Mercedes-Benz menolak tuduhan 'anti-serikat pekerja' setelah keluhan serikat pekerja AS Oleh Reuters

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
ARTICLE AD BOX

BERLIN (Reuters) – Mercedes-Benz (OTC:) pada Rabu mengatakan pihaknya mengakui kewenangan karyawannya untuk membentuk perwakilan setelah serikat pekerja otomotif AS mengatakan mereka telah mengusulkan keluhan tentang kampanye “anti-serikat” produsen mobil tersebut di pabriknya di Alabama.

Para pekerja pabrik di pabrik perakitan Mercedes-Benz US Global (MBUSI) di Alabama bergerak maju dalam upaya untuk berasosiasi dengan United Auto Staff (UAW), dan mereka berencana untuk mengusulkan petisi secepatnya pada minggu ini, kata seorang pemimpin serikat pekerja pada hari Selasa.

UAW pada hari Rabu mengatakan pihaknya mengusulkan tuntutan terhadap Mercedes-Benz Team lantaran melanggar praktik rantai pasokan international Jerman nan melarang perusahaan Jerman mengabaikan kewenangan pekerja untuk membentuk serikat pekerja.

“Para pekerja di pabrik perakitan dan baterai Mercedes-Benz nan luas di Vance, Ala., berencana untuk berasosiasi dengan UAW dan menghadapi reaksi keras dari manajemen perusahaan,” kata serikat pekerja tersebut dalam sebuah pernyataan.

UAW merinci pengaduannya dengan merinci tujuh pelanggaran, seperti pemecatan seorang pendukung serikat pekerja lantaran menggunakan ponsel di tempat kerja untuk keadaan darurat medis dan aktivitas wajib perusahaan serta surat dari CEO nan berupaya untuk mencegah pekerja untuk berserikat.

Serikat pekerja mengatakan mereka juga telah mengusulkan beberapa tuntutan kepada Dewan Hubungan Perburuhan Nasional AS (NLRB).

Juru bicara Mercedes-Benz mengatakan perusahaannya belum menerima keluhan di Jerman dan oleh lantaran itu tidak dapat berkomentar lebih lanjut.

 Mesin terlihat di jalur perakitan baki baterai selama tur pada pembukaan Pabrik Baterai kendaraan listrik Mercedes-Benz, menandai satu dari hanya tujuh letak nan memproduksi baterai untuk model Mercedes-EQ nan sepenuhnya listrik, di Woodstock, Alabama, AS, 15 Maret 2022. REUTERS/Elijah Nouvelage/File Foto

“Di Grup Mercedes-Benz kami mengakui kewenangan tenaga kerja kami untuk membentuk perwakilan karyawan,” kata ahli bicara tersebut, seraya menambahkan bahwa tuduhan serikat pekerja mengenai pendukung serikat pekerja tidak akurat.

Produsen mobil tersebut mengatakan bahwa manajemen anak perusahaannya mau memastikan personil timnya dapat membikin keputusan nan tepat setelah serikat pekerja melakukan kampanye nasional untuk meningkatkan keanggotaan, dan menambahkan bahwa produsen mobil tersebut bakal menyampaikan permasalahannya kepada pihak berkuasa AS.

2024-04-04 06:29:52

www.making an investment.com

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita