Cara Mengobati Luka Memar Akibat Terbentur atau Jatuh

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Memar alias luka lebam merupakan kondisi nan cukup umum dan sering dialami siapa saja. Meski dapat sembuh dan lenyap sendiri, ada sejumlah langkah mengobati luka memar nan dapat Anda coba agar memar alias lebam dapat lenyap lebih cepat.

Memar alias lebam biasanya mempunyai warna merah hingga kuning kecokelatan tergantung tahapan penyembuhannya. Hal ini tentu sangat mengganggu penampilan, terutama andaikan luka memar alias lebam terdapat di tempat nan mudah terlihat.

Penyebab Memar

Memar alias lebam adalah luka nan muncul di permukaan tubuh sebagai akibat adanya trauma alias tumbukan dengan barang keras sehingga pembuluh darah kapiler pecah. Pecahnya pembuluh darah kapiler ini nan membikin memar biasanya berwarna kemerahan hingga kuning kecokelatan.

cara mengobati luka memar

Benturan dengan barang keras ini terkadang terjadi tanpa disadari misalnya tangan terbentur meja, kaki terbentur sesuatu hingga aktivitas bentuk alias olahraga berat, terjatuh alias keseleo juga dapat menimbulkan luka memar.

Ciri – Ciri Memar

Memar alias lebam biasanya ditandari dengan rasa nyeri pada area nan luka. Selain rasa nyeri saat disentuh alias ditekan, permukaan kulit nan mengalami memar juga mengalami perubahan warna. Perubahan warna ini merupakan perihal nan wajar sekaligus menunjukkan kondisi serta proses pengobatan dari luka memar itu sendiri.

Saat seseorang terbentur alias terjatuh dan pembuluh darah kapiler pecah, kulit di area nan terbentur biasanya bakal berwarna merah dan terasa nyeri saat disentuh alias ditekan. Selang satu hingga dua hari Anda bakal menyadari bahwa warna merah tersebut perlahan berubah menjadi warna biru gelap keunguan.

Luka memar biasanya bakal berangsur membaik pada hari kelima alias keenam andaikan luka tersebut ringan dan tidak parah. Pada tahap ini, warna kebiru unguan bakal berubah menjadi hijau pucat lampau kuning kecokelatan. Ini menunjukkan hemoglobin dalam darah perlahan terurai dan memar bakal hilang.

Cara Mengobati Luka Memar

Luka memar alias lebam biasanya bakal lenyap dengan sendirinya dalam waktu 1-3 minggu tergantung dengan tingkat keparahan memar. Namun ada beberapa langkah pengobatan praktis dan sederhana nan dapat Anda coba lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan

Kompres Es

Kompres Es sangat disarankan pada saat luka memar baru terjadi alias sesegera mungkin pada area nan mengalami tumbukan alias luka. Kompres es pada area luka ini dapat membantu mengurangi dan menghentikan darah nan bocor akibat pecahnya pembuluh darah kapiler.

Hal ini dapat membantu sehingga luka memar nantinya tidak bakal terlihat jelas alias lebih samar sekaligus pembengkakan nan terjadi tidak bakal terlalu parah. Caranya juga mudah dimana Anda hanya perlu mengompres es batu nan dibalut kain alias handuk pada area nan mengalami luka alias benturan.

Kompres Air Hangat

Langkah selanjutnya adalah kompres air hangat. Anda dapat mencoba mengompres air hangat pada area luka memar, setelah luka memar berjalan selama 1-2 hari. Kompres air hangat ini bermaksud untuk mencairkan dan memperlancar sirkulasi darah nan terperangkap pada memar nan ditandai dengan warna biru keunguan pada area luka.

Kompres air hangat juga dapat membantu meringankan rasa nyeri alias sakit pada luka memar dan mempercepat pemulihan pada pembengkakan nan terjadi.

Menggunakan Gel Heparin Sodium

Untuk mempercepat proses pemulihan, Anda dapat menggunakan obat oles alias salep nan mengandung heparin. Heparin alias Heparin Sodium berfaedah untuk melarutkan gumpalan darah nan berada di bawah permukaan kulit akibat memar.

Cukup oleskan gel heparin sodium pada area nan mengalami memar alias area nan berwarna biru keunguan. Gel ini juga dapat membantu meredakan peradangan dan memperlancar aliran darah sehingga memar sigap hilang.

Memar alias lebam adalah kondisi nan umum dan sering dialami siapa saja. Namun andaikan luka memar nan Anda alami tidak sembuh untuk waktu nan lama serta pembengkakan nan semakin membesar serta terasa sakit alias sakitnya tidak mereda setelah beberapa hari alias 1 minggu, sebaiknya segera konsultasikan ke master untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selengkapnya
Sumber Kabar Tekno Bhinneka
Kabar Tekno Bhinneka