Bandel lalui jalan longsor, bus dan truk mengarah wisata Lembang-Parongpong diputar balikkan

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Sejumlah kendaraan bus dan truk nan membandel terpaksa diputar balikan saat hendak melintasi wilayah wisata Parongpong dan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) nan merupakan titik perbatasan dengan Kota Bandung, Minggu (07/01/2024) pagi.

Pasalnya, wilayah nan dilalui itu mengalami longsor dengan panjang 12 meter kedalaman sekitar 30 meter diruas Jl. Sersan Bajuri, tepatnya di lingkungan RW06 Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong pada Sabtu malam kemarin.

Saat meninjau letak longsor, Bupati Bandung Barat, Arsan Latif menghimbau kepada seluruh visitor nan berada didalam bus untuk memutar arah, jika dipaksakan melintas maka bakal berakibat jelek terhadap pergeseran tanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, Arsan juga mengintruksikan kepada seluruh pengguna kendaraan besar untuk mencari pengganti jalan lain guna meminimalisir resiko nan bakal ditimbulkan akibat getaran pada badan jalan nan mengalami longsor tersebut.

 Forkompim)Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif meninjau longsor Jl. Sersan Bajuri, tepatnya di lingkungan RW06 Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong (foto: Forkompim)

“Mohon maaf bapak dan ibu sekalian, kami terpaksa menghentikan perjalanannya dan meminta untuk segera berputar arah lantaran telah terjadi longsor nan telah menyantap sebagian badan jalan,” kata Arsan kepada para kru dan penumpang bus nan dihentikannya, Minggu.

Menurut dia, diperkirakan longsor terjadi akibat curah hujan nan cukup tinggi akhir-akhir ini ditambah intensitas kendaraan besar nan cukup banyak melintas disepanjang Jl. Sersan Bajuri selama libur Natal dan Tahun Baru ini.

Padahal menurutnya Pemerintah Daerah Bandung Barat telah memberikan petunjuk rambu larangan agar bus dan truk besar tidak melintasi ruas jalan tersebut. Namun larangan baru dipasang diperbatasan antara Bandung Barat-Kota Bandung dimana para pengemudi sudah terlanjur masuk ke area Parongpong.

“Seharusnya rambu dilarang masuk tersebut dipasang dipersimpangan Ledeng – Cihideung, sehingga dapat dipahami lebih baik oleh para kru bus dan truk besar agar tidak melintas di Jl. Sersan Bajuri ini,” jelasnya.

 Forkompim)Sejumlah kendaraan truk dan bus nan melintas di letak longsor diputar balikkan (foto: Forkompim)

Oleh karena itu, Arsan menegaskan bahwa pihaknya bakal melakukan rapat koordinasi untuk menindaklanjuti persoalan ini dengan pihak Pemkot Bandung serta Pemprov Jabar.

“Ini merupakan salah satu upaya kami, Pemda Bandung Barat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan corak kehadiran pemerintah ditengah masyarakat. Mengingat begitu banyak perihal nan kudu diurusi seorang Kepala Daerah untuk memenuhi beragam kebutuhan masyarakat dengan turun langsung ke lapangan,” jelasnya.

Sebagai penanganan awal terhadap longsor tersebut, kata Arsan, pihaknya telah memerintahkan Kepala Dinas PUTR untuk segera melakukan penghitungan dan langkah lebih lanjut agar longsoran tidak meluas dan meminimalisir korban jiwa serta korban materil maupun non materil lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Barat, Devi Ridwan mengungkapkan bahwa longsor tersebut akibat intensitas hujan nan tinggi, sehingga aliran sungai dibawah jalan cukup deras dan menggerus bantaran sungai penopang utama jalan sehingga mengakibatkan sebagian badan jalan ambrol.

“Untuk menanggulanginya kami bakal melakukan Borpile (TPT Beton) disatu sisi jalan dan memasang bronjong sisi lainnya untuk.menahan badan jalan agar tidak terjadi longsor susulan,” tandasnya.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita