Pengertian Fungsi Permintaan dan Penawaran Serta Rumusnya

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Rumus kegunaan permintaan dan penawaran erat kaitannya dengan jumlah peralatan alias jasa nan diminta dengan harganya. Fungsi permintaan dan penawaran juga menunjukan jumlah peralatan alias jasa dengan aspek lain nan mempengaruhinya.

fungsi permintaan dan penawaran

Dalam pengetahuan ekonomi, permintaan dan penawaran menunjukan hubungan antara jumlah komoditi nan mau dijual produsen pada beragam nilai dan jumlah nan mau dibeli konsumen. Rumus permintaan dan penawaran biasa digunakan untuk penentuan harga. Harga peralatan alias jasa ditentukan oleh permintaan dan penawaran di pasar.

Harga akhir suatu peralatan alias jasa merupakan hasil kesepakatan antara produsen dan konsumen. Jumlah peralatan alias jasa nan ditawarkan oleh produsen sama dengan jumlah nan diminta oleh konsumen. Jika tidak, bakal terjadi ketidakseimbangan nan dapat membikin jumlah peralatan terlalu banyak alias sedikit, alias harganya terlalu rendah alias tinggi.

Apa itu Fungsi Permintaan ?

Fungsi Permintaan adalah suatu kegunaan nan menunjukan hubungan antara nilai dan jumlah peralatan alias jasa nan diminta. Fungsi permintaan diambil dari perspektif pandang pembeli. Rumus kegunaan permintaan digunakan untuk menganalisa perilaku konsumen dan nilai peralatan alias jasa.

Pada dasarnya kegunaan permintaan mengikuti norma permintaan, yaitu:

Jika nilai naik maka permintaan bakal turun.
Jika nilai turun maka permintaan bakal naik.

Dari norma permintaan di atas, bisa disimpulkan bahwa nilai dan jumlah peralatan selalu berbanding terbalik. Ini menunjukan gradien dari kegunaan permintaan bakal selalu negatif. Contoh dari kegunaan permintaan adalah misalnya Beras merk A jenis 5 kg nan awalnya dijual nilai Rp 70.000, harganya turun jadi Rp 59.000. Penurunan nilai ini membikin pembelian Beras merk A meningkat lantaran banyak konsumen membelinya, dan beranjak dari merk lain.

Faktor nan Mempengaruhi Fungsi Permintaan

Berikut ini beberapa aspek nan mempengaruhi kegunaan permintaan:

1. Pendapatan Konsumen nan Jadi Target Market

Jika rata-rata konsumen nan sasaran market mempunyai pendapatan tinggi, maka Anda bisa menetapkan nilai produk nan lebih tinggi dibanding produk lain sejenisnya. Namun jika rata-rata pendapatan rendah alias peralatan dan jasa sejenis lainnya dijual dengan nilai jauh lebih rendah, menentukan nilai nan sangat tinggi terasa tidak masuk akal.

Oleh lantaran itu, dalam menentukan nilai produk nan pas kudu didahului dengan langkah riset ke pasar alias segmen konsumen nan diincar. Jika sembarangan menentukan nilai bakal terjadi ketidakseimbangan. Konsumen nan punya pendapatan tinggi mungkin bisa membeli peralatan apapun. Tapi jika pendapatan rendah maka produk Anda lebih sedikit nan beli lantaran segmentasinya terlalu sempit.

2. Ketersediaan dan Harga Produk Pengganti alias Pelengkap

Harga dan jumlah produk nan tersedia di pasar juga bisa dipengaruhi oleh kesiapan peralatan dan nilai produk pengganti alias pelengkap di pasaran. Contoh dari produk pengganti adalah misalnya mobil dengan BBM nilai dan kesiapan bakal menurun seiring semakin banyaknya mobil listrik dijual di pasaran dengan nilai lebih murah.

Contoh dari produk pelengkap nan mempengaruhi kegunaan permintaan adalah semakin tingginya nilai BBM membikin minat konsumen membeli mobil dengan bahan bakar minyak semakin turun. Contohnya lainnya adalah langkanya produksi chipset smartphone membikin kesiapan smartphone langka dan harganya naik.

3. Prediksi Harga di Masa Depan

Berbagai bahan pokok alias barang-barang nan harganya diperkirakan naik di masa depan bakal lebih banyak dibeli saat harganya tetap rendah. Saat terlalu banyak nan membeli, kesiapan produk jadi menurun dan secara otomatis membikin harganya naik. Orang-orang nan menimbun bisa menjual peralatan nan dibeli dengan nilai lebih mahal.

Rumus Fungsi Permintaan

Karena kegunaan permintaan selalu berbanding terbalik, untuk menghitung kegunaan permintaan dan mencari kurva bisa menggunakan rumus kegunaan permintaan berikut ini:

P = a – bQ
atau
Q = a – bP

P = Harga peralatan per unit
Q = Jumlah peralatan nan diminta
a = Angka konstanta
b = Koefisien kecenderungan (negatif lantaran sifatnya berbanding terbalik)

Gambar Kurva PermintaanGambar Kurva Permintaan

Membaca kurva permintaan dimulai dari kiri atas menuju kanan bawah lantaran hubungan pada kegunaan permintaan berbanding terbalik antara nilai dan jumlah peralatan nan diminta. Kelangkaan peralatan muncul ketika kebutuhan alias kemauan lebih besar dari kesiapan barang. Jika kelangkaan muncul, otomatis bakal mempengaruhi nilai peralatan alias jasa di pasaran.

Apa itu Fungsi Penawaran ?

Fungsi penawaran adalah suatu kegunaan nan menunjukan hubungan antara nilai dengan jumlah peralatan alias jasa nan ditawarkan oleh produsen. Fungsi penawaran digunakan produsen untuk menganalisa berapa banyak peralatan nan diproduksi. Fungsi penawaran mengikuti norma penawaran, yaitu:

Jika nilai naik maka jumlah peralatan nan ditawarkan naik.
Jika nilai turun maka jumlah peralatan nan ditawarkan turun.

Fungsi penawaran antara nilai dan jumlah peralatan nan ditawarkan oleh produsen mempunyai hubungan positif, alias berbanding lurus. Fungsi penawaran nan digunakan mengambil dari perspektif pandang penjual.

Contoh kegunaan penawaran adalah misalnya Anda sedang jualan minyak goreng. Saat harganya naik, Anda sebagai penjual bakal menjual semua stok minyak goreng untuk mendapat untung besar. Sementara itu, jika nilai minyak goreng turun, maka Anda tidak menjual banyak stok minyak goreng lantaran untung nan didapat tidak besar.

Faktor nan Mempengaruhi Fungsi Penawaran

Berikut ini beberapa aspek nan mempengaruhi kegunaan penawaran:

1. Biaya Produksi dan Operasional Jasa

Biaya produksi nan tinggi membikin produsen bakal lebih sedikit menjual peralatan di nilai nan lebih mahal. Jika terpaksa menjual di rentang nilai nan sama dengan kompetitor, jumlah peralatan nan ditawarkan lebih sedikit. Produsen tidak berani menjual lebih banyak produk lantaran jika tidak laku bakal membikin kerugian semakin tinggi sehingga tidak bisa menutupi biaya produksi nan tinggi.

2. Tujuan Perusahaan

Harga peralatan dan jumlah nan ditawarkan berjuntai pada tujuan perusahaan. Misalnya pada perusahaan nan orientasinya mencari untung sebesar-besarnya bakal condong menjual produk dengan margin untung tinggi sehingga membikin nilai produk jadi mahal.

Sedangkan, bagi perusahaan nan mengutamakan banyaknya produk terjual bakal mengambil untung lebih sedikit sehingga nilai produk lebih murah di pasaran. Tujuannya agar produknya lebih laku dan bisa menguasai pasar. Harga murah memang lebih disukai konsumen.

3. Prediksi Harga dan Kelangkaan di Masa Depan

Saat ada prediksi nilai jual produk di masa depan bakal naik, maka produsen condong memperbanyak produksi. Tujuanya agar saat nilai naik, produsen bisa menjual lebih banyak dengan nilai lebih mahal. Supaya bisa produksi lebih banyak, saat nilai turun produsen bisa memulai persiapan untuk meningkatkan output produksi saat nilai naik nanti.

Rumus Fungsi Penawaran

Karena kegunaan penawaran selalu berbanding lurus, untuk menghitung kegunaan penawaran dan mencari kurva bisa menggunakan rumus kegunaan penawaran berikut ini:

P = a + bQ
atau
Q = a + bP

P = Harga peralatan per unit
Q = Jumlah peralatan nan diminta
a = Angka konstanta
b = Koefisien kecenderungan (negatif lantaran sifatnya berbanding terbalik)

Saat nilai peralatan naik, maka sebagai produsen Anda bakal menjual lebih banyak untuk mendapat keuntungan. Biaya produksi nan tetap dan nilai lebih tinggi membikin produsen bisa dapat untung lebih besar. Sebaliknya, saat nilai turun, jumlah peralatan nan dijual lebih sedikit lantaran untung nan didapat lebih sedikit, alias apalagi bisa rugi.

Gambar Kurva PenawaranGambar Kurva Penawaran

Kurva penawaran digambar dengan garis lurus dari kiri bawah ke kanan atas. Ini artinya, hubungan antara nilai dan kesiapan peralatan selalu berbanding lurus. Penawaran ini adalah jumlah banyaknya peralatan alias jasa nan ditawarkan produsen ke konsumen dalam jangka waktu tertentu.

Kesimpulan

Fungsi permintaan dan penawaran krusial untuk diketahui saat berbisnis. Tujuannya agar produsen tidak memproduksi peralatan terlalu banyak alias menentukan nilai terlalu tinggi alias rendah. Dengan memandang kurva permintaan dan penawaran dengan rumus bisa bantu Anda memperoleh untung maksimal. Jika Anda mau berdagang online dan mudah untuk atur stok dan ubah nilai jual, Anda bisa gabung jadi Merchant Bhinneka.

Selengkapnya
Sumber Kabar Tekno Bhinneka
Kabar Tekno Bhinneka