FDA AS menyetujui terapi Merck untuk kondisi paru-paru yang langka Oleh Reuters

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

(Cerita tanggal 26 Maret ini telah diperbaiki untuk menghilangkan referensi ke hormon perangsang folikel, di paragraf 8)

Oleh Leroy Leo dan Michael Erman

(Reuters) – Badan Pengawas Obat dan Makanan AS pada hari Selasa menyetujui pengobatan Merck untuk orang dewasa nan menderita tekanan hipertensi lantaran penyempitan arteri paru-paru, sehingga menambah potensi obat blockbuster ke dalam portofolio raksasa farmasi tersebut.

Saham Merck naik lebih dari 4% dalam perdagangan nan diperpanjang.

Terapi tersebut, nan diberi merek Winrevair, disetujui untuk mengobati hipertensi arteri pulmonal (PAH), nan mempengaruhi sekitar 40.000 orang di Amerika Serikat.

“Kami berambisi dapat membikin perbedaan nan signifikan bagi pasien-pasien nan menderita penyakit ini dengan tingkat kematian selama lima tahun sebesar 43%,” Jannie Oosthuizen, presiden upaya Kesehatan Manusia Merck AS, mengatakan kepada Reuters.

Winrevair bakal dibanderol dengan nilai $14.000 in line with botol, kata Oosthuizen. Menurut knowledge uji coba perusahaan, sebagian besar pasien bakal menggunakan satu botol setiap tiga minggu, nan berfaedah $238.000 in line with tahun.

Produsen obat tersebut berambisi dapat memasarkan obat tersebut ke pasar pada akhir April.

Merck menerima kewenangan atas Winrevair sebagai bagian dari akuisisi Acceleron Pharma (NASDAQ 🙂 senilai $11,5 miliar pada tahun 2021. Merck telah meningkatkan portofolio obat kardiovaskularnya sebagai bagian dari strateginya untuk melawan kemungkinan penurunan penjualan pengobatan kanker Keytruda , obat terlaris di dunia, dari biosimilar pada akhir dasawarsa ini.

Winrevair, nan secara kimia dikenal sebagai sotatercept, menjadi pengobatan pertama nan mendapatkan persetujuan FDA dari kelas obatnya, nan menargetkan jenis protein nan disebut aktivin.

PAH disebabkan oleh penyempitan arteri di paru-paru, nan menyebabkan tekanan hipertensi dan indikasi seperti sesak napas, nyeri dada, dan pusing.

Hipertensi juga membikin jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah, hingga akhirnya menyebabkan kandas jantung.

“Kami memandang sotatercept mempunyai peluncuran awal nan kuat dan dengan sigap menjadi bagian dari standar perawatan bagi pasien PAH nan memenuhi syarat,” tulis analis JP Morgan, Chris Schott (ETR 🙂 dalam sebuah catatan.

Schott memperkirakan terapi ini bakal mencapai penjualan puncak sekitar $5 miliar pada tahun 2030.

 Logo Merck terlihat di gerbang kampus Merck & Co di Rahway, New Jersey, AS, 12 Juli 2018. REUTERS/Brendan McDermid/File Photo

Persetujuan obat Merck didasarkan pada uji coba tahap akhir selama 24 minggu terhadap 323 pasien dengan PAH.

Dalam uji coba tersebut, pasien nan diobati dengan obat tersebut menunjukkan peningkatan nan signifikan dalam kapabilitas olahraga, meningkatkan jarak melangkah kaki 6 menit sebanyak 40,8 meter, dibandingkan dengan pasien nan diberi plasebo.

2024-03-28 06:45:38

www.making an investment.com

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita