Kehancuran saham GameStop tidak bisa dihindari, kata analis karena aksi jual meluas Oleh Making an investment.com

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Ketika tindakan jual saham GameStop (NYSE 🙂 terus bersambung setelah rilis pendapatan terbarunya, analis di salah satu perusahaan mengatakan dalam sebuah catatan pada hari Rabu bahwa mereka memperkirakan perusahaan tersebut bakal bangkrut. Saham GME turun 16% pada saat penulisan ini pada hari Rabu.

Dengan saham nan mengalami kesulitan selama 12 bulan terakhir, turun 42%, para analis telah mencermati faktor-faktor nan mendorong penurunan ini. Di tengah volatilitas, pandangan hati-hati analis menyoroti tantangan nan dihadapi GameStop.

Saham GameStop jatuh setelah pendapatan

GameStop melaporkan pendapatannya setelah penutupan hari Selasa, melaporkan pendapatan This autumn sebesar $0,22, $0,06 lebih jelek dari perkiraan analis sebesar $0,28. Pendapatan untuk kuartal ini mencapai $1,79 miliar, di bawah perkiraan konsensus sebesar $2,07 miliar dan pendapatan tahun lampau sebesar $2,22 miliar.

Namun, untung bersih adalah $63,1 juta pada kuartal keempat, dibandingkan dengan untung bersih sebesar $48,2 juta pada kuartal keempat tahun sebelumnya, sementara kas, setara kas, dan surat berbobot berjumlah $1,199 miliar pada penutupan kuartal.

Penjualan bersih adalah $5,273 miliar pada tahun fiskal 2023, dibandingkan dengan $5,927 miliar pada tahun fiskal 2022, sementara untung bersih adalah $6,7 juta, dibandingkan dengan rugi bersih sebesar $313,1 juta pada tahun fiskal 2022.

Kehancuran saham GME bakal segera terjadi, kata analis

Hasil pendapatan tersebut mendorong analis Wedbush untuk menyatakan: “Kami memperkirakan perusahaan bakal ambruk pada akhir dasawarsa ini.”

“Meskipun kuartal tersebut menampilkan satu minggu ekstra dan tren industri nan cukup positif, GameStop mengalami penurunan penjualan nan besar lantaran terus menghadapi perubahan campuran dalam penjualan perangkat lunak, penurunan penjualan perangkat keras, lebih sedikit rilis konsol besar, dan pertumbuhan jasa berlangganan, bantah Wedbush.

Namun, mereka mencatat bahwa pembakaran dan kerugian duit tunai tampaknya dapat dikelola di masa depan, dan mereka percaya bahwa dengan saldo kas saat ini, GameStop dapat mengatasi kerugian tahunan sebesar $100 juta selama satu dasawarsa alias lebih.

Wedbush menyatakan bahwa dengan saldo kasnya saat ini, GameStop dapat menanggung kerugian tahunan sebesar $100 juta selama satu dasawarsa alias lebih.

Meskipun perihal ini dapat memberi GME ruang untuk mengubah bisnisnya, perusahaan tersebut mengatakan jika pendapatan perusahaan turun sebesar $150 juta hingga $200 juta in step with tahun, perihal ini menurut mereka “sangat mungkin terjadi mengingat kurangnya strategi nan jelas untuk menggantikan penjualan recreation nan hilang.” negara tersebut mungkin mengalami “kesulitan dalam memangkas biaya dengan cukup sigap untuk membendung pertumbuhan kerugiannya.”

“Jika kami benar, GameStop kemungkinan bakal beraksi tidak lebih dari lima tahun,” bantah Wedbush. “Kematian GameStop berada di luar jangka waktu 12 bulan nan kami gunakan untuk goal nilai kami, namun kami memperkirakan perusahaan tersebut bakal ambruk pada akhir dasawarsa ini.”

Dalam sebuah catatan pada hari Rabu, perusahaan tersebut memangkas goal nilai sahamnya menjadi $5,60 dari $6 in step with saham, mempertahankan ranking keahlian buruk. Goal nilai baru menyiratkan akibat penurunan nyaris 60% berasas nilai hari Rabu sebesar $13,10, pada pukul 11:20 ET (15:20 GMT).

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita