Pedagang nasi uduk di Padalarang KBB menjerit, harga beras sentuh Rp18 ribu

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Bandung Barat | SekitarKita.id,-Muhammad Hanafi (36) penduduk Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali keluhkan nilai beras kian hari semakin melambung tinggi, pada Jumat 23 Februari 2024.

Kerap disapa Hanafi nan juga sebagai pedagang kuliner nasi uduk pecel lele di jalan Raya Padalarang ini menyebut, meroketnya nilai membikin sedikitnya pembeli menurun drastis.

Diakui dirinya, menurunnya pembeli akibat dari kenaikan nilai beras nan menjadi menu utama upaya nan digelutinya.

IKLAN

vps forex murah

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

“Nasi uduk kan bahan utamanya pasti beras, jelas kenaikan ini sangat memberatkan saya ditambah pembeli semakin berkurang,” kata Hanafi saat berbincang langsung dengan pewarta SekitarKita.id Jumat malam.

 Abdul Kholilulloh)Muhammad Hanafi (36) penduduk Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Biasanya, kata dia, dalam sehari dia bisa menghabiskan puluhan porsi dengan nilai untung sebesar Rp500 ribu hingga Rp700 ribu.

“Sekarang cuman dapet sekitar Rp300 ribu, ya alhamdulilah sih, cuman jika nilai terus naik bisa-bisa bangkrut,” kata dia kembali.

Kendati nilai naik, lanjut dia, pihaknya tidak menurunkan kualitas dan porsi, lantaran dia takut pengguna beranjak ketempat lain.

“Harga beras naik tetep porsi nasi tidak dikurangi apalagi lauknya, seperti biasa meskipun sedikit rugi,” jelasnya.

 Abdul Kholilulloh)Nasi uduk di jalan Raya Padalarang, Kecamatan Padalarang KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Saat ini, untuk nilai beras di pasar tradisional Tagog Padalarang bisa mencapai Rp17.000 ribu per kilogram apalagi lebih.

“Biasanya beli Rp14.000 per kilogram sekarang udah mencapai Rp17.000- Rp18.000 ada juga nan Rp16.500 per kilogramnya,” keluhnya.

“Saya berambisi pemerintah segera mengambil langkah tepat agar nilai stabil dan pembeli enggak kabur apa lagi menjelang bulan puasa Ramadhan,” tandasnya.

Pantauan di pasar Tradisional Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, nilai beras jenis medium saat ini sudah mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara untuk beras jenis premium menginjak di nilai Rp16.500 per kilogram.

Pukul 20.10 WIB tim SekitarKita.id menemukan sejumlah titik minimarket di Padalarang kelangkaan beras. Hal ini terjadi semenjak kenaikan nilai beras.

“Udah kosong kang udah lama sejak pas naik ajah, di stok penyimpanan juga enggak ada,” kata petugas minimarket enggan disebutkan namanya.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita