Januari mendatang, Pemkab Bandung Barat akan gunakan fasilitas E-Office

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Terhitung mulai 1 Januari 2024 mendatang, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bakal meminimalisir penggunaan tanda tangan basah dan bakal memanfaatkan akomodasi E-Office sebagai standar surat menyurat.

Bahkan, pemanfaatan E-Office tidak hanya dogunakan dilingkup internal saja, lantaran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga sudah bekerjasama dengan beberapa kabupaten/kota dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menggunalan akomodasi ini ketika melakukan aktivitas surat menyurat satu sama lain.

“Saya minta per 1 Januari nanti, tidak ada lagi surat, terutama nan ditujukan kepada ketua nan tetap menggunakan tanda tangan basah,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir ketika menghadiri Evaluasi Fitir E-Office 2.0 dan Bimtek Pengembangan Aplikasi E-Office 3.0 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat Tahun 2023 di Lembang, Selasa (5/12) kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ade Zakir membujuk seluruh Perangkat Daera (PD) Lingkup Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk memanfaatkan teknologi E-Office sebagai fadilitas penunjang mempermudah dan mempercepat pekerjaannya.

Karena menurutnya, hingga saat ini tetap ada PD maupun kecamatan nan belum menggunakan dan memanfaatkan akomodasi ini dengan baik sebagaimana mestinya.

Ade menegaskan bahwa pada pelaksanaannya dibutuhkan kedewasaan dari para pengguna aplikasi ini. Karena sebagai seorang Sekda, Ia tetap mendapati adanya surat-surat krusial nan belum sempurna.

“Saya tetap suka menemukan surat nan tetap kudu diperbaiki, mulai dari tata naskah, tata bahasa, kalimat nan tidak sesuai dengan Ejaan nan Disempurnakan (EYD) hingga tanda baca nan tidak jelas,” terangnya.

Ia juga meminta seluruh operator surat agar lebih hati-hati dan tidak menyebarkan surat elektronik nan belim ditandatangani oleh pimpinannya.

“Para operator diharapkan lebih hati-hati dan tidak menyebarkan surat elektronik nan belum ditandatangani oleh pimpinannya agar tidak menimbulkan kesimpang siuran nan tidak jelas. Jadi sangat dituntut kedewasaan dari para penggunanya,” tandasnya.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita