barat hanyut di sungai Saguling

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
ARTICLE AD BOX

Petugas melakukan pencarian korban tenggelam di sungai Saguling KBB, Selasa 4 Juni 2024 (foto: istimewa)

Bandung Barat | SekitarKita.id,-Seorang bocah inisial (ZA) usia 9 tahun dikabarkan tenggelam di bantaran sungai Citarum, Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa 04 Juni 2024, sekitar pukul 12.00 WIB.

Belakangan diketahui ZA anak dari pasangan suami istri (pasutri) Uus dan Ai Romlah itu penduduk Kampung Mariuk RT04/RW01, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling tenggelam usai bermain berbareng dua rekannya di area sungai Citarum.

Relawan Tangguh SAR Bandung Barat, Rudi Wibaksana mengatakan, pihaknya mendapat laporan bocah tenggelam dari Babinsa Desa Girimukti, Serka M.Ansori personil Koramil 0904/Batujajar.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

“Setelah mendapatkan laporan saya (BPBD KBB.red) langsung terjun kelokasi berbareng TNI Polri untuk melakukan pencarian, support juga datang dari Tim SAR Bandung,” kata Rudi saat dihubungi instansi buletin SekitarKita.id Selasa.

 istimewa)Petugas melakukan pencarian korban tenggelam di sungai Saguling KBB, Selasa 4 Juni 2024 (foto: istimewa)

Ia menjelaskan, kronologi kejadian berawal, saat korban ZA nan tetap duduk di bangku SD itu tengah bermain perahu tongkang berbareng 2 rekannya. Diduga korban terpeleset dan hanyut.

“ZA dan dua rekannya sedang main perahu tongkang sekitar pukul 14.00 WIB sore tadi, satu anak berada di darat dan dua anak termasuk korban di tongkang lampau terpeleset dari tongkang jatuh ke aliran sungai,” jelas Rudi.

Beruntung, kata Rudi, satu rekannya nan berbareng korban pada saat itu selamat, namun nahas, ZA justru terpeleset dan jatuh ke sungai, hingga saat ini petugas campuran tetap melakukan pencarian.

Lantaran terkendala aspek cuaca turun hujan dan mulai gelap, ujar dia, petugas campuran memutuskan untuk menghentikan pencarian pada pukul 17.30 WIB dan dilanjutkan besok hari pada Rabu (05/06).

“Dua bocah nan berada di perahu tongkang itu satu diantara ialah ZA terjatuh ke sungai, satu korban selamat. Saat ini pencarian korban dihentikan dilanjutkan besok pagi lantaran cuaca gelap, tapi kami (petugas) tetap terus melakukan pemantauan di malam hari,” ujar dia.

“Kami menghimbau kepada orang tua untuk selalu mengawasi anak di bawah umur, hindari aliran sungai dan semak-semak, untuk penduduk nan tidak berkepentingan dilarang mendekat, semoga besok dapat ditemukan dalam kondisi apapun,” tandasnya.

Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : laporan tim SekitarKita.id

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita