Kesalahan Terbesar – Dan Paling Dapat Dicegah – yang Dilakukan Wanita Saat Berkencan | Dave Elliott

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
ARTICLE AD BOX

Sebagai seorang pembimbing hubungan nan terutama bekerja dengan beberapa wanita nan sangat sukses, ada satu kesalahan besar nan saya lihat dilakukan berulang kali oleh wanita dalam hubungan mereka dengan pria. Saya tahu pasti bahwa masalah ini menyabotase – dan membunuh – jutaan potensi hubungan sebelum akhirnya terjalin – dan saya juga tahu bahwa masalah ini 100% dapat dicegah. Inilah masalahnya.

Sederhananya, laki-laki dan wanita mempunyai dua kebutuhan tertinggi dan terdalam nan berkarakter absolut, overall, dan langsung berkonflik. Akibatnya, perihal ini menciptakan keterputusan nan nyata dari tahap awal hubungan mereka – saat nan tepat ketika hubungan mereka tidak mempunyai stabilitas alias kepercayaan untuk mengimbangi tantangan nan ada. Itu apalagi bukan bagian terburuknya. Dampak jangka panjang dari kesalahan nan satu ini seringkali menyebabkan wanita menumpuk kekecewaan dan patah hati hingga akhirnya mereka mulai menjelekkan pria, alias lebih jelek lagi, mempertanyakan nilai dan nilai diri mereka. Saya mengajari pengguna saya langkah menghindarinya — dan hasilnya terbukti.

TERKAIT: 4 Kesalahan Kecil dalam Berkencan nan Membuat Pria Baik Cepat Mati

Apa nan dibutuhkan wanita? Kebutuhan nomor satu daya feminin adalah merasa “aman” sebelum perihal lain terjadi. Dia mungkin merasakan kesukaan nan kuat nan dipicu oleh chemistry – tetapi dia tidak dapat mempunyai hubungan selain dia dapat mengesampingkan rasa takut dan terbuka pada kerentanan (yang merupakan topik baru). Feminin juga menavigasi bumi melalui emosi, itulah sebabnya dia biasanya mempunyai intuisi nan sangat baik tetapi juga membuatnya lebih rentan terhadap rasa takut. Sederhananya, jika wanita menjalin hubungan dengan seorang laki-laki dan laki-laki tersebut bisa pergi, wanita tersebut sama sekali tidak kondusif dan terlalu rentan untuk merasa nyaman. Itu berfaedah kebutuhannya bakal kepastian mengharuskannya untuk mendefinisikan hubungan, membicarakannya, mencari tahu di mana letaknya, menetapkan batasan, memastikan eksklusivitas… dan di sinilah letak masalahnya.

TERKAIT: 10 Alasan Sebenarnya Anda Lajang nan Perlu Anda Akui Pada Diri Sendiri

Apa nan dibutuhkan pria? Salah satu nilai terdalam daya maskulin adalah kebebasan. Ada sesuatu dalam jiwa nyaris setiap orang bahwa pendapat kebebasan hanya menggerakkan jiwanya dan memanggil pahlawan di dalam dirinya. Jangan salah – laki-laki bakal meninggal karenanya – jadi jangan berpikir dia bakal dengan mudah memberikannya begitu saja. Jika seorang pria terasa seperti Anda mencoba mengambil kebebasannya alias membatasi pilihannya, dia bakal memberontak, menghilang, memasang tembok, alias “membutuhkan ruang.” Mungkin itu terdengar acquainted?

Bisakah Anda memandang pemutusannya? Inilah perbedaan nan lebih halus: baik feminin maupun maskulin, tidak salah di sini. Keduanya betul sekali. Ini adalah representasi bagus dari dua kualitas dan sifat terbaik dalam daya alias gender. Jadi jika demikian, gimana kita menavigasi perihal ini? Ini semua tentang waktu.

TERKAIT: 7 Alasan Jujur Anda Tertarik Pada Pria nan Tidak Menghormati Anda

Cerita Terkait Dari YourTango:

Anda tidak mau mencoba membatasi pilihan laki-laki terlalu cepat; itu hanya membuatmu tampak membutuhkan. Beri dia kebebasan untuk merasa bisa datang dan pergi dan tidak pernah mengejarnya. Tunjukkan saja padanya bahwa Anda adalah wanita berbobot tinggi nan mempunyai banyak pilihan dan dia bakal mengejar Anda. Seorang laki-laki tidak bakal pernah merasa seperti melepaskan kebebasannya jika dia mendapatkan sesuatu nan lebih dia inginkan sebagai imbalannya: pasangan nan berkekuatan dan bercahaya nan memandang dan menunjukkan nan terbaik dari dirinya.

TERKAIT: 10 Kesalahan Terbesar nan Dilakukan Wanita Saat Mencari Cinta

Dave Elliott adalah pembimbing hubungan, ahli perilaku manusia, dan penulis Formula Tangkap Pertandingan Anda. Dia telah muncul di beragam media dan publikasi, termasuk eHarmony, PopSugar, Latina, Psych Central, dan Fox Information, dan banyak lainnya.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita