Penyebab Gigi Sensitif dan Gejala Gigi Sensitif

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Penyebab gigi sensitif dan gejalanya perlu diketahui lantaran gigi sensitif dapat dialami oleh siapa saja. Gigi sensitif dapat menimbulkan rasa nyeri pada gigi, terutama saat konsumsi makanan alias minuman. Hal ini tentu membikin tidak nyaman.

Gigi sensitif biasanya dapat terjadi hanya untuk sementara waktu saja alias apalagi dalam jangka panjang, baik pada satu gigi alias apalagi beberapa gigi sekaligus. Ada banyak perihal nan dapat menyebabkan gigi menjadi sensitif, salah satunya adalah kebiasaan jelek dalam merawat gigi. Dalam tulisan kali ini bakal membahas mengenai penyebab serta indikasi dari gigi sensitif nan sering dialami.

Penyebab Gigi Sensitif

Gigi sensitif biasa dirasakan berupa sensasi ngilu alias rasa nyeri nan menusuk pada gigi. Rasa nyeri ini dapat muncul misalnya pada saat mengkonsumsi makanan nan manis alias minum minuman nan dingin.

Bagaimana gigi sensitif terjadi? Pada dasarnya gigi mempunyai beberapa lapisan. Pada gigi nan sensitif, lapisan gigi berjulukan dentin (lapisan tengah) terbuka sehingga memungkinkan terkena rangsangan dari luar. Karena lapisan dentin ini terhubung dengan saraf, rangsangan dari luar bakal berakibat ke saraf dan menimbulkan sensasi ngilu alias nyeri pada gigi.

penyebab gigi sensitif

Ada beberapa perihal nan menyebabkan lapisan dentin terbuka dan menyebabkan gigi rentan terhadap rangsangan dari luar, misalnya saja:

Penipisan Lapisan Email

Email alias enamel gigi adalah lapisan terluar pada gigi dan melindungi dentin alias lapisan tengah. Lapisan email dapat menipis alias rusak akibat makanan alias minuman manis, asam, alias minuman bersoda.

Rusaknya lapisan terluar gigi alias email ini menyebabkan lapisan dentin terbuka dan terekspos dengan rangsangan dari luar sehingga menyebabkan gigi sensitif.

Gigi nan Patah alias Berlubang

Gigi nan patah alias berlubang juga dapat menyebabkan gigi menjadi sensitif. Hal ini lantaran gigi nan patah alias berlubang dapat membikin lapisan dentin terbuka dan terkena rangsangan dari makanan alias minuman nan dikonsumsi.

Asam Lambung

Seseorang nan mempunyai penyakit masam lambung alias GERD juga berpotensi mengalami gigi sensitif. Hal ini dikarenakan masam lambung nan naik dari lambung dan kerongkongan dapat perlahan mengikis lapisan email gigi.

Menyikat Gigi Terlalu Keras

Kebiasaan jelek seperti menyikat gigi terlalu keras juga dapat memicu gigi sensitif. Hal ini lantaran menyikat gigi terlalu keras alias dengan tekanan besar justru dapat mempertipis lapisan enamel gigi sehingga memicu gigi menjadi sensitif.

Kebiasaan Menggertakkan Gigi

Kebiasaan menggertakkan gigi dapat memicu terjadinya gigi sensitif. Kebiasaan ini dapat mengikis lapisan email gigi sehingga membikin dentin gigi terbuka dan sensitif terhadap rangsangan.

Gejala Gigi Sensitif

Gejala umum dari gigi sensitif adalah rasa nyeri alias ngilu nan dirasakan pada gigi alias beberapa gigi. Rasa ngilu ini dapat muncul lantaran dipicu oleh sejumlah rangsangan. Adapun beberapa indikasi dari gigi sensitif antara lain:

Rasa Ngilu saat Makan alias Minum Panas dan Dingin

Rasa ngilu akibat gigi sensitif dapat muncul pada saat seseorang mengkonsumsi makanan alias minuman dengan suhu panas alias dingin, misalnya air dingin alias es teh. Rasa ngilu ini terjadi lantaran makanan alias minuman panas alias dingin tersebut langsung merangsang lapisan dentin nan terhubung dengan saraf akibat lapisan email nan sudah rusak.

gejala gigi sensitif

Ngilu Terhadap Makanan nan Asam dan Manis

Rasa ngilu akibat gigi sensitif juga dapat dirasakan saat Anda mengkonsumsi makanan nan manis alias asam. Misalnya saja cokelat alias es krim. Pada saat Anda menggigit alias mengunyah makanan tersebut, gigi nan sensitif bakal menimbulkan rasa ngilu alias nyeri.

Rasa Ngilu Saat Sikat Gigi

Salah satu indikasi lain andaikan Anda mempunyai gigi sensitif adalah rasa nyeri alias ngilu nan muncul pada saat Anda menyikat gigi. Bila Anda merasakan rasa ngilu pada gigi alias beberapa gigi Anda saat menyikat gigi, ada kemungkinan Anda mempunyai gigi sensitif.

Gigi sensitif dapat berjalan untuk jangka waktu tertentu saja alias untuk waktu lama. Konsultasikanlah ke master gigi andaikan Anda mempunyai gigi sensitif agar dapat ditangani dan dilakukan perawatan lebih lanjut.

Selengkapnya
Sumber Kabar Tekno Bhinneka
Kabar Tekno Bhinneka