Saham-saham berkapitalisasi kecil AS kesulitan karena kenaikan suku bunga berdampak buruk. Oleh Reuters

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Oleh David Randall

NEW YORK (Reuters) – Prospek suku kembang tetap tinggi seiring Federal Reserve memerangi inflasi semakin mengaburkan prospek saham perusahaan-perusahaan mini Amerika, nan tertinggal di pasar nan lebih luas tahun ini.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Saham-saham berkapitalisasi mini melonjak pada akhir tahun 2023, seiring dengan meningkatnya ekspektasi bahwa The Fed telah selesai meningkatkan suku kembang dan bakal segera mulai melonggarkan kebijakan moneter. Hal ini bakal menjadi perubahan nan baik bagi perusahaan-perusahaan kecil, nan lebih berjuntai pada pembiayaan utang dan shopping konsumen.

Namun inflasi nan sangat kuat telah mengikis prospek penurunan suku kembang tahun ini, dan sebagai hasilnya saham-saham berkapitalisasi mini pun menderita. Indeks ini naik hanya 0,4% year-to-date, jauh lebih mini dibandingkan kenaikan 7,5%. Pendapatan juga diperkirakan bakal goyah, sehingga memberikan sedikit argumen bagi penanammodal untuk mengalihkan alokasi dari perusahaan-perusahaan besar dan bagian lain nan kurang berisiko dalam portofolionya.

“Investor saat ini skeptis terhadap saham-saham berkapitalisasi mini lantaran suku kembang nan lebih tinggi dan inflasi nan lebih tinggi, dan mereka memerlukan kejelasan nan lebih besar bahwa The Fed bakal menurunkan suku bunganya tahun ini sebelum mengambil tindakan,” kata Michael Arone, Kepala Strategi Investasi di SPDR Industry State Side road. nan telah membeli saham-saham berkapitalisasi mini untuk mengantisipasi penurunan suku kembang di akhir tahun.

Kasus saham-saham nan lebih mini mungkin telah membaik dalam beberapa hari terakhir. Information ketenagakerjaan AS pada hari Jumat menunjukkan bahwa pertumbuhan lapangan kerja, meskipun tetap relatif kuat, melambat pada bulan lalu, mengurangi kekhawatiran bahwa tingkat suku kembang bakal tetap tinggi hingga sisa tahun ini. Russell 2000 naik sekitar 1% hari ini.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran alias rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan

Di Sini

alias
Hilangkan iklan
.

Pada hari Rabu, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan dia tetap percaya suku kembang bakal turun tahun ini, meskipun inflasi tinggi.

Pasar berjangka pada hari Jumat menunjukkan penanammodal memperkirakan penurunan suku kembang sekitar 45 foundation poin tahun ini, dari kurang dari 30 foundation poin pada awal pekan ini. Angka tersebut tetap jauh lebih rendah dari 150 poin nan mereka hargai pada bulan Januari.

Pendapatan nan lebih kuat dari perkiraan dalam beberapa minggu mendatang dapat membantu meredakan kekhawatiran investor. Secara keseluruhan, Russell 2000 diperkirakan mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar -8,4% selama kuartal terakhir, dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan pendapatan 10,2% untuk S&P 500, menurut knowledge LSEG. Pada saat nan sama, Russell 2000 diperdagangkan dengan rasio nilai ahead terhadap pendapatan sebesar 22 dibandingkan dengan kelipatan pendapatan 20 kali lipat untuk S&P 500, membikin saham berkapitalisasi mini lebih mahal.

“Peningkatan pendapatan nan kami harapkan belum tercapai,” kata David Lefkowitz, CIO Head of US Equities di UBS International Wealth Control, nan telah kelebihan berat badan berkapitalisasi mini sejak Desember. “Saya tetap berpikir preferensi terhadap nilai mini masuk akal, tapi itu tergantung pada pandangan tarif Anda.”

Di antara perusahaan-perusahaan mini terkemuka nan melaporkan laporannya pada minggu depan adalah perusahaan nutrisi Bellring Manufacturers, perusahaan pertaruhan Gentle & Surprise, serta perusahaan minyak dan Permian Sources.

Pelaporan dengan pemisah lebih besar minggu depan termasuk Walt disney (NYSE :), Wynn Inns (NASDAQ 🙂 dan Akamai Applied sciences (NASDAQ :), seiring berlanjutnya musim pendapatan perusahaan AS.

Meskipun terdapat perkembangan nan menggembirakan dalam beberapa hari terakhir, hanya sedikit nan percaya bahwa jalan menuju penurunan suku kembang sudah jelas.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran alias rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan

Di Sini

alias
Hilangkan iklan
.

Jill Carey Corridor, mahir strategi ekuitas & jumlah di Bofa International Analysis, mengatakan penanammodal nan membeli saham-saham berkapitalisasi mini kudu konsentrasi pada perusahaan-perusahaan nan bisa menahan jarak The Fed nan diperpanjang, termasuk perusahaan-perusahaan dengan persentase mounted dent nan lebih tinggi dan leverage nan relatif rendah.

“Masih terlalu awal untuk memperhitungkan penurunan suku kembang lagi,” kata Timothy Chubb (NYSE :), kepala investasi di Girard. “Satu nomor saja tidak bakal menjadi tren. Secara keseluruhan, The Fed mendapatkan bukti nan dibutuhkan.”

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita