Tegang, Aksi Unras buruh Bekasi terlibat cekcok dengan pengendara motor

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Kabupaten Bekasi | SekitarKita.id,– Aksi unjuk rasa massa pekerja di Kabupaten Bekasi, sempat terlibat cekcok dengan seorang pengendara sepeda motor, pada Rabu (29/11/2023) pukul 10.03 WIB.

Kericuhan itu terjadi saat pekerja menggelar tindakan penutupan jalur di depan PT. Fajar Paper, jalan Imam Bonjol, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beruntung pihak kepolisian dapat menahan tindakan massa pekerja terhadap seorang pengendara sepeda motor.

Diketahui, massa pekerja nan bakal menggelar tindakan iring-iringan menuju Gedung Sate Bandung sempat menutup jalan Pantura, Cikarang Barat.

 tangkapan layar video viral)Aksi unjuk rasa pekerja terlibat cekcok dengan pengendara motor di Kabupaten Bekasi (foto: tangkapan layar video viral)

Dari video dilihat, salah seorang pengendara sepeda motor berupaya menerobos blokade nan dilakukan oleh massa buruh, kemudian terlibatlah adu mulut kedua belah pihak.

“Minggir saya mau lewat, buru-buru,” kata pengendara motor tersebut.

“Kenapa, lagi ada demo,” timpal massa pekerja tersebut.

Aksi adu mulut hingga nyaris adu jotos itu beruntung dapat dilerai oleh pengendara motor lain dan pekerja dilokasi, petugas kepolisian juga turut membantu menangani keributan tersebut.

Sejauh ini tidak ada korban dalam kejadian tersebut, kendati itu, tindakan ribuan pekerja nan melakukan long mach menambah deretan kemacetan panjang di Kabupaten Bekasi.

Sementara itu saat ditemui di Bandung, Sekjen FSPMI Jabar, Dede Rahmat mengatakan, tindakan pada hari ini dilakukan oleh seluruh serikat buruh, tingkat Jawa Barat mereka menggunakan kendaraan roda dua roda dua.

 Abdul Kholilulloh)Sekjen FSPMI Jabar, Dede Rahmat (foto: Abdul Kholilulloh)

Puluhan ribu pekerja di Jawa Barat nan tergabung beragam serikat pekerja di Cianjur, Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Majalengka, Cirebon, serta Sukabumi menggelar tindakan unjuk rasa (unras), Rabu (29/11/2023).

Pantauan pewarta sekitarkita.id dilokasi, pekerja melakukan long march ke Kantor Gubernur Provinsi Jawa Barat ialah Gedung Sate, massa tindakan unras melintasi jalur Rajamandala, sedangkan pekerja dari Bekasi, Karawang, Purwakarta dan Subang melintasi jalur Cikalongwetan.

“Hari ini tuntutan kita satu bunyi semua, ialah meminta agar Pj Gubernur Jawa Barat menetapkan UMK 2024 sesuai dengan rekomendasi dari kabupaten/kota,” kata Dede saat ditemui pewarta sekitarkita.id di area Cimareme KBB.

Ia menjelaskan, dari hasil rapat majelis pengupahan, muncul dua nomor ialah pihak pemerintah dengan pihak dari akademisi bermufakat menggunakan rumusan PP nomor 51 dengan kenaikan UMK paling besar 3 persen.

 Abdul Kholilulloh)Aksi unjuk rasa pekerja dari beragam wilayah, Karawang, Bekasi, Purwakarta, Cianjur melintas jalur Padalarang untuk kemudian menuju Gedung Sate Bandung (foto: Abdul Kholilulloh)

“Sementara rekomendasi dari kabupaten/kota, nyaris seluruhnya di atas PP 51 ialah kenaikannya paling mini 9 persen sampai 15 persen. Kalau sesuai PP 51 di KBB ini, kenaikannya hanya 0,4 persen jika di rupiahkan hanya Rp 17 ribu,” jelasnya.

Dirinya menganggap, jika kenaikan UMK menggunakan PP nomor 51, maka pemerintah tidak memperhatikan kepentingan para pekerja, sehingga campuran lima serikat dari beragam wilayah turun ke jalan untuk unjuk rasa dengan turun ke jalan.

Pihaknya berharap, tindakan unras pada hari ini didengarkan oleh Pj Gubernur Jabar, kendati UMP telah ditetapkan sebesar 3 persen.

“Jadi kemarin disampaikan Pj Gubernur Jabar bagi nan tidak puas silakan unjuk rasa, maka hari ini kami turun ke jalan,” katanya.

 Abdul Kholilulloh)Ribuan pekerja sempat mau menerobos tol Padalarang menuju Gedung Sate namun di blokade petugas kepolisian Polres Cimahi (foto: Abdul Kholilulloh)

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2024 Jawa Barat sebesar Rp2.057.495.

UMP 2024 Jabar naik 3,57 persen dari UMP 2023 nan sebesar Rp1.986.670, alias kenaikannya Rp70.825.

Perhitungan UMP 2024 ini berasas Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan.

penetapan bayaran minimum kabupaten/kota nan paling lambat bakal diumumkan pada 30 November.

Hingga saat ini kabupaten/kota sedang melaksanakan perumusan rekomendasi, dan ada nan sudah membikin rekomendasi UMK 2024 kepada Penjabat Gubernur Bey Machmudin, ialah kota sukabumi, kota banjar dan Kabupaten Ciamis.

Ia merekomendasikan dengan mendasarkan pada PP 51/2023, Kabupaten Subang dan Kabupaten Karawang merekomendasikan kenaikan UMK 2024 sesuai dengan tuntutan pekerja.

Semua rekomendasi dari kabupaten/kota tersebut direncanakan bakal dibahas pada 27 November sebelum ditetapkan pada 30 November 2023.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita