Indonesia Dapat Kuota Haji Tambahan 20 Ribu, Kang Ace: Petugas Wajib Berikan Pelayanan Terbaik

Sedang Trending 5 hari yang lalu
ARTICLE AD BOX

Bekasi, SekitarKita.id – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Tubagus Ace Hasan Syadzily melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) Komisi VIII DPR RI ke UPT Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Jalan Kemakmuran, Margajaya, Kota Bekasi, Rabu (15/5/2024).

Kang Ace panggilan berkawan ketua DPD Golkar Jabar ini mengingatkan kepada para petugas haji, kudu memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah. Karena ditugaskan oleh negara untuk melayani sehingga kudu dilaksanakan dengan tulus dan sungguh-sungguh sebagai tugas mulia.

“Kami dari Komisi VIII DPR RI bakal mengawasi keahlian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini termasuk para petugas haji agar lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Kang Ace.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Sebelumnya, kepada para petugas haji, Ketua DPD Partai Golkar Jabar itu, berambisi dapat mengutamakan melayani jemaah haji sebagai tugas utama nan mulia dan penuh keikhlasan. Berkoordinasilah dengan petugas haji lain jika menghadapi kesulitan saat bekerja di Tanah Suci Makkah dan Madinah.

“Bila ada jamaah haji orang tua nan memerlukan bantuan, anggaplah itu orang tua kita. Bila jamaah haji itu sebaya, anggaplah kerabat kita,” ujar caleg terpilih dari Dapil II Jabar, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat tersebut.

Di sela sambutan, Kang Ace sempat berbincang dengan jamaah calon haji mengenai pelayanan di Aarama Haji Embakasi Bekasi. Seperti, akomodasi tempat tidur, makan dan sarapan. Kang Ace mau memastikan semua pelayanan itu dinikmati oleh para tamu Allah.

“Saya Haji Ace Hasan Syadzily, ketua Komisi VIII DPR RI nan menjadi tim pengaawas, mau memastikan pelayanan haji tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Kami Komisi VIII DPR RI terus mendorong penyelenggaraan haji semakin baik,” kata Kang Ace seraya diaminkan oleh para calhaj (Calon Haji).

Para calhaj, ujar Kang Ace, bakal langsung diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah. Saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), para calhaj bakal diperiksa petugas Imigrasi Arab Saudi, seperti identitas, sidik jari, dan visa. Tujuannya agar saat tiba di Madinah, calhaj bisa langsung ke bus masing-masing tanpa melalui pemeriksaan lagi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya, pemeriksaan Imigrasi Arab Saudi di Bandara Madinah menyantap waktu sampai 4 jam. Tapi sekarang, Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Imigrasi Arab Saudi menerapakan sistem fast track. Sehingga, pemeriksaan keimigrasian dilaksanakan di Tanah Air para calhaj.

“Karena itu, pastikan niat utama untuk beribadah. Tidak usah mikir soal makan. Karena pemerintah telah menyediakan makan bagi calhaj selama bapak ibu berada di Madinah dan Makkah. Penginapan nan disediakan pun sekelah bintang 5. Nah, tugas bapak ibu saat ini konsentrasi mempersiapkan diri untuk ibadah,” ujar dia.

Untuk diketahui, jumlah jamaah calhaj Indonesia tahun ini terbesar sepanjang sejarah, mencapai 241.000 orang. Indonesia mendapat kuota haji tambahan sebanyak 20.000 orang.

Sebanyak 241.000 calhaj itu terbagi dalam alokasi kuota Haji Reguler sebanyak 213.320 orang dan kuota Haji Khusus sebanyak 27.680.

Para calhaj bakal mendapat katering di Madinah 27 kali dan di Mekkah 84 kali, termasuk pada hari menjelang dan setelah Armuzna.

Menu katering untuk calhaj bercita rasa Nusantara dan dioptimalkan secara sungguh-sungguh berbahan baku serta ahli masak dari Indonesia.

  • Waspadai Cuaca Panas

Ibadah tahun ini berjalan saat musim panas dengan suhu udara antara 45 sampai 50 derajat. Jadi jaga kesehatan. Karena itu, calhaj diimbau untuk menjaga stamina dan kesehatan. Rutin mengonsumsi air agar terhindar dari dehidrasi alias kondisi tubuh kekurangan cairan.

“Kami berpesan kepada bapak dan ibu sekalian, konsentrasi ibadah. Terutama di Makkah, jangan mentang-mentang jauh keneh ka haji, terus umrah tiap hari, jangan. Jaga stamina dan kesehatan,” kata Kang Ace saat memberi pengarahan kepada jamaah calon haji asal Jabar sebelum berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Puncak haji, ujar dia, adalah saat di Arofah, Mina dan Muzdalifah. Para jamaah haji konsentrasi beragama pada tanggal 9, 10, 11, dan 12 Zulhijah. Dari sekarang calhaj kudu jaga stamina, terutama selama di Tanah Suci Mekkah dan Madinah.

Jangan lantaran puncak haji tetap jauh, berjalan dan belanja. Jika itu nan dilakukan, calhaj bakal kelelahan sebelum puncak haji tiba. Karena itu, lebih baik konsentrasi ibadah.

“Sekali lagi, kami dari Komisi VIIi DPR RI mengucapkan, selamat menunaikan ibadah haji. Semoga bapak ibu dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan tentu meraih predikat haji mabrur. Jaga nama baik Indonesia. Jaga ketertiban, kekompakan. Ikuti saran nan disampaikan petugas. Jangan sampai merekedeweung (semaunya sendiri),” ujar Kang Ace.

Hadir pula dalam aktivitas itu, Sekretaris Dirjen PHU Kementerian Agama (Kemenag) Ahmad Abdullah, Kepala Kanwil Kemenag Jabar Ajam Mustajam, dan personil Komisi VIII DPR RI.***

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita