Harga emas mencapai rekor tertinggi di atas $2.300 di tengah isyarat penurunan suku bunga yang beragam Oleh Making an investment.com

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
ARTICLE AD BOX

Making an investment.com– Harga emas mencapai rekor tertinggi di awal perdagangan Asia pada hari Kamis, lantaran logam kuning ini mendapat untung dari pelemahan dolar di tengah ketidakpastian penurunan suku kembang AS, sementara peningkatan permintaan secure haven juga turut membantu harga.

Ketegangan geopolitik nan terus-menerus di Timur Tengah dan antara Rusia dan Ukraina, ditambah dengan gempa bumi luar biasa di Taiwan, mendorong investasi secure haven pada emas batangan dan logam mulia lainnya.

Emas semakin terdorong oleh penurunan tajam dolar, lantaran pejabat Federal Reserve menegaskan kembali bahwa financial institution sentral kemungkinan bakal menurunkan suku kembang pada tahun 2024, meskipun mereka hanya memberikan sedikit petunjuk mengenai kemungkinan waktu penurunan tersebut.

naik ke rekor tertinggi $2,302.58 in keeping with ounce, sementara nan lenyap masa berlakunya di bulan Juni mencapai rekor tertinggi $2,322.25 in keeping with ounce.

Harga emas mendapat untung dari melemahnya dolar, ketidakpastian penurunan suku kembang tetap ada

Harga emas batangan didukung oleh penurunan dolar, lantaran dolar merosot nyaris 1% setelah mencapai degree tertinggi dalam 4,5 bulan pada awal pekan ini.

Isyarat nan beragam mengenai suku kembang dari The Fed merupakan aspek utama nan membebani dollar. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan pada hari Rabu bahwa meskipun financial institution sentral pada akhirnya tetap bakal memangkas suku kembang pada tahun 2024, dia memberikan sedikit petunjuk mengenai waktu dan ruang lingkup potensi pemotongan tersebut.

Ketidakpastian ini meningkatkan permintaan emas, nan mencapai rekor tertinggi untuk sesi ketiga berturut-turut.

Logam mulia lainnya juga menguat. naik 0,1% menjadi $953,15 in keeping with ounce, sementara naik 0,7% menjadi $27,238 in keeping with ounce.

Lebih banyak pembicara Fed dan information nonfarm payrolls tersedia

Selain Powell, personil komite penetapan suku kembang The Fed lainnya juga bakal menyampaikan pidato akhir pekan ini. personil FOMC dan bakal berbincang di aktivitas terpisah pada hari Kamis nanti.

Komentar mereka muncul setelah beberapa pejabat Fed lainnya memperingatkan selama seminggu terakhir bahwa inflasi nan tinggi kemungkinan bakal menunda penurunan suku kembang lebih awal.

Namun peristiwa utama minggu ini adalah information bulan Maret, nan bakal dirilis pada hari Jumat. Inflasi nan stagnan dan kuatnya pasar tenaga kerja adalah dua pertimbangan terbesar The Fed dalam mengubah suku kembang tahun ini.

Isyarat lebih lanjut mengenai suku kembang AS kemungkinan bakal menentukan seberapa tinggi nilai emas dapat terdongkrak, mengingat pergerakan logam kuning ini berbanding terbalik terhadap dolar dan imbal hasil Treasury selama dua tahun terakhir.

2024-04-04 14:39:12

www.making an investment.com

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita