Saham jatuh, imbal hasil naik karena prospek penurunan suku bunga terpukul Oleh Reuters

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
ARTICLE AD BOX

Oleh Herbert Lash dan Caroline Valetkevitch

NEW YORK (Reuters) – Tiga indeks saham utama AS turun sekitar 1% pada hari Selasa dan imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun mencapai stage tertinggi dalam empat bulan setelah knowledge menunjukkan permintaan tenaga kerja nan kuat meningkatkan prospek bahwa Federal Reserve dapat menunda pemotongan suku bunga. tarif.

Dolar juga mencapai stage tertinggi dalam empat bulan terhadap mata duit perdagangan utama namun kemudian melemah, lantaran ketakutan bakal intervensi pejabat Jepang memperlambat penguatan dolar terhadap yen.

juga turun, sempat turun 7,5%, lantaran aset-aset berisiko terpukul di tengah kekhawatiran bahwa penurunan suku kembang mungkin tidak terjadi secepat nan diharapkan. Indeks Dolar AS, nan mengukur mata duit AS terhadap enam mata duit lainnya, turun 0,21%. Emas mencapai puncak baru.

Pembukaan lapangan kerja di AS, nan mengukur permintaan tenaga kerja, naik tipis 8.000 menjadi 8,756 juta pada hari terakhir bulan Februari, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja. Information bulan Januari dalam Survei Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja, alias JOLTS, direvisi lebih rendah untuk menunjukkan 8,748 juta posisi nan belum terisi.

“Kita kembali ke situasi berita baik dan berita jelek lantaran baru-baru ini knowledge ekonomi nan dirilis, termasuk laporan JOLTS hari ini, mencerminkan perekonomian nan cukup kuat,” kata Russell Worth, kepala ahli ekonomi di Ameriprise Monetary (NYSE:) di Troy, Michigan.

“Dikombinasikan dengan inflasi nan menjadi kaku, perihal ini mendorong kembali prospek penurunan suku kembang Federal Reserve.”

Indeks saham MSCI di seluruh bumi ditutup turun 0,49%, sementara di Wall Boulevard, turun 1%, turun 0,72%, dan turun 0,95%.

Penurunan sebesar 4,9% pada saham Tesla (NASDAQ:) juga membebani Wall Boulevard setelah pengiriman triwulanan turun untuk pertama kalinya dalam nyaris empat tahun dan meleset dari perkiraan Wall Boulevard.

Sebelumnya di Eropa, indeks pan-regional ditutup turun 0,80% pada stage terendah satu minggu setelah mencapai stage tertinggi intraday sepanjang masa. Spekulasi mengenai penurunan suku kembang dalam waktu dekat telah meyakinkan penanammodal untuk membeli aset-aset berisiko dalam beberapa pekan terakhir.

Imbal hasil Treasury melonjak pada hari Senin setelah knowledge manufaktur tumbuh untuk pertama kalinya sejak September 2022 dan indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) minggu lampau direvisi lebih tinggi untuk bulan Januari lantaran shopping konsumen meningkat pada bulan Februari.

“Ketika knowledge ISM melonjak di atas garis 50, perihal ini menghapuskan pertaruhan resesi bagi banyak orang dan juga mendorong maju alias membatalkan ekspektasi penurunan suku bunga,” kata Phillip Colmar, mahir strategi world di MRB Companions di New York.

“Perekonomian sama sekali tidak mendukung penurunan suku bunga. Ini menandakan apa nan kami sarankan, tidak diperlukan penurunan suku bunga,” kata Colmar. “Dan kemudian inflasi juga tidak memberikan jarak bagi The Fed.”

Imbal hasil Treasury dengan lama lebih panjang naik ke stage tertinggi multi-bulan, dengan imbal hasil obligasi 10-tahun mencapai 4,405%, nan terkuat sejak 28 November. Terakhir naik 2,6 foundation poin pada 4,355%.

Imbal hasil obligasi dua tahun, nan mencerminkan ekspektasi suku bunga, turun 2,5 foundation poin menjadi 4,693%.

Di seberang Atlantik, aktivitas manufaktur area euro mengalami kontraksi nan lebih tajam pada bulan Maret dibandingkan bulan Februari, lantaran permintaan terus menurun dan inflasi Jerman menurun. Bund Jerman tenor 10 tahun turun 1,2 foundation poin menjadi 2,398%.

Information inflasi area euro nan lebih luas bakal dirilis pada hari Rabu, dan bakal diawasi dengan ketat untuk mengetahui indikasi kapan Financial institution Sentral Eropa bakal menurunkan suku bunganya.

Yen menguat 0,03% terhadap dolar di 151,57 setelah sebelumnya merosot ke 151,79. Mata duit ini diperdagangkan dalam kisaran nan ketat sejak mencapai titik terendah dalam 34 tahun di 151,975 pada hari Rabu, nan mendorong Jepang untuk meningkatkan peringatan intervensi.

Pada hari Selasa, Menteri Keuangan Shunichi Suzuki menegaskan kembali bahwa dia tidak bakal mengesampingkan pilihan apa pun untuk menanggapi pergerakan mata duit nan tidak teratur.

sempat naik di atas $89 according to barel untuk pertama kalinya sejak Oktober, lantaran pasokan minyak menghadapi ancaman baru dari serangan Ukraina terhadap akomodasi daya Rusia. Ukraina menyerang salah satu kilang terbesar Rusia pada hari Selasa.

naik $1,44 menjadi $85,15 according to barel dan Brent naik $1,50 pada $88,92 according to barel.

 Logo Nasdaq terlihat di bagian luar Nasdaq MarketSite di New York, 2 April 2013. REUTERS/Brendan McDermid/File Photo

Emas mencapai rekor tertinggi baru lantaran para pedagang mengambil aset secure haven di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, sebagian besar mengabaikan dolar nan tetap kuat dan mengurangi spekulasi penurunan suku kembang AS.

mencapai titik tertinggi sepanjang masa di $2,276.89 according to ounce. AS menetap 1,1% lebih tinggi pada $2,281.8.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita