Samsung Galaxy Buds3 dan Buds3 Pro diluncurkan dengan bilah pisau, audio yang ditingkatkan, dan masa pakai baterai

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
ARTICLE AD BOX

Jangan menyebutnya “batang” – seri Samsung Galaxy Buds3 nan baru mempunyai “bilah”. Anda bisa menjepit bilah untuk mengontrol pemutaran dan menggeser ke atas dan ke bawah untuk menyesuaikan quantity. Buds baru ini juga datang dalam casing nan didesain ulang dan dilengkapi sejumlah fitur AI.

Samsung Galaxy Buds3 Pro mempunyai speaker 2 arah dengan tweeter planar 6,1 mm dan driving force bergerak 10,5 mm, plus dua amplifier. Codec SSC telah diperbarui untuk memberi support laju pengambilan sampel dua kali lipat demi kualitas bunyi nan lebih baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pro dilengkapi dengan fitur Energetic Noise Cancellation, dan mikrofonnya terus memantau lingkungan dengan fitur-fitur seperti Energetic Noise Management, Siren Stumble on, dan Voice Stumble on. Dua fitur terakhir bakal secara otomatis menyalurkan bunyi sekitar dengan begitu Anda bisa mendengar apa nan sedang terjadi di sekitar Anda.

Samsung Galaxy Buds3 dan Buds3 Pro diluncurkan dengan bilah pisau, audio nan ditingkatkan, dan masa pakai baterai

Selain itu, version pembelajaran mesin bakal membantu mengatasi kebisingan nan datang dari ujung lain sepanjang panggilan – version ini telah dilatih untuk menciptakan kembali bunyi nan terdengar alami, apalagi umpama audio tersebut berasal dari lingkungan nan bising. Dengan fitur Tremendous-Wideband, Buds bisa mengirimkan bunyi pada 16kHz, dua kali lipat dari nan bisa dikelola oleh Bluetooth buds biasa.

Gaya Galaxy Buds3 Pro dilengkapi dengan Blade Lighting fixtures nan eksklusif. Ini adalah strip lampu nan membentang di sejauh tepi gagang, maaf, bilahnya. Anda bisa memakai aplikasi Wearable untuk menyesuaikan style pencahayaan.

Samsung Galaxy Buds3 adalah pilihan nan lebih terjangkau. Perangkat ini mempunyai driving force bergerak 1 arah (11mm), tetapi tetap menawarkan Adaptive ANC dan Adaptive EQ untuk menyesuaikan bunyi berasas aspek lingkungan. Selain itu, perangkat ini mempunyai kreasi terbuka, nan lebih nyaman untuk dipakai dalam waktu lama (namun kreasi jenis kanal Pro menawarkan isolasi kebisingan nan lebih pasif).

Casing nan didesain ulang mempunyai bagian atas nan transparan dan kapabilitas baterai nan sama, 515mAh. Tetapi, Pro buds mempunyai baterai 53mAh nan minim lebih besar sekali di setiap bud dan bisa memperkuat sampai 6 jam dengan ANC diaktifkan dan general 26 jam dengan support casing (atau sampai 7 jam/30 jam dengan ANC dinonaktifkan). Buds3 mempunyai baterai 48mAh di setiap bud dan menjanjikan 5 jam mendengarkan musik terus-menerus dan general sampai 24 jam dengan ANC diaktifkan (atau 6 jam/30 jam dengan ANC dinonaktifkan).

Baik bud vanilla maupun Pro memberi support fitur Galaxy AI seperti mode Interpreter – dengan memakai mode Listening, Anda bisa mendengarkan pidato dalam bahasa asing dengan ponsel Galaxy dan bud nan menyediakan terjemahan ke bahasa ibu Anda.

Samsung Galaxy Buds3 dan Buds3 Pro diluncurkan dengan bilah pisau, audio nan ditingkatkan, dan masa pakai baterai

Samsung memakai kreasi komputasional untuk kedua earbud guna memastikan kesesuaian nan lebih baik dan lebih nyaman. Kali ini, kedua version Buds3 mempunyai ketahanan terhadap debu dan air nan sama – IP57 (naik dari IPX2 pada Buds2 dan IPX7 pada Buds2 Pro). Tetapi, ini hanya bertindak untuk earbud dan bukan casing. Bagaimanapun, seri Buds3 merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan Samsung dan memakai plastik daur ulang dari jaring ikan dan tong air nan dibuang.

Seri Buds3 sudah bisa dipesan mulai hari ini dan bakal tersedia mulai 24 Juli. Produk ini tersedia dalam dua warna, Silver dan White.

Samsung Galaxy Buds3 Pro dibanderol dengan nilai $250, sedangkan Galaxy Buds3 standar dibanderol dengan nilai $180. Sebagai perbandingan, nilai tersebut $30 lebih mahal daripada version Buds2.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita