Mengapa Hubungan Membuat Beberapa Orang Merasa Gila

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Apakah Anda berada dalam situasi alias hubungan penuh nan membikin Anda merasa perlahan-lahan kehilangan logika sehat?

Anda mungkin bertanya-tanya dari mana semua ini berasal, terutama lantaran Anda tidak seperti ini pada awal hubungan Anda.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Menurut podcaster dan Pemimpin Pemikiran YourTango Mark Groves, salah satu penulis “Cinta nan Dibebaskan: Lepaskan Pola Kodependen dan Ciptakan Cinta nan Anda Inginkan,” ada argumen unik kenapa hubungan Anda terasa perlahan membikin Anda gila.

Mengapa Jenis Hubungan Tertentu Membuat Beberapa Orang Merasa Gila

Jika Anda pernah menginginkan seseorang nan tidak dapat Anda miliki, tidak peduli seberapa keras Anda berupaya alias seberapa banyak Anda memberi, percayalah ketika saya mengatakan Anda tidak sendirian dalam perihal ini.

Banyak dari kita telah berkomitmen bertahun-tahun pada seseorang nan tidak tersedia secara emosional. Namun jika Anda menjalin hubungan seperti ini, hubungan itu hanya bakal berhujung dengan bencana.

Kenyataannya, hubungan seperti ini bakal membikin Anda gila.

“Anda bakal mulai merasa gila ketika Anda menyangkal kenyataan,” jelas Groves.

TERKAIT: Pertanyaan Paling Penting Untuk Ditanyakan pada Diri Sendiri

Dan realita nan Anda tolak adalah bahwa orang nan Anda pilih tidak sesuai dengan kemauan Anda.

“Alasan kenapa kita mulai merasa gila dan resah ketika berada dalam situasi alias hubungan dengan orang-orang nan tidak sepenuhnya memilih kita,” katanya, “adalah lantaran kita sebenarnya menginginkan sesuatu nan lain, sesuatu nan lebih, namun kita teruslah menghibur sesuatu nan bukan itu.”

Jujur saja, berpura-pura semuanya baik-baik saja sembari diam-diam menderita bisa membikin siapa pun menjadi gila. Kebutuhan emosional Anda tidak terpenuhi, nan dapat membikin Anda merasa seperti sedang membangun di atas landasan nan tidak stabil.

Melakukan perihal ini secara terus-menerus dapat membikin Anda semakin membenci tidak hanya orangnya, tetapi juga hal-hal nan mengingatkan Anda padanya.

TERKAIT: 4 Kait Kecil Bawah Sadar nan Membuat Orang Terjebak Dalam Hubungan nan Salah

Jadi, gimana kita bisa transfer on dari hubungan ini untuk membantu diri kita kembali ke jalur nan benar? Berikut adalah beberapa langkah nan dapat Anda lakukan untuk beranjak dari hubungan lama untuk memberi ruang bagi hubungan nan lebih sehat dan baru Ruang kepala.

Bagaimana Melepaskan Hubungan Anda

1. Tetap sibuk.

Mengalihkan perhatian adalah langkah terbaik untuk melupakan mantan. Setelah putus cinta, Anda bakal mempunyai lebih banyak waktu luang.

Gunakan waktu senggang ini untuk merencanakan aktivitas berbareng kawan dan family Anda. Terlibat dalam aktivitas favorit Anda dan gunakan waktu ini untuk melakukan kegemaran baru.

2. Jagalah dirimu sendiri.

Saat kita sedang putus cinta, terlalu mudah untuk melepaskan diri kita sendiri. Kita mulai mengabaikan kesehatan emosional dan bentuk kita lantaran rasa sakit nan diakibatkan oleh patah hati.

Jadi, pastikan Anda menyetel pengingat untuk makan dan minum setiap hari. Cobalah untuk bangun dan berolahraga dan temukan langkah sehat untuk mengeluarkan emosi Anda. Saran saya adalah menggunakan penjurnalan sebagai metode memproses emosi Anda.

Setiap malam tuliskan emosi Anda tentang situasi tersebut. Kata-kata kasar dan keluarkan rasa frustrasi Anda lampau tutup bukunya.

Menurut Pusat Medis Universitas Rochester“Menulis jurnal membantu mengendalikan indikasi dan meningkatkan suasana hati Anda dengan: Membantu Anda memprioritaskan masalah, ketakutan, dan kekhawatiran.”

TERKAIT: Apakah Anda Gila — Atau Apakah Orang nan Bersama Anda Hanya Membuat Anda Gila?

Cerita Terkait Dari YourTango:

3. Praktekkan perawatan diri.

Terakhir, beri diri Anda waktu untuk memulihkan diri dari istirahat. Headspace menulis, “Beri diri Anda waktu untuk beradaptasi dengan perubahan setelah putus.”

Penyembuhan Anda tidak bakal terjadi dalam semalam dan mungkin memerlukan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan untuk melupakan seseorang nan spesial itu.

Namun, bersabarlah dengan diri sendiri dan hargai perjalanan Anda. Akui langkah-langkah mini nan Anda ambil dan hargai diri Anda sendiri atas upaya Anda.

Menyadari bahwa orang nan Anda cintai tidak berkomitmen penuh kepada Anda bisa sangat menyakitkan. Namun, dengan menghadapi realita ini, Anda bisa mengatasi rasa sakit hati dan menjadi lebih kuat.

TERKAIT: Satu-Satunya Jenis Cinta nan Membuat Kita Benar-Benar Berani

Marielisa Reyes adalah seorang penulis dengan gelar sarjana ilmu jiwa nan meliput topik self-help, hubungan, karir, dan keluarga.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita