Situasi Kehidupan Khusus yang Menyatukan Pernikahan | Rhoberta Shaler, PhD

Sedang Trending 4 minggu yang lalu
ARTICLE AD BOX

Terlepas dari apa nan dikatakan semua orang kepada Anda, tidak ada langkah nan tepat untuk 'melakukan pernikahan'. Tapi tidak apa-apa untuk menyusun pernikahan Anda dengan langkah nan terbaik bagi Anda dan pasangan, apakah itu hidup bersama… alias terpisah. Faktanya, “Hidup Terpisah Bersama” adalah pilihan style hidup nan sadar dan disengaja nan semakin populer. Ini adalah langkah melakukan pernikahan dengan langkah nan tampaknya tidak terpikirkan – alias asing – di masa lalu.

Apa Itu Hubungan 'Hidup Terpisah Bersama' (LAT)? Dan apa nan membedakannya dengan “pernikahan komuter” alias hubungan jarak jauh?

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Pertama, dalam pernikahan LAT, tidak ada keharusan alias kemauan untuk tinggal berbareng dalam satu rumah. Meskipun karier, keuangan, dan letak dapat memengaruhi keputusan untuk memilih style hidup LAT, perihal tersebut bukanlah argumen mendasar dalam pemilihan tersebut. Sebaliknya, LAT berakar pada apa nan terbaik bagi mitra dan hubungan secara keseluruhan. Mereka tidak terikat oleh langkah nan dianggap “benar” untuk menunjukkan komitmen dengan mewajibkan hidup bersama. Hubungan 'Hidup Terpisah Bersama' untuk mitra yang:

  • Kenali diri mereka dengan baik
  • Jelas tentang nilai-nilai, prioritas, dan visi hidup mereka
  • Merasa nyaman menghabiskan waktu berbobot sendirian
  • Apakah reflektif dan sadar diri
  • Menginginkan nan terbaik untuk dirinya, pasangannya, dan hubungannya
  • Secara sadar memilih apa nan optimum untuk menjaga cinta unik mereka tetap hidup

TERKAIT: Mengapa Saya Melakukan Perombakan Pada Pernikahan Saya

Situasi LAT sangat bervariasi. Misalnya, satu pasangan mungkin memilih untuk tinggal berjauhan di kompleks townhouse. Anak-anak mereka berpindah-pindah rumah, umumnya dalam seminggu, namun dengan waktu nan ditentukan untuk masing-masing pasangan (yaitu, bebas anak). Akhir pekan biasanya dihabiskan berbareng sebagai sebuah keluarga, di satu rumah alias di rumah lainnya. Dan ada pula malam-malam nan mengasyikkan dan tersembunyi ketika para pasangan juga mendapati diri mereka saling merayap ke tempat tidur satu sama lain. Pasangan seperti ini menemukan bahwa keputusan LAT membikin api tetap menyala, memberikan waktu pemulihan bagi setiap orang, dan memberi mereka nan terbaik dari kedua dunia. Hasilnya, anak-anak tersebut mempunyai dua orang tua senang nan saling mencintai dan menunjukkannya.

Dalam skenario nan berbeda, pasangan tanpa anak nan keduanya bekerja dari rumah (dalam karir nan sangat berbeda) mungkin tinggal di apartemen mereka sendiri nan berjarak sepuluh blok dari satu sama lain, alias di seberang kota. Mereka bergantian tidur selama empat malam dalam seminggu. Mereka tetap tersedia sepenuhnya satu sama lain, tanpa perlu repot menyatukan hidup mereka. Dan pengaturan ini sangat berfaedah bagi pernikahan mereka. Mereka menyukainya.

Kapan mempertimbangkan hubungan 'Hidup terpisah bersama'? Kuncinya adalah menemukan apa nan cocok untuk Anda sebagai perseorangan dan pasangan, butuh refleksi, kejujuran, dan keberanian. Hubungan LAT bukanlah sebuah penolakan alias argumen untuk tidak menangani perbedaan dan kesulitan dalam pernikahan. Merupakan pilihan nan sadar dan bijak untuk menghasilkan pernikahan nan terbaik: necessary, terlibat, mendukung, penuh kasih, dan penuh hormat. Banyak pasangan tidak mendapat faedah dari tinggal serumah. Mereka bentrok satu sama lain, terlalu sering bentrok soal anak, keuangan, makanan, dan organisasi. Mereka bertempur besar-besaran mengenai tabung pasta gigi dan dudukan bathroom.

TERKAIT: 3 Aturan Pernikahan nan Digunakan Pasangan nan Sebenarnya Memiliki Kehidupan Baik Bersama

Bisakah mereka menegosiasikan langkah baru nan lebih sehat nan bakal membikin mereka sedikit menghargai, menghormati, dan merindukan satu sama lain? Cara pengganti nan bakal memberi mereka ruang untuk berkumpul kembali dan memulihkan diri, sehingga memungkinkan mereka memberikan nan terbaik dalam hubungan? Mungkin. Anda betul-betul mencintai, memuja, dan bergairah satu sama lain, tetapi style hidup, kebutuhan, dan preferensi Anda sangat berbeda. Mungkin salah satu alias kedua pasangan memiliki:

  • Kebutuhan mendalam bakal banyak ruang pribadi, waktu, dan ketenangan
  • Berada dalam hubungan di mana kebersamaan mereka biasanya dipaksakan, merampas rasa otonomi dan keterpisahan dari dirinya
  • Jadwal nan sangat berbeda sehingga mengganggu pola tidur
  • Gagasan nan sangat berbeda tentang keindahan, keteraturan, alias aset subject matter
  • Keinginan untuk menjaga pacaran dan misteri tetap hidup
  • Sangat mencintai pasangannya dan lebih memilih untuk memisahkan kehidupan sehari-hari dan prasarana darinya

Orang-orang ini bisa mendapatkan untung dengan berbagi kegembiraan atas cinta dan antusiasme mereka satu sama lain, tanpa semua gangguan nan ditimbulkan oleh perbedaan tersebut nyaris setiap hari ketika berbagi rumah. Adalah bijak untuk mendapatkan support dari master hubungan nan berkawan dengan kehidupan LAT, untuk menyelesaikan pengaturan best Anda. Beberapa pengaturan LAT bukan tentang ruang hidup nan berbeda tetapi tentang ruang emosional nan berbeda. Mereka melayani kebutuhan family dimana orang tuanya tidak lagi menganggap dirinya sebagai pasangan, menikah alias tidak. Namun, mereka tinggal berbareng lantaran argumen finansial dan/atau kebutuhan anak-anak, tetapi berupaya melakukannya di lingkungan nan bebas drama. Mereka berbagi tanggung jawab keuangan, rumah tangga, dan mengasuh anak meskipun mereka tidak lagi mempunyai ikatan romantis satu sama lain.

TERKAIT: 5 Batasan nan Dibutuhkan Setiap Pernikahan Agar Dapat Bertahan

Pengaturan mereka jelas dan berasas kesepakatan. Mereka bebas secara emosional saat hidup terpisah bersama. Bahkan Waktu New York telah mempertimbangkan faedah hubungan LAT. Berdasarkan penelitian terhadap LAT, dalam lima tahun terakhir di seluruh Amerika Serikat dan Inggris, terlihat jelas bahwa sebagian besar LAT belum menikah dan berumur di bawah 24 tahun. Pasangan berumur antara 25 dan 24 tahun adalah golongan terbesar berikutnya. Mereka mungkin sudah menikah, tapi apapun standing hubungan mereka, mereka 100 persen berkomitmen pada hubungan tersebut. Mereka mungkin memilih untuk hidup terpisah lantaran argumen pekerjaan, keuangan, alias hubungan. Ada nan sudah menikah sebelumnya dan menginginkan kebahagiaan pernikahan tanpa keputusan sehari-hari dan potensi perselisihan sepele.

Bagaimana Anda hidup dengan “orang Anda” adalah pilihan Anda. Apakah Anda ingat gimana Meredith Grey? Anatomi Gray berbincang dengan Christina nan tentang menjadi “pribadi” satu sama lain? Pasangan Anda adalah “pribadi” Anda. Apa pun nan Anda berdua putuskan adalah pilihan nan tepat untuk hubungan Anda, selama perihal itu memungkinkan Anda tetap memenuhi persyaratan “pribadi” masing-masing. LAT bukanlah pilihan nan tepat untuk semua orang. Bagi sebagian orang, perihal ini membikin pernikahan tetap hidup dan berkembang. Bagi nan lain, hanya hubungan nan lebih tradisional nan bakal memuaskan. Jujurlah pada diri sendiri dan pasangan. Jika salah satu dari Anda cemas tentang rasa cemburu, kesepian, kebutuhan intim, alias rasa tidak aman, rencana 'Hidup Terpisah Bersama' mungkin terlalu berisiko untuk Anda pertimbangkan. Tidak apa-apa. Ketahui apa nan terbaik untuk Anda berdua. Jarak dan keintiman menjadi kawan tidur nan baik. Namun jika Anda mendasarkan keintiman pada kedekatan, hubungan LAT di seluruh benua mungkin tidak bakal menarik bagi Anda.

Cerita Terkait Dari YourTango:

Tidak ada rumus nan “benar”. Namun, Anda tidak diharuskan untuk berada di dekat satu sama lain secara fisik, untuk mempunyai keintiman emosional nan menopang dan memperkuat Anda berdua. Itu berasal dari keselarasan nilai-nilai Anda, visi Anda untuk hidup dan hubungan Anda – kepercayaan Anda, dan tujuan Anda. Itu berasal dari komitmen untuk menjaga komunikasi nan jujur, saling percaya, dan saling menghormati dengan pasangan Anda. Hal inilah nan mengarahkan Anda untuk membikin keputusan nan baik mengenai situasi kehidupan nan tepat. Apakah “Hidup Terpisah Bersama” adalah langkah terbaik untuk menjaga pernikahan Anda tetap utuh? Hanya Anda nan tahu. Tapi pertimbangkanlah. Mungkin nan Anda perlukan hanyalah mempertahankan semua perihal baik nan Anda sukai dalam hubungan Anda dan melepaskan semua perihal nan membikin perpecahan di antara Anda.

TERKAIT: Bagaimana Rasanya Menjalani Pernikahan Jarak Jauh

Rhoberta Shaler, The Dating Lend a hand Physician, telah memberikan perawatan mendesak dan berkepanjangan untuk hubungan nan mengalami krisis selama lebih dari 30 tahun. Dia juga menjadi tuan rumah Simpan Podcast Sanitas Anda.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita