PSM vs. CSM: Bagaimana Sertifikasi Scrum Sesuai Permintaan Ini Menumpuk

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Agile tetap menjadi standar emas dalam metodologi pembuatan perangkat lunak, dan Scrum tetap menjadi framework Agile nan paling populer. Oleh lantaran itu, para ahli TI dan pemimpin proyek kudu mendapatkan sertifikasi Scrum Grasp untuk mengantisipasi kebutuhan di masa depan.

Ini adalah buahpikiran bagus nan pasti bakal membuahkan hasil dalam jangka panjang. Namun, ada kredensial Scrum berbeda nan tersedia. Mana nan sebaiknya Anda pilih: PSM vs CSM?

Artikel ini membahas dua jenis sertifikasi: Skilled Scrum Grasp™ (PSM) dan Qualified ScrumMaster® (CSM). Kami bakal mendefinisikan kedua sertifikasi tersebut dan menyelidiki perbedaannya, manfaatnya, proses sertifikasinya masing-masing, dan seberapa rumit ujiannya.

Mari kita mulai dengan memandang nan paling terkenal dari dua penawaran tersebut: sertifikasi Scrum Grasp Bersertifikat.

Dapatkan wawasan mendalam tentang metodologi proyek Agile Scrum nan sangat terkenal dengan Pelatihan Sertifikasi Agile Scrum Grasp! Lihat kursusnya sekarang.

Apa itu CSM?

Sertifikasi ScrumMaster bersertifikat, juga disebut CSM, adalah sertifikasi Scrum Grasp pertama dan paling dikenal. CSM adalah kredensial nan diberikan oleh Scrum Alliance® dan memberikan kesaksian bahwa kandidat dengan training nan diperlukan dapat membantu tim Scrum mereka bekerja pada tingkat optimum. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa kandidat mempunyai pemahaman menyeluruh tentang Kerangka Scrum, termasuk prinsip dan praktik Scrum. Hasilnya, para peserta lebih memahami peristiwa, peran, dan artefak tim Scrum. Selain itu, ahli bersertifikat kudu bisa mendeteksi gimana gangguan interior dan eksternal dapat mempengaruhi Tim Scrum mereka, serta cara-cara praktis untuk mengatasi gangguan tersebut.

Apa itu PSM?

Sertifikasi Scrum Grasp Profesional, juga dikenal sebagai PSM, adalah julukan lanjutan nan dirancang untuk Scrum Grasp nan mau menjadi lebih efektif dan bagi para ahli nan mau melatih tim Scrum. Para ahli bersertifikat PSM memahami teori proses empiris dan prinsip-prinsip Kerangka Scrum serta peran Scrum Grasp. Seorang Scrum Grasp Profesional kudu bisa memfasilitasi efisiensi dan efektivitas Tim Scrumnya, gimana mengakomodasi dinamika dan perubahan perilaku kepemimpinan nan melayani.

Sertifikasi Scrum Grasp Profesional terdiri dari dua degree — PSM I dan PSM II.

Perbedaan Sertifikasi PSM vs CSM

Jadi apa perbedaan kedua sertifikasi ini? Tabel ini mengilustrasikan perbedaan antara Scrum Grasp Bersertifikat dan Scrum Grasp Profesional, nan dikelompokkan berasas kategori.

Kategori

Scrum Grasp Bersertifikat

Grasp Scrum Profesional

Badan Pengurus alias Akreditasi

Aliansi Scrum

Scrum.org

Latar belakang

CSM dikembangkan pada tahun 2002 dan dikenal baik di bumi bisnis

PSM didirikan pada tahun 2009.

Prasyarat

Tidak ada

Tidak ada

Pelatihan

Pelatih Scrum Bersertifikat melakukan sesi training wajib nan diadakan sebelum mengikuti tes

Pelatih Scrum Profesional menjalankan pelatihan, namun training tidak diperlukan untuk memberikan tes

Formulir Ujian

50 soal pilihan dobel kudu diselesaikan dalam satu jam

80 pertanyaan pilihan dobel dan benar/salah kudu dijawab dalam satu jam. Tes ini diakui lebih rumit dibandingkan CSM.

Kriteria Kelulusan

Jawablah dengan betul setidaknya 37 dari 50 pertanyaan

Jawablah setidaknya 68 dari 80 pertanyaan dengan benar

Persyaratan Perpanjangan Sertifikasi

Perbarui setiap dua tahun. Ini memerlukan biaya perpanjangan $100 dan 20 SEU (Unit Pendidikan Scrum)

PSM bertindak seumur hidup; tidak diperlukan perpanjangan

Pembelajaran Berkelanjutan

CSM menekankan pembelajaran berkelanjutan, khususnya kebutuhan untuk mendapatkan 20 SEU untuk pembaruan

Sedikit alias tidak ada penekanan pada pembelajaran terus-menerus, lantaran perihal itu tidak perlu

Jalur Pembelajaran Sertifikasi Lanjutan

Selesaikan kursus lanjutan dalam urutan ini:

  • Scrum Grasp Bersertifikat (CSM) Tingkat Lanjut
  • Profesional Scrum Bersertifikat CSM
  • Pelatih Tim Bersertifikat Scrum Grasp alias Pelatih Perusahaan Bersertifikat alias Pelatih Scrum Bersertifikat

Selesaikan kursus lanjutan dalam urutan ini:

  • Scrum Grasp Profesional I
  • Scrum Grasp Profesional II
  • Scrum Grasp Profesional III
  • Pelatih Scrum Grasp Profesional (sertifikasi Educate-the-trainer)

Keunggulan PSM vs CSM

Kedua sertifikasi Scrum memberikan keuntungan. Berikut rincian manfaatnya.

CSM

  • Anda mendapatkan kesempatan untuk bekerja sebagai Scrum Grasp di beragam industri nan mengangkat praktik Agile.
  • Kursus ini menjadi batu loncatan untuk kursus CSM tingkat lanjut seperti A-CSM, CSP-SM, alias CST.
  • Anda mendapatkan pengetahuan dan kemahiran dalam praktik, nilai, dan prinsip inti Scrum, serta mempelajari lebih lanjut tentang fondasi Scrum dan peran Scrum Grasp.
  • Tergantung pada pengalaman Anda, tingkat sertifikasi, dan lokasi, Anda bisa mendapatkan penghasilan nan lebih tinggi.
  • Anda mendapatkan kesempatan jaringan nan lebih baik dengan banyak master Scrum melalui Scrum Alliance.
  • Sertifikasi CSM meningkatkan rasa hormat nan Anda terima dari rekan-rekan Anda.

PSM

  • Anda memperoleh pemahaman mendalam tentang konsep Scrum, termasuk kerangka kerjanya.
  • Anda mempunyai akses terhadap kesempatan kerja nan lebih baik lantaran perekrut dari perusahaan terkemuka selalu mencari ahli nan antusias dan senang belajar; mengikuti kursus PSM menunjukkan semangat itu.
  • Sebagai mahir Scrum bersertifikat, Anda menjadi ahli nan diakui di organisasi Anda.
  • Kursus ini merupakan titik awal nan sempurna bagi para ahli nan mau mengembangkan karir mereka dan mengambil kursus lanjutan mengenai Scrum seperti PSM II dan PSM III.
  • Kursus ini menghubungkan Anda dengan ahli Scrum lainnya di platform Scrum.org dan membikin Anda selalu mengetahui tren Agile terkini.

Hasil Pembelajaran PSM vs CSM

Sebagai CSM bersertifikat, Anda bakal mempunyai semua keahlian nan diperlukan untuk membantu tim Scrum bekerja pada keahlian maksimalnya, termasuk mengatasi kemunduran dan menggunakan kerangka Scrum sebagai perangkat panduan. Profesional CSM dianggap sebagai 'pemimpin nan melayani', nan memimpin dengan memberi contoh dan menciptakan lingkungan nan memudahkan personil tim untuk sukses.

Para ahli nan sukses memperoleh sertifikasi PSM I menunjukkan penguasaan Scrum tingkat dasar dan sangat memahami langkah pendekatan Scrum dan terminologinya. Scrum grasp nan lulus PSM II memperoleh pemahaman nan lebih mendalam tentang prinsip-prinsip Scrum dan keahlian untuk menerapkan Scrum dalam situasi nan susah dan kompleks.

PSM vs CSM: Menjelaskan Proses Sertifikasi

Jika Anda mau bekerja dengan Scrum, Anda kudu mendapatkan sertifikasi. Setiap sertifikasi mempunyai proses uniknya sendiri.

Proses Sertifikasi CSM

  • Anda kudu menghadiri kursus langsung on-line alias tatap muka nan diajarkan oleh Pelatih Scrum Bersertifikat alias menerima training dari Qualified Agile Trainer (CAC). Periode training adalah antara 14 dan 16 jam.
  • Setelah Anda menyelesaikan kursus, Anda kudu mengikuti tes CSM 50 pertanyaan dan menjawab 37 pertanyaan dengan betul dalam pemisah waktu satu jam.
  • Setelah Anda lulus tes CSM, Anda bakal diminta untuk menerima Perjanjian Lisensi CSM dan melengkapi profil keanggotaan Scrum Alliance. Keanggotaan Anda bertindak selama dua tahun.

Proses Sertifikasi PSM

  • Jika Anda merasa percaya dengan pengetahuan PSM I Anda, Anda tidak perlu mengambil kursus. Sebagai gantinya, Anda bisa mendaftar untuk mengikuti ujian PSM I. Namun, kursus ini meningkatkan kesempatan Anda untuk lulus ujian pada percobaan pertama.
  • Belajarlah untuk ujian dan manfaatkan sumber belajar apa pun.
  • Lulus tes dan terima sertifikasi Anda.

PSM vs CSM: Berapa Tingkat Kesulitan Tiap Ujian?

Mari kita hadapi itu; kesulitan adalah konsep subjektif. Beberapa orang dapat melewati ujian nan paling berat seolah-olah tidak terjadi apa-apa; nan lain kesulitan menjawab pertanyaan nan paling mendasar sekalipun..

Namun, secara umum, ujian Qualified Scrum Grasp lebih mudah daripada ujian Skilled Scrum Grasp I dan II. Kami telah menyebut gimana ujian PSM tidak memerlukan kehadiran kelas pelatihan. Meskipun ini sangat baik bagi orang-orang nan tidak mau bayar alias menghadiri pelatihan, kelas-kelas tersebut ada lantaran suatu alasan; mereka memudahkan kandidat untuk lulus. Oleh lantaran itu, beberapa siswa nan tidak mengikuti training sukarela terlambat menyadari bahwa mereka tidak mempersiapkan diri dengan baik untuk ujian.

Apakah Anda seorang ahli nan bercita-cita menjadi ScrumMaster Bersertifikat? Kemudian lihat Kursus Pelatihan Sertifikasi CSM sekarang.

Apakah Anda Tertarik Menjadi Scrum Grasp?

Sekarang setelah Anda diperkenalkan dengan sumber daya Scrum nan banyak diminati ini, Anda mungkin bertanya-tanya di mana Anda dapat menemukan sumber daya nan diperlukan untuk menjadikan Anda seorang ahli Scrum Grasp dalam bagian manajemen proyek Agile nan lebih luas. Pertama, Anda dapat memeriksa Sertifikasi Qualified ScrumMaster (CSM) oleh Simplilearn untuk memulai perjalanan Anda. Kursus manajemen proyek ini adalah perjalanan sertifikasi komplit nan dipimpin pembimbing nan memperkenalkan Anda pada semua konsep krusial kerangka Scrum nan diperlukan untuk Agile Challenge Control. Fokusnya adalah untuk memberikan pemahaman nan lebih baik tentang metodologi Scrum dan implementasinya.

Kemudian, pertimbangkan untuk beranjak ke Simplilearn lagi untuk mendapatkan Sertifikasi Skilled Scrum Grasp (PSM). Sebagai bagian krusial dari kursus manajemen proyek kami, kelas on-line langsung ini mencakup prinsip-prinsip dan teori proses nan mendasari kerangka Scrum dan memastikan Anda bakal mempelajari inti dari aktivitas Scrum dan Agile. Selain itu, kursus ini memberikan pemahaman mendalam tentang kepemimpinan nan melayani, nan melaluinya Anda dapat bertindak sebagai Scrum Grasp nan praktis. Pelatihan baru Anda bakal membantu Anda memimpin tim Scrum, memahami peran Anda sebagai Scrum Grasp, menyelesaikan konflik, dan meningkatkan efisiensi Scrum di organisasi Anda.

Glassdoor mengatakan seorang Scrum Grasp dapat memperoleh rata-rata tahunan sebesar $109,133.

Organisasi-organisasi saat ini nan mencari kelebihan kompetitif mulai beranjak ke Scrum. Akibatnya, permintaan terhadap Scrum Grasp semakin meningkat. Jadi, jika Anda mencari pekerjaan nan menawarkan umur panjang, stabilitas, dan kompensasi luar biasa, lihat Simplilearn dan ambil langkah pertama untuk menjadi Scrum Grasp!

Sumber: www.simplilearn.com

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita