Saham berjangka AS melemah karena awal yang suram di Wall St pada kuartal kedua Oleh Making an investment.com

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
ARTICLE AD BOX

Making an investment.com– Indeks saham berjangka AS bergerak sedikit pada transaksi sore hari Selasa, stabil setelah Wall Boulevard mencatat awal nan jelek pada kuartal kedua lantaran ketidakpastian atas rencana Federal Reserve untuk menurunkan suku kembang dan antisipasi information penggajian utama nan membebani sentimen.

Investor juga mengunci untung di beberapa sektor nan sedang naik daun, khususnya teknologi, setelah kenaikan pada indeks saham AS nan didorong oleh teknologi mencapai serangkaian rekor tertinggi pada kuartal pertama.

turun 0,02% menjadi 5,259.50 poin, sementara turun 0,01% menjadi 18,328.75 poin pada 19:11 ET (23:11 GMT). turun 0,04% menjadi 39.491,0 poin.

Wall St tergelincir dari stage tertinggi bulan Maret di tengah ketidakpastian penurunan suku kembang

Kontrak berjangka stabil setelah indeks Wall Boulevard mencatat penurunan tajam selama dua sesi, lantaran serangkaian komentar hawkish dari pejabat tinggi Fed membikin pasar mengabaikan ekspektasi penurunan suku kembang oleh financial institution sentral.

Meskipun The Fed telah memberikan nada nan agak dovish selama pertemuan bulan Maret, sejumlah pejabat nan berbincang setelah pertemuan tersebut memperingatkan bahwa inflasi nan tinggi dan kekuatan di pasar tenaga kerja bakal menghalangi financial institution tersebut untuk memangkas suku kembang di awal tahun ini.

information untuk bulan Februari tetap stagnan, sedangkan information untuk bulan Maret, nan dirilis pada hari Jumat ini, diperkirakan bakal menunjukkan kekuatan nan berkepanjangan di pasar tenaga kerja. Hal ini membikin para pedagang memangkas ekspektasi mereka terhadap penurunan suku kembang sebesar 25 foundation poin pada bulan Juni, menurut .

Kekhawatiran bakal suku kembang nan lebih tinggi dalam jangka waktu nan lebih lama menyebabkan indeks Wall Boulevard ambruk dari rekor tertingginya dalam dua sesi terakhir.

Indeks tersebut turun 0,7% menjadi 5.205,81 poin pada hari Selasa, sedangkan indeks referensi turun nyaris 1% menjadi 16.240,24 poin. Itu adalah nan berkinerja terburuk di antara rekan-rekannya, turun 1% pada 39,170.24 poin.

Kerugian teknologi dan jasa kesehatan menjadi beban

Kerugian pada saham-saham teknologi sejauh ini merupakan beban terbesar di Wall Boulevard, lantaran imbal hasil Treasury juga meningkat seiring dengan kenaikan suku kembang nan lebih tinggi untuk jangka waktu nan lebih lama.

Kesayangan kepintaran buatan NVIDIA Company (NASDAQ 🙂 turun 0,3% dalam perdagangan aftermarket setelah merosot nyaris 10% dari rekor tertinggi nan dicapai pada bulan Maret.

Intel Company (NASDAQ 🙂 turun 3,8% setelah mengungkapkan kerugian operasional sebesar $7 miliar untuk upaya pengecorannya hingga tahun 2023, lantaran kehilangan lebih banyak upaya lantaran pesaingnya di Asia termasuk TSMC (NYSE 🙂 dan Samsung elektronik Co Ltd (KS :).

Tesla Inc (NASDAQ 🙂 turun 0,4%, memperpanjang kerugian setelah penurunan 4,9% pada hari Selasa setelah kreator kendaraan listrik tersebut mencatat penurunan pengiriman triwulanan untuk pertama kalinya dalam nyaris empat tahun.

Di antara saham kesehatan, perusahaan asuransi Humana Inc (NYSE :), UnitedHealth Workforce Included (NYSE 🙂 dan CVS Well being Corp (NYSE 🙂 stabil dalam perdagangan aftermarket setelah mencatat kerugian besar pada hari Selasa. Kerugian ini terjadi setelah pemerintah AS menolak meningkatkan tarif pembayaran untuk program Medicare swasta.

2024-04-03 08:59:13

www.making an investment.com

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita