Saham AS melemah; Kelemahan pengiriman Tesla, berkurangnya ekspektasi penurunan suku bunga membebani Making an investment.com

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
ARTICLE AD BOX

Making an investment.com — Saham-saham di Amerika Serikat turun tajam pada hari Selasa, terbebani oleh berkurangnya ekspektasi penurunan suku kembang lebih awal serta kerugian besar nan dialami kendaraan listrik kelas berat Tesla.

Pada pukul 09:35 ET (14:35 GMT), indeks turun 440 poin, alias 1,1%, diperdagangkan 49 poin, alias 0,9%, lebih rendah dan turun 220 poin, alias 1,3%.

Lowongan pekerjaan jatuh pace sebelum pembayaran gaji

Information aktivitas manufaktur AS nan kuat pada hari Senin membikin para pedagang memundurkan ekspektasi penurunan suku kembang pertama Federal Reserve tahun ini.

Ada lebih banyak information ekonomi nan kudu dicerna pada hari Selasa, termasuk dan , keduanya untuk bulan Februari, namun konsentrasi utama minggu ini adalah pada bulan Maret nan banyak diawasi pada hari Jumat.

Perekonomian AS diperkirakan menambah 205.000 lapangan kerja di bulan Maret, melambat dari 275.000 lapangan kerja nan ditambahkan di bulan Februari, di tengah angan bahwa perekonomian bakal menuju “comfortable touchdown”, ialah inflasi nan moderat namun perekonomian terhindar dari penurunan nan parah.

Sejumlah pejabat Fed termasuk Presiden Fed New York John Williams, Presiden Fed Cleveland Loretta Mester dan Presiden San Francisco Mary Daly juga dijadwalkan untuk berbincang pada hari ini.

Alat FedWatch CME sekarang memperhitungkan sekitar 62% kemungkinan penurunan suku kembang Fed pada bulan Juni, turun dari kemungkinan sekitar 70% pada minggu lalu.

Tesla merosot lantaran kekecewaan dalam pengiriman

Di sektor korporasi, saham Tesla (NASDAQ 🙂 turun 6% setelah produsen kendaraan listrik tersebut melaporkan jumlah pengiriman kuartal pertama, jauh dari ekspektasi.

Raksasa kendaraan listrik itu mengirimkan 386,810 kendaraan dibandingkan perkiraan 449,080, menurut konsensus Bloomberg.

Saingan Otomotif Rivian (NASDAQ 🙂 saham juga turun 4% setelah perusahaan EV tersebut tertinggal dari konsensus analis untuk jumlah produksi kuartal pertama.

Di tempat lain, saham PVH (NYSE 🙂 merosot lebih dari 20% setelah pengecer fesyen, pemilik merek Tommy Hilfiger dan Calvin Klein, memberikan pedoman penjualan setahun penuh nan mengecewakan, dengan argumen latar belakang makroekonomi nan sulit, khususnya di Eropa.

UnitedHealth (NYSE :), CVS Well being (NYSE 🙂 dan Humana (NYSE 🙂 semuanya turun tajam setelah Pusat Layanan Medicare & Medicaid mengumumkan tingkat penggantian biaya nan tidak berubah untuk rencana kesehatan Medicare Benefit, menandakan margin perusahaan asuransi bakal tetap berada di bawah tekanan tahun depan .

Minyak mentah naik lantaran kekuatan manufaktur, kekhawatiran pasokan

Harga minyak naik pada hari Selasa, didorong oleh tanda-tanda membaiknya permintaan di Tiongkok dan Amerika Serikat, negara konsumen minyak terbesar di dunia, serta kekhawatiran terhadap pasokan international.

Pada pukul 09:35 ET, perjanjian berjangka diperdagangkan 1% lebih tinggi pada $84,58 consistent with barel, sementara perjanjian naik 0,9% menjadi $88,20 consistent with barel.

Information nan dirilis awal pekan ini menunjukkan aktivitas manufaktur di Tiongkok pada bulan Maret meningkat untuk pertama kalinya dalam enam bulan dan di AS untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun, nan berfaedah meningkatnya permintaan minyak dari kedua raksasa ekonomi ini.

Pada saat nan sama, kekhawatiran bakal gangguan pasokan dari Timur Tengah nan kaya minyak semakin meningkat menyusul serangan deadly Israel terhadap kedutaan Iran di Suriah, nan menandai peningkatan perang di Gaza antara Israel dan Hamas, nan didukung oleh Iran. Demikian pula, serangan pesawat tak berawak Ukraina terhadap kilang Rusia menakut-nakuti pasokan dari produsen besar ini.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, sebuah golongan nan dikenal sebagai OPEC+, bakal mengadakan pertemuan on-line Komite Pemantau Tingkat Menteri Gabungan pada hari Rabu untuk meninjau pasar.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita