Hal yang Harus Dilakukan Setelah Install Ubuntu 20.04 LTS

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Setelah menginstal Ubuntu dual boot dengan Windows 10, kita lanjut ke hal-hal apa saja nan kudu dilakukan setelah install Ubuntu 20.04 LTS agar dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan kita sehari-hari.

Sebagai seorang nan baru migrasi dari Windows ke Linux terutama Ubuntu, kita tentu bakal merasa bingung kudu mulai dari mana dan apa saja nan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan kegunaan dari OS tersebut.

Sebenarnya ada beberapa perihal nan berbudi pekerti wajib dilakukan dan ada pula nan berbudi pekerti relatif, artinya tergantung kebutuhan dan pekerjaan kita masing-masing. Apakah Anda seorang programmer, desainer grafis, pekerja kantoran dan lain sebagainya.

Hal-hal nan Harus Dilakukan Setelah Install Ubuntu 20.04 LTS

Tutorial ini ditujukan bagi pengguna Ubuntu dengan Desktop Environment GNOME default, mulai dari jenis Ubuntu 18.04 LTS hingga jenis 20.04 LTS nan saya gunakan pada tutorial kali ini. Jika Anda menggunakan jenis Ubuntu lain seperti Kubuntu, Xubuntu, Lubuntu dll, ada beberapa perihal nan tidak perlu Anda lakukan.

Berikut hal-hal nan kudu dilakukan setelah menginstal Ubuntu:

1. Update Sistem Ubuntu

Hal pertama nan wajib dilakukan setelah menginstal OS baru adalah mengecek dan melakukan pembaruan sistem Ubuntu. Walaupun file ISO nan Anda gunakan tergolong baru, namun tetap saja ada pembaruan untuk paket-paket tertentu guna memperbaiki bug dan memastikan sistem Anda tetap up to date.

Pertama-tama jalankan Software Updater dengan langkah klik menu > Software Updater.

software updater

Lalu tunggu hingga pengecekan selesai dan klik Install Now.

update sistem ubuntu

Cara lain nan bisa Anda lakukan untuk mengupdate sistem Ubuntu adalah menggunakan baris perintah di Terminal Linux. Buka Terminal dengan menekan tombol Ctrl + Alt + T silam ketikkan perintah berikut.

Mengecek apakah ada pembaruan namalain tidak:

sudo apt-get update

Jika pembaruan tersedia, upgrade sistem dengan perintah:

sudo apt-get upgrade

Selengkapnya bisa Anda baca tentang langkah pembaruan sistem Ubuntu lewat terminal dan GUI.

2. Install Media Codecs

Media codec diperlukan untuk memutar beberapa format media seperti MP3, MP4, AVI, dan lain-lain. Sebenarnya opsi ini dapat dipilih pada saat melakukan instalasi Ubuntu. Namun jika Anda lupa memberi checklist untuk media codec, Anda tentu tidak bisa memainkan beberapa format media.

Tapi jangan khawatir, Anda bisa menginstalnya dengan mudah menggunakan paket Ubuntu Restricted Extra nan tersedia di repositori resmi Ubuntu. Buka terminal dan ketikkan perintah di bawah ini:

sudo apt install ubuntu-restricted-extras

3. Mengaktifkan Repository Tambahan

Repository namalain biasa disebut dengan Repo merupakan tempat namalain server nan menyediakan beragam software nan kita butuhkan. Ubuntu sendiri menyediakan beberapa repository, antara lain:

  • Main – Software cuma-cuma dan open-source nan didukung oleh tim Ubuntu
  • Universe – Software cuma-cuma dan open-source nan dikelola oleh komunitas
  • Restricted – Proprietary drivers untuk perangkat
  • Multiverse – Software dibatasi oleh kewenangan cipta namalain masalah hukum
  • Canonical Partners – Software nan dikemas oleh Ubuntu untuk mitra mereka.

Dengan mengaktifkan semua repository di atas, kita bakal mendapatkan akses ke software nan lebih banyak dan proprietary drivers.

Untuk mengaktifkannya, buka menu aplikasi dan cari Software & Update.

membuka Software & Update

Silakan centang seperti gambar di bawah ini.

mengaktifkan repository tambahan

Setelah itu pindah ke tab Other Software dan centang juga pada Canonical Partners.

mengaktifkan repository tambahan

Dengan begitu kita bakal mendapatkan lebih banyak aplikasi nan dapat didownload melalui Software Center.

4. Install Aplikasi dari Ubuntu Software

Setelah mengaktifkan repository tambahan, sekarang saatnya mencari dan menginstal aplikasi nan dibutuhkan untuk pekerjaan sehari-hari. Sebenarnya ada beberapa langkah nan bisa dilakukan untuk menginstal aplikasi di Ubuntu, namun untuk pemula sangat disarankan menggunakan Ubuntu Software nan lebih user friendly.

Langsung saja buka Ubuntu Software dengan langkah klik menu aplikasi > Ubuntu Software. Di sini Anda bakal menemukan ribuan aplikasi gratis, open-source, dan proprietary dari beragam kategori.

Ubuntu Software

Timbul pertanyaan “Aplikasi apa saja nan wajib diinstal di Ubuntu?” Sebenarnya relatif, tergantung dengan kebutuhan dan pekerjaan masing-masing. Namun kali ini saya bakal merekomendasikan beberapa aplikasi terbaik nan biasa saya gunakan.

Berikut daftar aplikasi pengganti terbaik di Ubuntu:

  • LibreOffice – Alternatif Microsoft Office
  • GIMP – Alternatif Adobe Photoshop
  • Inkscape – Alternatif CorelDraw
  • VLC – Pemutar video terbaik
  • Spotify – Aplikasi streaming musik
  • uGet – Alternatif IDM
  • remmina – Alternatif TeamViewer
  • Chromium – Web Browser open-source
  • Kdenlive – Aplikasi edit video terbaik
  • OBS Studio – Perekam layar dan streaming open-source
  • Skype – Aplikasi olah pesan & panggilan video
  • Atom – Text penyunting untuk coding
  • Android Studio – Untuk pengembangan aplikasi android

5. Gunakan Flatpak Untuk Mengakses Lebih Banyak Aplikasi

Flatpak merupakan universal packaging system nan awalnya dikembangkan untuk fedora. Seperti halnya snap, kita dapat menginstal paket aplikasi Flatpak di beragam pengedaran Linux nan mendukung Flatpak. Dengan Flatpak, kita bakal mendapatkan akses ke lebih banyak aplikasi nan tidak kita temukan di Ubuntu Software default.

Menggunakan Flatpak di Ubuntu sangatlah mudah, lantaran di Ubuntu jenis 18.04 ke atas secara default sudah mendukung Flatpak. Silakan ikuti langkah-langkahnya berikut ini:

Pertama-tama cek apakah Flatpak sudah terinstal namalain belum (Flatpak tidak tersedia jika Anda memilih opsi minimal installation saat menginstal Ubuntu):

sudo apt install flatpak

Jika belum, outputnya bakal seperti ini:

omkomputer@Ubuntu-PC:~$ sudo apt install flatpak [sudo] password for omkomputer: Reading package lists… Done Building dependency tree Reading state information… Done The following additional packages will be installed: libostree-1-1 The following NEW packages will be installed: flatpak libostree-1-1 0 upgraded, 2 newly installed, 0 to remove and 17 not upgraded. Need to get 1.346 kB of archives. After this operation, 6.525 kB of additional disk space will be used. Do you want to continue? [Y/n]

Ketik Y dan Enter untuk melanjutkan instalasi Flatpak.

Kemudian tambahkan repository Flathub untuk mendapatkan akses ke semua aplikasi nan tersedia di website Flathub.

flatpak remote-add --if-not-exists flathub https://flathub.org/repo/flathub.flatpakrepo

Terakhir, restart komputer anda.

Untuk menginstall aplikasi menggunakan Flatpak bisa dilakukan melalui terminal. Jika Anda tidak tahu id aplikasi nan bakal diinstal, kunjungi situs Flathub dan cari nama aplikasinya.

Pada contoh kali ini saya bakal menginstal aplikasi Olive. Di bagian bawah terdapat petunjuk instalasi berupa baris perintah, copy dan paste perintah tersebut di terminal.

install aplikasi dari Flatpak

flatpak install flathub org.olivevideoeditor.Olive

6. Penghematan Baterai dan Mencegah Panas Berlebih

Jika Anda menggunakan laptop, wajib rasanya untuk menginstal tool nan berjulukan TLP. Tool ini bekerja di latar belakang dan mengontrol suhu CPU agar terhindar dari overheating. Tentunya langkah ini bakal menghemat penggunaan baterai laptop anda.

Buka terminal dan ketikkan perintah untuk menginstal TLP:

sudo apt install tlp tlp-rdw

Lalu aktifkan TLP dengan perintah:

sudo tlp start

Cukup dengan mengaktifkannya sekali saja dan TLP bakal aktif setiap Anda menyalakan laptop.

7. Sayangi Mata dengan Night Light

Menjaga kesehatan mata sangatlah penting, terlebih bagi Anda nan sering bekerja di malam hari. Dengan mengaktifkan mode Night Light, Ubuntu bakal mengurangi sinar biru di layar sehingga mata bakal tetap nyaman bekerja di malam hari.

Kabar baiknya, GNOME sudah menyediakan fitur ini secara bulit-in dan kita bisa mengaktifkannya kapanpun nan kita mau.

Cara mengaktifkannya sangat mudah, pergi ke Settings > Displays, silam beranjak ke tab Night Light dan klik tombol On untuk mengaktifkannya.

mengaktifkan Night Light

Bahkan kita bisa membikin agenda untuk Night Light, misalnya dari terbenam mentari hingga terbit.

8. Menonaktifkan Automatic Suspend di Laptop

Sejak jenis 18.04, Ubuntu menghadirkan fitur suspend otomatis untuk laptop. Ketika laptop dalam kondisi menggunakan baterai dan tidak aktif selama 20 menit, maka bakal ter-suspend secara otomatis.

Fitur ini memang efektif untuk menghemat baterai, tetapi bagi sebagian orang justru merasa kurang nyaman. Nah, jika Anda mau mematikan suspend otomatis tersebut caranya cukup mudah, pergi ke Settings > Power > Automatic Suspend silam nonaktifkan pada bagian On Battery Power.

menonaktifkan automatic suspend

Selain itu, Anda juga bisa mengatur waktu untuk Dim Screen dan Blank Screen namalain apalagi menonaktifkannya jika Anda mau.

9. Membersihkan Sistem Ubuntu

Sama seperti sistem operasi lain pada umumnya, Ubuntu tak terlepas dari nan namanya file sampah. File sampah nan dimaksud antara lain file sisa paket instalasi, keterbatasan nan sudah tidak diperlukan, kernel lama nan sudah tidak digunakan, dan sebagainya.

Sesekali kita perlu menghapus file-file tersebut agar penyimpanan menjadi lebih lega. Buka terminal dan ketikkan perintah di bawah ini:

sudo apt autoclean sudo apt autoremove sudo apt clean

10. Kustomisasi Desktop GNOME

Salah satu kelebihan OS Linux adalah kebebasan dalam perihal kustomisasi, termasuk mengubah tampilan desktop seperti nan diinginkan. Misalnya mengubah theme, icon, font, kursor, dan tetap banyak lagi.

Untuk tutorial kustomisasi desktop GNOME bakal saya jelaskan pada tulisan terpisah. Setelah artikelnya diterbitkan, saya bakal menyertakan linknya di sini. Jadi, stay tuned dan jangan lupa untuk like Fanspage FB dan subscribe channel Youtube kami ya.

Nah, itu dia tutorial komplit tentang hal-hal nan kudu dilakukan setelah install Ubuntu 20.04 LTS. Jika Anda punya tips lainnya selain nan disebutkan di atas, jangan lupa membagikannya lewat kolom komentar di bawah ini ya, semoga bermanfaat.

Selengkapnya
Sumber Kabar Tekno kincaimedia
Kabar Tekno kincaimedia