Dua Kali Anda Harus Membiarkan Pria Anda Melakukan Halnya | Suzanne Muller-Heinz

Sedang Trending 4 hari yang lalu
ARTICLE AD BOX

Pernahkah Anda mengatakan sesuatu nan menurut Anda pandai dan bermaksud baik kepada seorang laki-laki pada saat nan “salah” dan membikin emosi Anda terluka ketika, alih-alih berterima kasih, dia malah bersikap tidak sopan kepada Anda? Pernahkah Anda bertanya-tanya apakah Anda kudu membantu seorang laki-laki alias hanya tak bersuara dan membiarkan laki-laki Anda nan memimpin saat dia mengerjakan sesuatu sendiri? Mungkin ketika Anda dengan ragu-ragu mencoba memperbaiki situasi, perihal berikutnya nan Anda tahu adalah dia jengkel kepada Anda dan Anda menyalahkan diri sendiri.

Kedengarannya familier? Selama bertahun-tahun, saya telah belajar untuk berakhir bersikap terlalu mengontrol dan “tahu segalanya” dalam hubungan saya dan membiarkan laki-laki itu menyelesaikan masalah dan baik-baik saja dalam keheningan. Keheningan bisa menjadi perihal nan luar biasa. Saya sama sekali tidak bermaksud menjadi wanita mini nan pendiam dan rendah diri. Tidak! Maksud saya adalah: kebanyakan laki-laki adalah pemecah masalah nan dahsyat dan lebih dari mampu, namun terkadang sela alias gangguan mini Anda dapat mengalihkan perhatian mereka dari masalah tersebut. Laki-laki pandai memusatkan perhatian pada satu perihal pada satu waktu, jadi jika kita mencoba membantu pada saat tertentu, meskipun kita berupaya “membantu”, perihal itu bisa menjadi bumerang. Inilah dua saat di mana wanita kudu mengembalikan kendalinya kepada laki-laki dan tetap tak bersuara serta mengawasi dari samping.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

TERKAIT: 5 Kalimat nan Suami Perlu Dengar Ucapan Istrinya Setidaknya Sebulan Sekali

Inilah dua saat Anda sebaiknya membiarkan laki-laki Anda melakukan tugasnya:

1. Saat seseorang tersesat

Anda mungkin tidak mengetahui perihal ini, tetapi dia mencoba mencari langkah untuk membawa Anda berdua ke tujuan. Di dalam hati, dia sudah frustrasi pada dirinya sendiri dan inilah saat nan sangat berbobot untuk membiarkan dia mengatasi rasa tersesatnya. Ya, Anda mungkin mempunyai banyak buahpikiran di kepala Anda, dan menyarankan sesuatu dengan langkah nan penuh kasih dapat membantu situasi tersebut. Namun, saya menyarankan untuk duduk santuy dan mengagumi kemampuannya dalam memecahkan masalah nan ada.

Anggaplah menarik untuk menyaksikan seorang laki-laki berpikir, merenungkan, menganalisis, dan menemukan solusinya. Dia mungkin meminta support Anda; dia mungkin tidak. Ya, di sinilah sifat berdikari kita kudu “menyerah”. Saat dia membawa Anda kembali ke tujuan akhir Anda, ini saat nan tepat untuk memberi tahu dia sungguh hebatnya dia melakukannya. Pria sangat dahsyat dalam memecahkan masalah – jadi biarkan mereka nan melakukannya!

TERKAIT: 6 Pakar Jelaskan Apa nan Dibutuhkan Pria Agar Bahagia dalam Hubungan

2. Saat seorang laki-laki sedang menonton TV alias movie

Pria suka konsentrasi pada satu perihal pada satu waktu dan meletakkan perhatian penuh pada apa nan mereka lakukan saat itu. Percayalah, dia tidak sengaja mengabaikanmu. Tingkat konsentrasi seorang laki-laki adalah hidayah nan luar biasa jika Anda bisa melihatnya seperti itu. Jika Anda mencoba bercakap-cakap dengan seorang laki-laki pada saat dia sedang berkonsentrasi, itu bisa menjadi resep bencana.

TERKAIT: 7 Hal nan Perlu Diketahui Wanita nan Ingin Dipahami Pria

Biarkan laki-laki Anda punya waktu untuk menonton dan membenamkan dirinya dalam aktivitas TV, aktivitas olahraga, alias movie favoritnya — biarkan dia enak-enak dan berikan dia waktunya. Anda bakal segera mempunyai waktu bersamanya dan dia bakal memberikan perhatian penuh dan konsentrasi nan ketat pada Anda. Itu bakal sangat berharga. Pria adalah orang nan luar biasa dan mereka menyukai waktu untuk konsentrasi dan berkonsentrasi. Itu adalah perihal nan bagus – jika Anda bisa melihatnya seperti itu. Berikan momen pada laki-laki dan Anda mungkin bakal terkejut sungguh hebatnya mereka sebagai pemecah masalah.

Cerita Terkait Dari YourTango:

TERKAIT: 7 Hal nan Paling Dibutuhkan Semua Pria Dalam Suatu Hubungan (Tetapi Tidak Akan Pernah Memberitahu Anda)

Suzanne Muller-Heinz adalah pembicara internasional, pembimbing kencan, dan penulis Loveable: 21 Praktek untuk Berada dalam Hubungan nan Penuh Kasih & Memuaskan.

www.yourtango.com

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita