Diduga tipu ratusan juta rupiah, oknum Direktur PT Wiratama Tehnika Jababeka dipolisikan

Sedang Trending 7 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Kabupaten Bekasi | SekitarKita.id,- Seorang laki-laki berjulukan M. Subhan berencana bakal melaporkan dugaan kasus penipuan nan menimpanya ke Mapolres Metro Bekasi dalam waktu dekat ini. Ia kena tipu hingga ratusan juta rupiah oleh rekan bisnisnya.

Diketahui, M. Subhan ini merupakan seorang kepala PT Kafahan Barokah Jaya nan berlokasi di Ruko Food Promenade CCBD Blok L nomer 08 area industri Jababeka II Desa Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Alih-alih bakal di berikan limbah berupa scap dengan memberikan duit ratusan juta, rupanya dia justru diduga tertipu oleh sebuah perusahaan raksasa di bilangan Cikarang, Jababeka, Kabupaten Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa itu terjadi berasal pada saat, M. Subhan (korban) berjumpa dengan Hary Wijayanto (terduga pelaku), dia mengaku sebagai oknum kepala PT Wiratama Tehnika Nusantara nan alamat area industri Jababeka I blok XI B blok K8H, Desa Harja Mekar, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

 istimewa)M. Subhan, Direktur PT Kafahan Barokah Jaya (foto: istimewa)

Kepada awak media Subhan mengaku, saat berjumpa itulah dia di janjikan bakal di berikan limbah hasil industri perusahaan milik Heri Wijayanto berupa scrap, asalkan memberikan deposit duit sejumlah 300.000.000 (tiga ratus juta rupiah) untuk membeli limbah tersebut perkilonya seharga Rp, 4000 (empat ribu rupiah).

Mendapat tawaran nan menggiurkan dari Hery Wijanarko, Subhan langsung percaya begitu saja, terlebih Heri Wijayanto langsung mengeluarkan surat SPK pengangkatan limbah nan tentunya menjadi bahan pegangan Subhan.

Kekecewaan Subhan memuncak saat berjalannya waktu rupanya apa nan sudah di sepakati keduanya tidak dapat di realisasikan, terduga pelaku (Hery Wijayanto) terkesan mencoba menghindar, hingga akhirnya korban mendatangi perusahaan tersebut nan rupanya perusahaan berjulukan PT Witan Presisi Indonesia.

“Saya sangat jengkel dan mungkin di bilang kecewa dengan Heri Wijayanto, nan awalnya berjumpa baik dengan menawarkan limbah perusahaannya, rupanya malah ingkar dan terkesan mengelak dari saya,” kata Subhan baru-baru ini nan dilansir sekitarkita.id, Minggu (26/11/2023).

 istimewa)Surat perjanjian kerjasama antara M. Subhan dengan Heri Wijayanto (foto: istimewa).

Dijelaskan Subhan, awalnya dia di janjikan pengangkatan limbah dengan perjanjian dan langsung di buatkan SPK pengangkatnya, dengan agunan langsung memberikan duit kepada Heri Wijayanto sebesar Rp300 juta rupiah dan di kirim sebanyak dua kali dengan langkah di transfer ke rekening pribadi milik Heri Wijayanto.

“Awalnya saya trensfer sebesar 50 juta rupiah dan 250 juta rupiah di transfer seluruhnya ke rekening milik heri Wijayanto,” jelas Subhan.

Merasa ada nan tidak beres dengan perjanjian itu, Subhan langsung mendatangi perusahaan PT Wiratama Tehnika Nusantara milik Hery Wijayanto dengan melacak menggunakan google maps, teryata perusahan tersebut berjulukan PT Witan Presisi Indonesia, berbarengan itu gedung gedung tempatnya juga di letak nan sama.

“Jelas saya sempat bingung ko bisa di gedung gedung nan sama ada dua nama perusahaan, saya coba bertanya kepada pihak keamanan dengan tujuan dapat berjumpa Hery Wijayanto, namun selalu tidak dipertemukan, apalagi sampai kerumah tempat tinggalnya di perum Jababeka Baru juga tidak pernah berjumpa dengan berdasar selalu tidak ada di tempat,” bebernya.

 istimewa)Surat perjanjian antara kedua belah pihak antara M. Subhan dengan Heri Wijayanto (foto: istimewa)

“Hery Wijanarko juga sempat berjanji bakal mengembalikan duit saya sebesar 300 juta, dengan mengirim surat pengembalian nan di antar oleh pihak pengacara Hery Wijanarko, tepatnya bakal di kembalikan pada tanggal 13 oktober 2023,” sambung Subhan.

Janji tinggal janji, kemarah Subhan ada batasnya, waktu nan di tentukan tidak juga di tepati Hery Wijayanto. Hingga Subhan berencana bakal melaporkan Hery Wijayanto ke Mapolres Metro Bekasi dalam waktu dekat ini.

 istimewa)Surat perjanjian antara kedua belah pihak antara M. Subhan dengan Heri Wijayanto (foto: istimewa)

Hingga buletin ini dilansir tim sekitarkita.id terus berupaya mencoba mencari tau kebenaranya dengan mencoba mendatangi perusahaan tersebut, kendati itu Hery Wijayanto belum bisa ditemui dan diminati keterangan.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita