Dampak perbaikan saluran PDAM, benteng SD 2 Parigi Bandung Barat ambruk

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Dampak perbaikan saluran PDAM menyumbat saluran drainase dan mengakibatkan SD Parigi, Desa Tagog Apu, Kecamatan Padalarang KBB ambruk (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat | SekitarKita.id,-Benteng pagar dengan ketinggian 8 meter di sekolah SDN 02 Parigi, Desa Tagog Apu, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ambruk pada Kamis (11/01/2024) kemarin.

Ambruknya tembok tersebut akibat dari perbaikan saluran pipa PDAM dilokasi nan mengaliri ke wilayah Cimareme – Kota Baru Parahyangan Padalarang sehingga menyumbat aliran air ditengah hujan deras nan mengguyur wilayah itu.

Kepala Sekolah SD 02 Parigi, Iis Sri Iswati mengatakan, kejadian berasal saat hujan deras dengan intensitas tinggi sekitar pukul 15.30 WIB. Air mengalir deras dan menggenang dihalaman sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya hujan deras, mengalir dari atas pas melewati sekolah debit air terlalu tinggi sehingga tidak tertampung mengikis gedung dan mengakibatkan tembok pagar ambruk,” kata Iis saat ditemui pewarta SekitarKita.id dilokasi Jumat (12/01) siang.

 Abdul Kholilulloh)Kepala Sekolah SD 02 Parigi, Iis Sri Iswati (foto: Abdul Kholilulloh)

Iis menjelaskan, perbaikan pipa PDAM juga mempengaruhi debit air terlalu deras membawa tumpukan sampah, pasalnya, drainase dilokasi tidak berfaedah normal.

“Dulu enggak seperti ini, biasanya air lewat bawah saluran kecil, pas ada pembangunan (perbaikan) pipa PDAM di atas sampah menumpuk dan terbawa arus air, volume debit air nan turun kebawah terlalu besar,” jelasnya.

Ia menyebut, sebelumnya, material jejak tembok pagar ambruk nan sempat menutup sebagian jalan sukses dievakuasi oleh petugas BPBD KBB dibantu penduduk sekitar.

Dinas Pendidikan (Disdik) KBB mewakili pemerintah wilayah saat ini telah meninjau letak untuk memastikan kondisi tersebut.

 Abdul Kholilulloh)Kepala Sekolah SD 02 Parigi menunjukkan titik tembok pagar ambruk (foto: Abdul Kholilulloh)

“Alhamdulillah tadi udah ada dari Disdik KBB, pak Kabid dan nan lainnya datang kesini berbareng konsultan, langsung dikerjakan sudah di ukur,” jelas dia.

Beruntung, kata dia, saat peristiwa itu setelah Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selesai, tak ada korban dalam kejadian tersebut. Kendati itu kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

“Untungnya siswa-siswi sudah pada pulang, tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil dan beruntungnya Disdik langsung turun dan membantu merenovasi,” ujarnya.

Ia memastikan, aktivitas belajar siswa tidak terganggu, lantaran nan terkikis longsor hanya dibagian teras depan sekolah. Untuk mengantisipasi itu, dirinya bakal memulangkan siswa lebih awal jika cuaca jelek dirasa kurang aman.

 Abdul Kholilulloh)Situasi terkini SD 2 Parigi, Desa Tagog Apu, Kecamatan Padalarang KBB pasca tembok pagar ambruk, petugas campuran sukses pemindahan material nan sempat menutup akses jalan (foto: Abdul Kholilulloh)

“KBM tetap berjalan, lantaran diruangan kondusif tidak terkena dampak, untuk itu kami bakal memandang situasi cuaca ketika hujan turun biasanya menjelang sore, maka siswa dipulangkan lebih awal,” ujarnya.

Sementara itu, Lilis (47) penduduk sekitar mengatakan, kejadian itu saat hujan deras mengguyur wilayahnya nyaris 3 jam, mendengar bunyi gemuruh dirinya keluar rumah dan memandang tembok sekolah sudah roboh.

“Awalnya tau dari anak-anak, pas keluar tembok udah roboh, untung tidak ada kendaraan nan melintas, hujan kemarin cukup gede jadi disitu tergenang mungkin lantaran gedung lama (tua) jadi rentan enggak kuat nampung air lampau roboh,” kata Lilis.

Ia juga berharap, ambruknya tembok pagar untuk segera diperbaiki, sehingga arus lalulintas dilokasi tidak terhambat, mengingat aktivitas penduduk dilokasi sangat padat.

 Abdul Kholilulloh)Para pekerja tengah mengerjakan saluran PDAM nan mengaliri wilayah Cimareme-Kota Baru Padalarang, diduga akibat pengerjaan itu menyebabkan gedung tembok pagar SD 02 perigi ambruk (foto: Abdul Kholilulloh)

“Mungkin lantaran ada pembangunan PDAM diatas agak sedikit terhambat, lantaran ini genangan air kemarin jadi ambruk, semoga cepa diperbaiki agar tidak menggangu aktivitas,” ujar Lilis.

Petugas BPBD KBB dibantu TNI Polri dan aparatur setempat sukses mengevakuasi tumpukan material, Dikabarkan, Disdik KBB turun kelokasi dan langsung segera memperbaiki tembok pagar nan ambruk tersebut. Dipastikan aktivitas belajar siswa tetap berjalan.

Liputan unik (lipsus): tim SekitarKita.id

Editor: Abdul Kholilulloh 

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita