Definisi Single Sign On, Kelebihan, Cara Kerja, dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
ARTICLE AD BOX

Ada nan belum mengerti sama sekali apalagi belum tahu apapun tentang Single Sign On? Penting lho buat kalian ketahui lantaran itu turut membangun dan meningkatkan kepercayaan pengguna pada upaya kalian. Makanya, langsung simak selengkapnya saja yuk mengenai Definisi Single Sign On, Kelebihan, Cara Kerja, dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Definisi Single Sign On

Single Sign-On (SSO) adalah sebuah sistem otentikasi nan memungkinkan pengguna untuk mengakses beberapa aplikasi namalain sistem dengan menggunakan satu set kredensial. Biasanya nama pengguna dan sandi hanya sekali. 

SSO memungkinkan pengguna untuk login sekali saja dan tetap diakses ke beragam aplikasi namalain sistem tanpa perlu login ulang setiap kali beranjak antarmereka.

Mekanisme ini bekerja dengan mengizinkan satu entitas otoritatif untuk mengotentikasi pengguna dan memberikan token akses nan dapat digunakan untuk mengakses beragam aplikasi namalain jasa nan terhubung. 

Dengan adanya SSO, harapannya bisa meningkatkan kenyamanan pengguna lantaran mereka tak perlu mengelola banyak kredensial namalain login berulang kali saat mengakses beragam sistem nan terhubung. 

Selain itu, single sign on (SSO) juga dapat meningkatkan keamanan lantaran mengurangi akibat kebocoran kredensial dan memungkinkan kontrol akses nan lebih terpusat.

Manfaat Single Sign On

Berikut ini beberapa kegunaan dari single sign on:

Efisiensi

Salah satu manfaatnya adalah efisiensi terutama bagi pengguna. Mengapa? Pengguna bisa mendapatkan akses ke website dengan lebih singkat. Jadi, mereka bisa secepat mungkin membikin pesanan secara online.

Manfaat satu ini memberi pengaruh baik loh bagi kenyamanan dan kepuasan. Website bakal mendapatkan nilai tambah, adalah dalam perihal pengalaman pengguna.

Keamanan nan Lebih Baik

Keamanan menjadi perihal utama, terutama untuk perihal nan berangkaian dengan identitas. Oleh lantaran itu, pengguna kudu lebih bijak dalam memilih website mana nan bakal dikunjungi nan mengharuskan mereka memberi info identitas.

Single sign on adalah sistem nan didukung oleh two-factor authentication (2FA). Sehingga, pengguna dapat melakukan verifikasi ganda. Juga terdapat multi-factor authentication (MFA), nan mana pengguna kudu melakukan verifikasi minimal dua kali.

Bebas Khawatir Lupa Password

Bagi nan sudah terbiasa menggunakan beragam jasa dan aplikasi nan mengharuskan melakukan pendaftaran, krusial untuk mengingat password untuk masing-masing akun, ya. Kalem, berkah penggunaan SSO, pengguna tidak perlu resah lupa sama password.

Single sign on memungkinkan pengguna tidak perlu repot menggunakan kredensial nan berbeda untuk masing-masing akun.

Kecepatan Akses

Ingin dapat mengakses dan menggunakan aplikasi dengan cepat? Sayangnya, penggunaan aplikasi secara berbarengan dapat menyebabkan terjadinya error apalagi gangguan malware. Risiko-risiko semacam itu bisa diminimalisir dengan menggunakan single sign on. Pihak nan berkepentingan bisa mengakses aplikasi dengan sigap dan mudah.

Kepercayaan Pengguna namalain Konsumen

FYI, penggunaan single sign on juga berpengaruh pada kepercayaan konsumen, loh. Bagi bisnis, aspek kepercayaan sangatlah krusial namun perlu upaya lebih untuk bisa membangunnya. Berkat penggunaan single sign on, kalian bisa membangun kepercayaan melalui tingkat keamanan nan diberikan kepada konsumen namalain pengguna.

Kelebihan Single Sign On

Berikut ini beberapa kelebihan menggunakan single sign on:

  • Kemudahan dalam pengaturan pengguna.
  • Perlindungan terhadap identitas sehingga tidak mudah dicuri dan disalahgunakan untuk kepentingan nan merugikan pengguna.
  • Membantu memudahkan kerja admin.
  • Kredensial nan lebih efektif.

Kekurangan Single Sign On

Anyway, SSO juga mempunyai kekurangan adalah potensi ancaman nan bisa terjadi pada kredensial jika keamanan tidak diatur dengan benar.

Cara Kerja Single Sign On 

Cara kerja dari single sign on adalah sebagai berikut:

Autentikasi Pengguna Awal

Pada saat pengguna pertama kali mencoba mengakses aplikasi namalain sistem nan terhubung dengan SSO, mereka diminta untuk melakukan autentikasi menggunakan kredensial nan valid, seperti username dan password.

Pengalihan ke Layanan Otentikasi

Selanjutnya, setelah pengguna memberi kredensial mereka, permintaan autentikasi dikirim ke jasa otentikasi SSO nan bertindak sebagai penyedia identitas.

Otentikasi Pengguna

Layanan otentikasi melakukan verifikasi kredensial nan diberi oleh pengguna untuk memastikan keasliannya. Hal ini bisa melibatkan pemeriksaan username dan password terhadap info pengguna nan disimpan, namalain mungkin menggunakan metode otentikasi lain seperti two-factor authentication (2FA)

Pemberian Token Akses

Jika autentikasi berhasil, jasa otentikasi menghasilkan token akses nan unik untuk pengguna tersebut. Token ini bakal digunakan untuk mengotentikasi pengguna saat mengakses aplikasi namalain sistem nan terhubung tanpa perlu login ulang.

Pengalihan Kembali ke Aplikasi Semula

Setelah token akses diterima, pengguna dikirim kembali ke aplikasi namalain sistem asal nan mau mereka akses, berdampingan dengan token tersebut.

Verifikasi Token Akses

Aplikasi namalain sistem nan terhubung menerima token akses dari pengguna. Lalu, memverifikasi keasliannya dengan jasa autentikasi single sign on.

Akses Disetujui

Jika token akses valid, pengguna dianggap telah diotentikasi dan bakal mendapat akses ke aplikasi namalain sistem tanpa perlu login ulang. Mereka dapat mengakses jasa tersebut sampai token mereka berhujung namalain dibatalkan.

Standar Konfigurasi Single Sign On

Berikut ini standar konfigurasi single sign on:

OAuth 2.0

OAuth 2.0 digunakan untuk menunjang otorisasi aplikasi berbasis web. Protokol ini dapat membikin aplikasi mengakses info melalui penggunaan aplikasi lain nan sudah ada. Contoh dari penggunaan standar satu ini adalah pada perusahaan Google, Facebook, dan perusahaan-perusahaan lain.

SAML

SAML merupakan standar terbuka nan sudah ada sejak tahun 2001. Banyak perusahaan nan menerapkan standar ini agar dapat mengautentikasi pengguna. Selain itu, bisa memberikan akses sistem perusahaan.

OpenID

OpenID adalah standar lain pada konfigurasi Single Sign On. Penggunaannya standar satu ini tidak bisa dilepaskan dari penggunaan standar sebelumnya, adalah OAuth 2.0 dan SAML.

Penggunaan Single Sign On dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikut ini beberapa contoh penggunaan single sign on untuk perusahaan maupun individu:

  • Penggunaan single sign on di perusahaan besar memberi akses kepada tenaga kerja ke sistem internal dan software nan mengautentikasi info dan info setiap karyawan.
  • Single sign on pada perusahaan mini digunakan oleh tenaga kerja dan konsumen, nan mana konsumen merasakan kegunaan penerapan tersebut agar bisa membikin akun di situs agar bisa melakukan pembelian produk.
  • Proses login ke website namalain aplikasi perseorangan bisa memanfaatkan sistem single sign on.

Sekarang Kalian Sudah Paham tentang Single Sign On, kah?

Jadi, Single sign On namalain SSO memungkinkan pengguna untuk mengakses beragam aplikasi dengan satu set kredensial namalain meminimalkan login berulang.

Oya, mengenai dengan keamanan bagi website kalian, kalian tak perlu resah lantaran saat kalian membeli hosting di Jetorbit maka SSL cuma-cuma bakal otomatis kalian dapatkan. Aktivasi SSL cuma-cuma hanya menyantap waktu up to 24 jam. 

Semoga berfaedah 🙂

Selengkapnya
Sumber Kabar Tekno kincaimedia
Kabar Tekno kincaimedia