Ruang Lingkup Manajemen Keuangan, Tugas dan Tanggung Jawabnya

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Keuangan adalah salah satu aspek krusial dalam bisnis. Dalam perusahaan, ruang lingkup manajamen finansial adalah untuk mencari dan mengelola biaya perusahaan. Praktik manajemen finansial sebenarnya sudah dilakukan oleh setiap orang untuk mengelola finansial sehari-hari, maupun oleh UMKM untuk mengelola modal dan biaya untuk operasional.

Kegiatan sederhana seperti menghitung anggaran shopping bulanan, menentukan berapa duit nan ditabung alias diinvestasikan dari penghasilan nan diterima setiap bulan termasuk aktivitas manajemen keuangan. Dengan mendalami pengetahuan manajemen keuangan, Anda bisa mencari, mengelola, dan mengalokasikan biaya perusahaan alias upaya nan sedang dijalankan.

Sebelum mengetahui apa saja ruang lingkup manajemen keuangan, ada baiknya kita mengetahui dulu apa saja pengertian manajemen finansial dan tanggung jawab serta tujuan manajemen keuangan.

Apa itu Pengertian Manajemen Keuangan ?

pengertian manajemen keuangan

Manajemen finansial adalah aktivitas merencanakan, mengatur, mengarahkan, dan mengendalikan aktivitas upaya seperti pengadaan dan pemanfaatan biaya perusahaan. Kegiatan manajemen finansial menerapkan prinsip-prinsip manajemen umum untuk mengelola sumber daya finansial perusahaan.

Pengertian lain dari manajemen finansial adalah perencanaan strategis, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian upaya finansial dalam organisasi alias lembaga. Manajemen finansial memainkan peran krusial dalam manajemen fiskal nan mencakup penerapan prinsip manajemen aset finansial dalam organisasi.

Tugas Manajemen Keuangan

Tujuan manajemen finansial adalah memberi pengarahan ke perusahaan alias organisasi untuk memaksimalkan sumber daya nan ada secara efisien untuk mencapai tujuan. Berikut ini beberapa tujuan nan kudu dicapai saat melakukan manajemen keuangan, yaitu:

  • Memaksimalkan Keuangan. Yaitu dengan langkah menekan biaya agar tujuan perusahaan dapat dicapai secara efektif dan efisien. Pengelolaan manajemen finansial nan betul dapat memaksimalkan untung dalam jangka panjang.
  • Memastikan Ketersediaan Modal. Tugasnya untuk menjamin kesiapan biaya untuk operasional sehingga perusahaan bisa mencapai tujuannya. Selain itu, juga bermaksud untuk membentuk struktur modal dengan tepat melalui pengeloaan sumber biaya internal alias pinjaman secara efektif dan efisien.
  • Merencanakan, Kontrol, dan Mengawasi. Membuat perencanaan penggunaan finansial perusahaan. Tujuan manajemen finansial juga menjadi pengontrol dari keahlian finansial agar perusahaan tetap mendapat keuntungan tinggi. Manajemen finansial juga bekerja mengarahkan operasional agar tetap pada pola alokasi awal agar akibat kerugian bisa ditekan.
  • Mengatur Alokasi Keuangan. Manajemen finansial bekerja mengatur pengedaran alokasi biaya dan aktivitas pendanaan secara efisien ke semua bagian operasional dalam perusahaan. Pengelolaan biaya nan tepat dapat membikin kondisi finansial perusahaan tetap stabil.
  • Menentukan Pembagian Dana ke Investor. Manajemen finansial bertujuga memastikan pengembalian alias pembagian untung nan memadai kepada para pemegang saham. Pembagian keuntuungan berjuntai pada kapabilitas penghasilan, nilai pasar saham, dan ekspektasi pemegang saham.

Ruang Lingkup Manajemen Keuangan

ruang lingkup manajemen keuangan

Ruang lingkup manajemen finansial dalam perusahaan alias organisasi, yaitu:

1. Financial Decision (Menentukan Keputusan Keuangan)

Ruang lingkup manajemen finansial nan pertama adalah sebagai financial decision alias menentukan keputusan finansial. Keputusan manajemen finansial berasosiasi dengan pengelolaan dan peningkatan finansial nan modalnya berasal dari beragam sumber. Keputusan manajemen finansial dalam urusan finansial meliputi langkah mendapatkan modal dan mengeluarkan biaya untuk operasional.

Manajemen finansial bekerja membikin keputusan struktur modal untuk jangka panjang dan modal kerja untuk jangka pendek. Modal kerja digunakan untuk operasional bisnis, tujuannya untuk mendapatkan untung sebesarnya bagi perusahaan. Modal kerja ini berasal dari beragam sumber modal, misalnya sumber internal alias eksternal.

2. Investment Decision (Manajemen Keputusan Investasi)

Keputusan investasi termasuk dalam investasi dalam aset tetap alias disebut sebagai penganggaran modal. Kegiatan investasi dalam aktiva lancar juga adalah bagian keputusan investasi dalam manajemen keuangan. Kegiatan ini juga biasa disebut sebagai keputusan modal kerja. Keputusan investasi manajemen finansial berasosiasi dengan gimana perusahaan memanfaatkan aset untuk mencapai tujuannya.

Keputusan investasi manajemen finansial terdiri dari keputusan jangka pendek dan jangka panjang. Manajemen finansial dibutuhkan untuk pertimbangan risiko, hitung biaya modal nan diterima perusahaan, dan memperkirakan untung apa nan bakal diperoleh oleh perusahaan setelah investasi diterima.

Penganggaran modal oleh manajemen finansial juga termasuk aktivitas menghitung aset nan dimiliki oleh perusahaan. Manajemen finansial bekerja menghitung anggaran modal nan sesuai dengan kebutuhan alokasi biaya dan operasional perusahaan. Kegiatan dalam keputusan investasi ini merupakan perihal nan krusial untuk menentukan masa depan perusahaan.

3. Dividend Decision (Keputusan Pembagian Saham)

Ruang lingkup manajemen finansial nan terakhir adalah membikin keputusan pembagian saham. Manajemen finansial bakal menentukan berapa besar biaya nan dikembalikan alias dibagikan ke para pemegang saham. Selain itu, manajemen finansial juga menentukan berapa proporsi biaya nan bakal disimpan untuk melakukan ekspansi perusahaan.

Ruang lingkup manajemen finansial saat membagi saham adalah membikin peraturan untuk membagi dividen perusahaan. Tujuannya agar pembagian dividen sama rata dan tidak merugikan perusahaan alias pemegang saham. Untuk itu, manajemen finansial kudu dapat memperhitungkan finansial perusahaan di masa depan.

Tidak bisa semua biaya dibagikan ke pemegang saham. Peluang investasi nan dapat dilakukan alias perencanaan finansial untuk ekspansi tetap dibutuhkan perusahaan. Tujuannya agar perusahaan bisa mendapat untung lebih besar, nan ujung-ujungnya membikin pembagian dividen bisa lebih besar di masa depan.

Fungsi dan Tanggung Jawab Manajemen Keuangan

Fungsi Manajemen Keuangan

Fungsi dan tanggung jawab manajemen finansial dalam perusahaan adalah:

  • Merencanakan Keuangan. Fungsi utama dari manajemen finansial adalah untuk membentuk anggaran, mulai dari kalkulasi aset, distribusi, dan sasaran operasional perusahaan. Manajer finansial bakal membikin keputusan agar perusahaan bisa mencapai tujuannya secara efektif dan efisien. Saat membikin keputusan, manajer finansial menggunakan beragam metode, seperti: analisa untung rugi, forecasting, dan lain sebagainya.
  • Mengendalikan Keuangan. Manajemen finansial kudu dapat mengatur aset nan bisa memberi untung nan tinggi secara jangka panjang alias pendek. Manajer finansial bakal memperkirakan kebutuhan modal untuk organisasi di masa depan. Manajemen finansial juga bisa identifikasi berapa modal nan dibutuhkan dan darimana saja sumber modal didapat.
  • Memeriksa Keuangan. Fungsi manajemen finansial nan lainnya adalah untuk mengawasi dan memastikan operasional dapat dilakukan dengan tepat. Pengawasan dilakukan di setiap bagian sehingga bisa diketahui jika ada penyimpangan.
  • Manajemen Risiko. Manajemen finansial memungkinkan perusahaan bisa memprediksi akibat upaya di masa depan. Dengan begini, akibat finansial bisa dihindari untuk mempengaruhi secara langsung finansial dari dalam alias luar.
  • Pelaporan Keuangan. Fungsi manajemen finansial nan terakhir adalah pelaporan keuangan. Manajer finansial bakal mencatat beragam aktivitas nan melibatkan biaya alias aset perusahaan. Berkat manajemen finansial setiap aktivitas dipastikan bisa menghasilkan biaya alias keuntungan. Dengan manajemen finansial pengelolaan biaya alias modal bakal lebih efektif dan efisien.

Kesimpulan

Ruang lingkup manajemen finansial serta kegunaan dan tanggung jawabnya dalam perusahaan sangat penting. Mulai dari merencanakan keuangan, mencari modal, mengelola dan mengawasi, hingga melaporkan keuangan, semua tugas dari manajemen finansial sangat vital. Secara umum, manajemen finansial punya 3 aktivitas utama, yaitu: memperoleh dana, menggunakan dana, dan mengelola aset.

Dana nan didapat oleh perusahaan bisa didapat dari beragam sumber, baik dari internal alias eksternal. Modal bisa dari biaya perusahaan alias pinjaman alias investasi dari pemegang saham. Setelah biaya diperoleh, perusahaan bakal memanfaatkan biaya menjadi aset. Terakhir, manajemen finansial bakal mengelola aset menjadi nilai nan memberi faedah untuk perusahaan agar tujuan dapat tercapai secara efektif dan efisien.

Selengkapnya
Sumber Kabar Tekno Bhinneka
Kabar Tekno Bhinneka