Meningkatnya Peran AI dan Giant Information dalam Layanan Kesehatan

Sedang Trending 4 hari yang lalu
ARTICLE AD BOX

Salah satu sektor ekonomi dengan pertumbuhan tercepat dalam sepuluh tahun terakhir adalah jasa kesehatan, dan mengingat meningkatnya ancaman pandemi seperti pandemi virus corona, industri ini bakal kembali bangkit. Untuk tetap menjadi nan terdepan dalam permintaan jasa dan solusi kesehatan, organisasi di seluruh bumi beranjak ke teknik canggih seperti AI, pembelajaran mesin, dan Giant Information.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

AI bakal berkedudukan besar dalam perawatan kesehatan. Menurut Ketajaman Penelitian dan Konsultasi, pasar global bakal mencapai $8 miliar pada tahun 2026 dan terdapat tumpang tindih keahlian dalam AI dan information besar—di mana pemrosesan info dioptimalkan untuk membantu memecahkan masalah upaya dan bumi nyata. AI dan information besar menyediakan banyak faedah potensial baik untuk perorangan maupun perusahaan, antara lain:

  • Memberdayakan jasa berdikari pasien dengan chatbots
  • Mendiagnosis pasien dengan kreasi berbantuan komputer nan lebih cepat
  • Menganalisis information gambar untuk memeriksa struktur molekul dalam penemuan obat, dan oleh mahir radiologi untuk menganalisis dan mendiagnosis pasien
  • Personalisasi perawatan dengan information klinis nan lebih mendalam

Mari kita lihat beberapa contoh AI dan information besar nan bekerja di sektor kesehatan.

Bagaimana AI Dapat Memprediksi Serangan Jantung

Plak terbuat dari unsur nan beredar di aliran darah, termasuk kolesterol dan lemak. Seiring waktu, plak menumpuk di arteri, menyebabkan arteri menyempit dan kaku. Mirip dengan gimana saluran pembuangan tersumbat oleh makanan dan kotoran, arteri juga dapat tersumbat oleh plak, sehingga membatasi aliran darah dan menyebabkan serangan jantung alias stroke.

Tes medis nan disebut angiografi tomografi komputer koroner (CTA) mengambil gambar three-D jantung dan arteri. Plak di arteri terlihat pada gambar CTA, tetapi mengukur jumlah plak memerlukan waktu 25-30 menit bagi seorang ahli. Jadi peneliti di Cedars Sinai mengembangkan algoritma AI nan memungkinkan komputer melakukan tugas nan sama hanya dalam hitungan detik.

Para peneliti memasukkan 900 gambar CTA koroner ke komputer nan telah dianalisis oleh para ahli. Dengan langkah ini, komputer “belajar” gimana mengidentifikasi dan mengukur plak pada gambar. Pengukuran algoritma AI secara jeli memprediksi kejadian serangan jantung dalam waktu lima tahun untuk 1.611 orang nan berperan-serta dalam uji coba penelitian terkait.

AI dalam Perawatan Kesehatan Pencegahan

Potensi penerapan AI dalam jasa kesehatan preventif sangat luas dan mendalam. Selain serangan jantung, para peneliti secara aktif mempelajari penggunaan AI untuk memprediksi banyak penyakit dan penyakit lainnya. Misalnya:

Selain itu, AI sudah digunakan ruang darurat gawat dan unit perawatan intensif untuk membantu master merawat beberapa pasien nan paling rentan dan berisiko. Sejumlah besar information berada dalam rekam medis elektronik, hasil laboratorium, rekaman tanda necessary, dan catatan pengobatan. Algoritme AI dapat membantu master dan perawat mengidentifikasi pola information nan mengingatkan mereka bakal perubahan standing pasien alias akibat terjadinya komplikasi serius. Misalnya, AI dapat membantu dalam:

  • Identifikasi awal sepsis, suatu kondisi nan menakut-nakuti jiwa nan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi ekstrem terhadap infeksi
  • Mengidentifikasi janin dalam keadaan kesusahan, menggunakan information dari observe jantung janin
  • Memberi tahu master kapan pasien nan menggunakan ventilator mekanis memerlukan penyesuaian

Kuasai kerangka Giant Information & Hadoop, manfaatkan fungsionalitas jasa AWS, dan gunakan perangkat manajemen database dengan training Giant Information Engineer.

AI untuk Pemantauan Mobilitas Pasien Rawat Inap

Staf klinis adalah orang-orang sibuk. Ambil contoh perawat unit perawatan intensif (ICU), nan seringkali mengawasi banyak pasien dalam kondisi kritis. Keterbatasan mobilitas dan kognisi selama pengobatan jangka panjang dapat berakibat jelek pada pemulihan pasien secara keseluruhan. Memantau aktivitas mereka sangat penting. Untuk meningkatkan hasil, para peneliti di Universitas Stanford dan Rumah Sakit OSZA Antar Gunung memasang sensor kedalaman nan dilengkapi dengan algoritma ML di bilik pasien untuk melacak mobilitas mereka. Teknologi ini secara jeli mengidentifikasi pergerakan sebanyak 87 persen. Pada akhirnya, para peneliti bermaksud untuk memberikan pemberitahuan kepada staf ICU ketika pasien berada dalam masalah.

Uji Klinis untuk Pengembangan Obat

Salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan obat adalah keberhasilan uji klinis. Saat ini, dibutuhkan waktu hingga 15 tahun untuk memasarkan obat baru – dan berpotensi menyelamatkan jiwa, menurut sebuah penelitian. laporan diterbitkan dalam Tren Ilmu Farmakologi. Biayanya juga bisa antara $1,5 dan $2 miliar. Sekitar separuh dari waktu tersebut dihabiskan untuk uji klinis, banyak di antaranya gagal. Namun, dengan menggunakan teknologi AI, peneliti dapat mengidentifikasi pasien nan tepat untuk berperan-serta dalam eksperimen. Selain itu, mereka dapat memantau respons medis mereka dengan lebih efisien dan jeli sehingga menghemat waktu dan uang.

Kualitas Catatan Kesehatan Elektronik (EHR)

Tanyakan kepada ahli kesehatan mana pun apa nan menjadi hambatan bagi keberadaan mereka, dan pasti sistem EHR nan rumit bakal muncul. Secara tradisional, master bakal menuliskan alias mengetik observasi dan info pasien secara handbook, dan tidak ada dua master nan melakukan perihal nan sama. Seringkali, mereka melakukannya setelah kunjungan pasien, sehingga mengundang kesalahan manusia. Dengan support AI dan pembelajaran mendalam teknologi pengenalan suaraNamun, hubungan dengan pasien, analysis klinis, dan pengobatan potensial dapat ditingkatkan dan didokumentasikan dengan lebih jeli dan nyaris secara real-time.

Tertarik untuk berkarir di bagian AI? Kemudian lakukan pemeriksaan sigap pada skill AI Anda dengan Soal Ujian Kecerdasan Buatan ini. Coba jawab!

Robotic Fisik Juga Menggunakan AI

Robotic (jenis fisik) saat ini digunakan di beragam jenis bisnis, seperti di bagian manufaktur dan pergudangan. Namun, robotic juga semakin banyak digunakan di rumah sakit, dan banyak di antaranya dirancang untuk memanfaatkan AI. Itu Pusat Informasi Bioteknologi Nasional (NCBI) melaporkan bahwa robotic bentuk menjadi lebih kolaboratif dengan manusia dan dapat dilatih untuk melakukan beragam tugas nan didukung oleh logika AI. Dan ini bukan hanya sekedar pengiriman pasokan ke rumah sakit. Robotic bedah dapat “memberikan 'kekuatan tremendous' kepada mahir bedah, meningkatkan keahlian mereka untuk memandang dan membikin sayatan nan jeli dan minimum invasif, menjahit luka, dan sebagainya.” Dengan AI nan menggerakkan proses pengambilan keputusan, robotic dapat meningkatkan kecepatan dan kualitas beragam jasa medis.

Meningkatkan Kesehatan Penduduk

Kesehatan populasi mempelajari pola dan kondisi nan mempengaruhi kesehatan golongan secara keseluruhan (tidak seperti “kesehatan masyarakat,” nan berfokus pada gimana masyarakat memastikan lebih banyak orang sehat). Giant information adalah bagian besar dari upaya ini. Artikel terbaru di Bawaan menyoroti beragam perusahaan nan memanfaatkan large information untuk membantu organisasi jasa kesehatan dan peneliti membaca tren untuk meningkatkan kondisi kesehatan.

Ingin memulai karir Anda sebagai Insinyur Information? Lihat Pelatihan Insinyur Information dan dapatkan sertifikasi.

Misalnya, sebuah perusahaan berjulukan Linguamatics di Cambridge, MA menggunakan pemrosesan bahasa alami untuk menggali information pasien nan tidak terstruktur guna mendeteksi aspek style hidup nan relevan dan memprediksi pasien mana nan berisiko lebih tinggi terkena penyakit. Perusahaan lain di Santa Clara, CA, berjulukan Hortonworks, membantu mengatur dan mengintegrasikan miliaran catatan sehingga perusahaan farmasi dapat melakukan penelitian nan lebih baik untuk uji klinis, meningkatkan tingkat keamanan, dan memasarkan produk dengan lebih cepat.

Bagaimana Giant Information Dapat Melawan Kanker

Teknologi large information juga digunakan dalam upaya melawan kanker. Sebagai dilaporkan di National Geographic, teknologi large information dapat memproses information klinis untuk mengungkap pola tersembunyi nan menghasilkan analysis kanker secara dini. Semakin awal terdeteksi, semakin besar kesempatan untuk mengobatinya. Teknologi large information mahir menganalisis pengurutan genom untuk mengidentifikasi biomarker kanker, dan juga dapat mengungkap golongan nan mempunyai akibat tertentu terkena kanker dan menemukan pengobatan nan belum ditemukan. Perusahaan paling progresif menggunakan teknik information besar untuk mempercepat kajian mereka dan menciptakan perawatan nan lebih sigap dan dengan hasil nan lebih nyata.

Tantangan AI dalam Pelayanan Kesehatan

Penggunaan teknologi AI dalam jasa kesehatan merupakan perihal nan menarik, namun bukannya tanpa tantangan. Algoritme AI mengandalkan identifikasi pola dalam information dalam jumlah besar. Jika datanya bias, tidak akurat, tidak mewakili populasi pasien, alias dikompromikan dengan langkah apa pun, konklusi nan diambil berasas information tersebut juga bakal cacat. Selain itu, apalagi setelah perangkat klinis baru nan didukung AI telah sepenuhnya diperiksa, bakal memerlukan proses nan panjang untuk mendapatkan persetujuan dari FDA, diadopsi oleh rumah sakit, dan diterima oleh perusahaan asuransi.

Inisiatif jasa kesehatan nan didukung AI juga perlu mempertimbangkan masalah etika seputar pengumpulan information pasien. Meskipun aplikasi AI dapat berfaedah dalam memprediksi perilaku pasien (seperti siapa nan mungkin melewatkan janji temu, melewatkan pemeriksaan, alias menolak pengobatan), aplikasi tersebut kudu melakukannya dengan langkah nan menjaga privasi pasien dan info medis.

Lihat video di bawah ini untuk memahami peran large information di beragam sektor seperti ramalan cuaca, jasa kesehatan, media dan hiburan, logistik, perjalanan dan pariwisata, dan banyak lagi.

Kesimpulan: Keahlian AI Tingkat Lanjut Mendorong Layanan Kesehatan ke Tingkat nan Lebih Tinggi

Baik Anda mau meningkatkan skill tim dalam penelitian perawatan kesehatan, pengembangan produk, alias jasa kesehatan, AI, dan large information membantu membentuk strategi Anda. Pelatihan untuk insinyur AI, master pembelajaran mesin, dan insinyur information besar dapat membikin perbedaan ketika perseorangan mencoba menemukan bagian nan tepat. Menambahkan skill ini bakal sangat krusial dalam mempersiapkan Anda alias tenaga kerja Anda menghadapi kerasnya bumi baru jasa kesehatan world nan berani.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita