Email Marketing : Definisi, Keuntungan, Jenis, dan Tips Membuatnya

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Email marketing tetap menjadi salah satu primadona bagi bisnis-bisnis nan ada saat ini untuk mempromosikan produknya. Menurut penelitian dari Radicati Group, 34% alias sekitar 2,5 miliar masyarakat bumi tetap menggunakan email secara aktif, inilah karena kenapa email marketing banyak digunakan lantaran dinilai lebih efektif dan efisien dalam menarik pelanggan.

Email Marketing

Namun, ada beberapa perihal nan krusial untuk diketahui sebelum menggunakan email marketing sebagai sarana pemasaran produk. Berikut bakal dijelaskan mengenai definisi, keuntungan, jenis, dan tips membikin email marketing untuk kelangsungan sebuah bisnis.

Apa Itu Email Marketing?

Sesuai dengan namanya, email marketing merupakan salah satu strategi nan dipakai oleh sebuah upaya untuk memberikan info dan mempromosikan produk nan ditawarkan, dengan memanfaatkan email sebagai media. Email marketing banyak digunakan lantaran dinilai lebih potensial sebagai media pemasaran, sehingga sesuai dengan tujuan dan ekspektasi bisnis.

Selain digunakan untuk membentuk brand awareness dan menarik pelanggan, email marketing juga digunakan untuk mendukung upaya pemilik upaya agar dapat terus membangun hubungan dengan pelanggannya. Hal ini juga bisa mengarahkan pengguna untuk menjadi pengguna setia.

Apa Saja Keuntungan Penggunaan Email Marketing bagi Sebuah Bisnis?

1. Menjaga Relasi dengan Pelanggan

CRM (Customer Relationship Management) adalah sistem manajemen nan berfaedah untuk mengelola hubungan baik antara upaya dengan pelanggan, agar mendapatkan hasil nan lebih optimal. Dengan adanya CRM, pengguna diharapkan dapat memperkuat dan terus membeli produk nan ditawarkan.

Untuk mendukung penyelenggaraan CRM, salah satu media nan dapat digunakan adalah email marketing. Melalui email marketing, Anda dapat melakukan seleksi  terhadap pengguna nan mungkin saja sudah tidak terlalu aktif membeli produk. Anda dapat mengirimkan email nan berisi voucher potongan nilai agar pengguna tertarik untuk kembali membeli produk nan Anda jual.

2. Hemat Biaya

Hemat Biaya

Untuk upaya nan tetap baru dibangun, rumor biaya sering menjadi perhatian utama. Kas perusahaan nan belum terlalu kuat dan minimnya biaya dari penanammodal membikin biaya promosi terpaksa kudu dipangkas dan digunakan seefisien mungkin. Email marketing mungkin dapat menjadi salah satu solusi dari masalah tersebut.

Jika Anda memilih menggunakan email marketing, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mencetak pamflet ataupun memasang iklan di tempat umum. Apalagi jika sasaran pasar Anda adalah orang-orang nan berada pada rentang usia produktif dan saat ini sangat aktif dalam menggunakan internet.

Anda hanya perlu memikirkan bagaimana  langkah untuk mempromosikan produk dengan lebih kreatif, menyiapkan konten nan tepat sesuai materi promosi, dan memilih jenis email nan bakal digunakan sesuai dengan tujuan Anda.

3. Penyebaran Informasi Lebih Cepat dan Praktis

Email marketing membantu penyebaran info secara lebih sigap dan praktis dengan jangkauan nan lebih luas jika dibandingkan dengan media promosi konvensional lainnya. Anda dapat mengirimkan flyer, banner, alias campaign tentang produk Anda langsung ke email pribadi pelanggan, dan email-email tersebut berpotensi besar untuk dibaca.

4. Terkesan Lebih Personal

Email Personal

Karena email nan Anda kirim bakal langsung terkirim pada pengguna nan dituju, maka agar terkesan lebih individual Anda dapat menyebut nama mereka pada bagian pembuka email. Email nan berkarakter individual bakal membikin pengguna memberikan perhatian lebih pada pesan nan mau Anda sampaikan.

Selain itu, keterlibatan pengguna juga bisa ditingkatkan melalui topik email seperti permintaan untuk masukan dan saran, review, promosi produk terbaru, hingga info mengenai adanya flash sale. Hal ini memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara Anda dan pelanggan, sehingga tercipta suasana berkawan nan bakal membikin pengguna merasa spesial dan tidak segan untuk merespon email tersebut.

Ketika pengguna sudah merasa nyaman, maka Anda dapat dengan leluasa menawarkan produk-produk Anda tanpa kudu cemas pengguna bakal memasukkan email Anda ke folder spam segera setelah mereka menerimanya.

Jenis-Jenis Email Marketing

1. Welcome Email

Jenis email satu ini adalah email nan dapat Anda kirimkan setelah konsumen pertama kali berinteraksi dengan website upaya Anda. Interaksi nan dimaksud biasanya dapat berupa download, menekan tombol berlangganan di website, maupun berlangganan newsletter situs web.

Welcome email nan dikirim dapat berisi ucapan sambutan, program penawaran khusus, produk terbaru beserta informasinya, produk-produk unggulan, hingga visi dan misi nan Anda terapkan di upaya Anda.

2. Newsletter

Newsletter alias biasa disebut sebagai buletin adalah email nan berisi product knowledge, diskon, promo, survei, hingga artikel-artikel informatif nan berasosiasi dengan produk sebagai tambahan info untuk pelanggan.

Newsletter sering dilengkapi dengan gambar-gambar ilustrasi produk dan berifat Call to Action (CTA). Fitur ini bermaksud untuk membikin pengguna tertarik untuk membaca email nan mereka terima.

3. Email Katalog

Email Katalog

Selain newsletter, email katalog juga sering digunakan untuk menyampaikan product knowledge. Karena jenis email ini termasuk hard selling, maka Anda dapat mencantumkan gambar produk, keunggulan, dan nilai dari produk nan dijual. Anda bisa membikin penjelasan produk sedetail mungkin untuk mendorong pengguna melakukan tindakan pembelian.

Karena tujuannya adalah hard selling, Anda juga dapat mencantumkan diskon, promo, maupun flash sale mengenai produk nan sedang Anda tawarkan jika ada.

4. Direct Email Marketing

Direct email adalah jenis email nan bisa Anda kirimkan kepada daftar pengguna baru ataupun pengguna setia nan berisi konten promosi, rayuan menjadi pelanggan, dan untung nan calon pengguna dapatkan jika mereka menjadi pengguna baru di upaya nan Anda jalankan.

Namun perlu menjadi catatan bahwa mengirimkan direct email secara terus menerus bakal dapat mengganggu kenyamanan pengguna dan berpotensi membikin email Anda dianggap sebagai spam.

5. Email Blast

Email Marketing Blast

Email jenis ini dinilai dapat mendongkrak pemasaran. Email blast adalah strategi pemasaran melalui email dengan mengirimkan satu email kepada sekelompok orang secara bersamaan. Email blast dianggap efisien lantaran dapat menghemat waktu dan daya ketika Anda perlu mengirimkan pesan nan sama ke banyak orang tanpa kudu melakukannya satu per satu.

Tips Membuat Email Marketing

1. Tentukan Tujuan Email Marketing

Tips pertama untuk membikin email marketing adalah Anda kudu dapat menentukan tujuan dari email nan mau Anda kirimkan. Hal ini agar email tersebut menjadi tepat guna sesuai dengan kebutuhan Anda, apakah itu untuk menyambut pengguna baru, meningkatkan engagement, melakukan promosi, alias menarik pengguna nan sudah lama tidak aktif.

2. Segmentasi Target Pasar

Target Pasar Email Marketing

Mengirimkan email nan sama ke setiap jenis pengguna dapat menjadi langkah nan kurang efektif untuk dilakukan. Ini lantaran pengguna nan Anda miliki biasanya tidak hanya berasal dari golongan tertentu nan mempunyai karakter sama. Jika menurut mereka email Anda tidak relevan, tentu saja mereka bakal mengabaikannya alias kemungkinan terburuknya adalah tidak mau berlangganan dengan email Anda lagi.

Maka dari itu, krusial untuk mengelompokkan sasaran pasar Anda ke dalam beberapa segmentasi berasas beragam faktor. Misalnya berasas lokasi, profesi, produk nan dibeli sebelumnya, perilaku ketika mengakses website, dan sebagainya. Selanjutnya, Anda dapat membikin konten email berasas segmentasi-segmentasi tersebut.

3. Buat Subjek Menarik

Hal ini krusial lantaran perihal pertama nan bakal dilihat penerima email adalah subjek. Ketika subjek terlihat menarik, maka email tersebut berpotensi untuk dibaca oleh pengguna Anda. Tetapi pastikan bahwa subjek nan Anda tulis sesuai dengan isi dari email Anda dan tidak terlalu panjang.

Subjek email sebaiknya tidak lebih dari 40 karakter dengan mencantumkan kata-kata persuasif seperti “Diskon”, “Gratis..”, “Hanya hari ini..”, “Tawaran Spesial..”, “Gratis Ongkir..”, dan sebagainya.

4. Mobile Friendly

Mobile Friendly

Rata-rata orang membuka email melalui ponsel alias tablet lantaran condong lebih praktis jika dibandingkan dengan perangkat komputer. Ini berfaedah Anda kudu lebih memperhatikan gambar, font, dan konten nan bakal Anda kirimkan kepada pelanggan.  Pastikan tampilan subjek dan badan email terlihat mobile friendly agar info nan Anda sampaikan tidak terpotong dan tetap utuh.

5. Kirimkan Email di Waktu nan Tepat

Pilihlah waktu terbaik untuk mengirimkan email marketing Anda lantaran tidak setiap orang mempunyai banyak waktu senggang untuk sekadar membuka dan membaca email. Waktu terbaik untuk mengirimkan email ialah pagi hari sebelum jam kerja dimulai, siang hari saat rehat makan siang, dan malam hari sebelum pukul 20.00. Anda juga dapat menjadwalkan email blast dengan jarak satu pekan agar email nan Anda kirimkan tidak ditandai sebagai spam.

Itulah info mengenai definisi, manfaat, jenis, dan tips membikin email marketing. Anda dapat menerapkannya untuk membantu kelangsungan upaya Anda di masa depan. nan terpenting adalah Anda dapat memilih jenis email marketing nan tepat untuk sasaran pasar Anda agar email marketing nan Anda kirimkan dapat berfaedah optimal.

Selengkapnya
Sumber Kabar Tekno Bhinneka
Kabar Tekno Bhinneka