Bagaimana Menyelamatkan Pernikahan Anda Saat Menggunakan Dukungan Hidup Serius | Karen Finn

Sedang Trending 6 hari yang lalu
ARTICLE AD BOX

Saya membaca banyak tulisan dan kitab tentang self-help dan kepemimpinan. Saya selalu kagum memandang sungguh relevannya nasihat nan diberikan dalam materi ini terhadap hubungan. SAYA membaca sebuah artikel dikaitkan dengan mendiang Jim Rohn nan mempunyai nasihat bagus bagi seseorang untuk meningkatkan kehidupan mereka. Namun nan menurut saya lebih menarik adalah gimana nasihat nan sama untuk memperbaiki kehidupan Anda berfaedah untuk menyelamatkan pernikahan Anda. Berikut 13 tips memperbaiki pernikahan Anda nan rusak sebelum berhujung dengan perceraian agar Anda bisa mempunyai hubungan dan cinta nan Anda butuhkan.

Inilah langkah menyelamatkan pernikahan Anda saat menggunakan perangkat bantu hidup nan serius:

1. Hadapi ketakutan Anda

Jika Anda jujur ​​pada diri sendiri, salah satu ketakutan terbesar Anda adalah bahwa Anda bakal selalu tidak senang dalam pernikahan Anda dan bahwa angan Anda untuk senang selamanya hanyalah mimpi belaka nan berasal dari Disney dan semua dongeng lain nan Anda dengar saat tetap kecil. . Ketakutan ini, seperti ketakutan lainnya, tidak lenyap hanya lantaran Anda mencoba mengabaikannya. Anda kudu menghadapi ketakutan Anda dan menaklukkannya. Entah Anda mengerahkan seluruh keahlian Anda untuk membikin persatuan nan tidak senang menjadi lebih baik alias Anda terus hidup dengan kegelisahan lantaran mengetahui bahwa Anda sudah menerima apa nan terjadi lantaran Anda terlalu takut (malas?) untuk melakukan perihal nan berbeda.

IKLAN

Post ADS 1

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

TERKAIT: Bagaimana Mengetahui Secara Instan Jika Anda Harus Menyelamatkan Pernikahan Anda

2. Latih kemauan Anda untuk mengubah arah

Jika Anda tahu pernikahan Anda sedang menuju ke arah nan salah, Anda kudu mengambil tindakan dan memilih untuk mengubah keadaan. Apakah ini bakal mudah? Mungkin bukan lantaran ada kelembaman nan kudu diatasi, tapi alternatifnya adalah menerima keadaan biasa-biasa saja dan saya tahu Anda tidak menikah untuk menjalani kehidupan berbareng nan biasa-biasa saja.

3. Akui kesalahan Anda

Ya, Anda telah membikin kesalahan selama ini dan mungkin bakal membikin lebih banyak kesalahan. Cara tercepat untuk melupakan kesalahan Anda dan mencegahnya bercokol di hati dan pikiran pasangan Anda adalah dengan mengakui kesalahan Anda segera setelah Anda menyadarinya dan kemudian meminta maaf kepada kekasih Anda. Ya, mungkin susah untuk memulai perihal ini terutama jika Anda percaya bahwa pasangan Anda mempunyai lebih banyak perihal untuk dimintai maaf daripada Anda, tetapi jadilah teladan dalam perihal ini. Dengan berani tetapkan standar gimana pernikahan Anda nantinya mulai saat ini dan seterusnya.

4. Sempurnakan tujuan Anda

Impian Anda berdua untuk “bahagia selamanya” saat menikah mungkin perlu sedikit ditingkatkan lantaran Anda sudah berbareng cukup lama. Jadi, duduklah berbareng dan cari tahu seperti apa corak “bahagia selamanya” baru Anda sehingga Anda berdua bangga bisa saling memanggil pasangan lagi. Pasangan Anda belum siap melakukan ini? Ya, tidak ada nan bisa menghentikan Anda untuk meningkatkan ekspektasi Anda terhadap pernikahan dan kemudian mulai mengupayakannya.

5. Percaya pada diri sendiri

Salah satu langkah termudah untuk menjaga diri tetap termotivasi untuk mencapai tujuan mengubah pernikahan nan tidak senang menjadi pernikahan nan senang adalah dengan mempunyai rasa percaya diri. Percaya pada diri sendiri bakal memungkinkan Anda untuk terus melakukan apa nan perlu Anda lakukan untuk membikin pernikahan Anda antusias kembali (atau mengetahui bahwa tidak ada perihal lain nan bisa dilakukan untuk menyelamatkan pernikahan Anda). (Oh, dan salah satu perihal nan paling menarik dari seseorang adalah rasa percaya diri. Katakan saja kalau-kalau Anda merasa sedikit tidak menarik nan merupakan salah satu keluhan paling umum dari seseorang dalam pernikahan nan tidak bahagia.)

TERKAIT: Bagaimana Merehabilitasi Pernikahan nan Bermasalah, Bahkan Saat Pasangan Anda Tidak Mau Melakukan Pekerjaannya

6. Mintalah hikmah

Anda tidak kudu mempunyai semua jawabannya, begitu pula pasangan Anda! Dapatkan support nan Anda perlukan dalam corak buku, artikel, konselor pernikahan, alias apalagi pelatih. Gunakan nasihat dan saran mereka sebagai titik awal untuk memperbaiki pernikahan Anda.

7. Hemat waktu Anda

Salah satu perihal nan saya pelajari dalam pernikahan (kedua) saya adalah bahwa hanya ada begitu banyak waktu dalam sehari. Saya tidak perlu menghabiskan lebih banyak waktu daripada nan diperlukan untuk merasa tidak senang alias berdebat dengan suami saya. Kita telah belajar gimana mengekspresikan diri dan tidak terjebak dalam perdebatan nan memanas. Trik kami? Kami telah mengangkat moto “Selesaikan masalahnya.” Mengingat pemikiran ini ketika kita mengungkapkan masalah memungkinkan kita untuk tetap berpegang pada akar perselisihan. Kemudian, setelah kita masing-masing mengekspresikan dan mengakui emosi tersebut, kita dapat segera melanjutkan ke penyelesaian masalah.

8. Investasikan untung Anda

Dalam sebuah pernikahan, untung berfaedah lebih dari sekedar uang. Itu juga mencakup kemenangan pribadi, saat-saat senang berbareng anak-anak Anda, dan saat-saat senang bersama. Menginvestasikan semua untung ini berfaedah menabung dan mengembangkannya. Salah satu langkah termudah untuk menginvestasikan untung dari saat-saat senang adalah dengan meluangkan waktu berbareng meninjau peristiwa-peristiwa positif setiap hari. Dan jika pasangan Anda belum mau melakukan perihal itu dengan Anda, Anda selalu dapat membikin jurnal dan mulai berlatih berbareng anak-anak Anda.

9. Hiduplah dengan intensitas

Yang terbaik, hidup adalah kaleidoskop cinta dan pengalaman menakjubkan, tetapi hanya jika Anda mendekatinya seperti itu. Ingat sungguh bersemangatnya hidup saat Anda pertama kali jatuh cinta? Ya, setidaknya Anda bisa mendapatkan sebagian dari itu kembali jika Anda mulai berinvestasi dalam menjalani hidup Anda lagi alih-alih hanya sekedar melakukan hal-hal biasa.

TERKAIT: Haruskah Anda Bercerai? 5 Langkah Penting Untuk Mengetahui Apakah Ini Saatnya

10. Temukan tempat Anda

Pernikahan adalah sebuah kemitraan. Seringkali perkawinan nan tidak senang berakar pada ekspektasi nan tidak terpenuhi dan ketidakseimbangan kontribusi terhadap pernikahan. Temukan tempat dan langkah terbaik untuk berkontribusi pada kesuksesan dan kebahagiaan kemitraan Anda. Tempat terbaik Anda tidak melakukan semuanya dan tempat terbaik pasangan Anda juga tidak melakukan semuanya. Temukan di mana Anda berdua unggul dan memanfaatkan kekuatan tersebut untuk meningkatkan kemitraan Anda dan menghilangkan emosi sakit hati nan mengganggu tentang angan nan tidak terpenuhi dan pengedaran pekerjaan nan tidak adil.

11. Menuntut integritas dari diri sendiri

Integritas sangat krusial untuk keberhasilan sebuah pernikahan. Sumpah pernikahan nan paling umum mencakup sesuatu seperti “mencintai, menghormati, dan menghargai.” Mustahil untuk memenuhi sumpah ini jika Anda tidak jujur ​​​​pada diri sendiri dan orang nan Anda cintai.

12. Menyambut disiplin ilmu

Tidak peduli apa nan diceritakan dongeng ketika kita tetap kecil, kenyataannya pernikahan memerlukan usaha. Itu memerlukan disiplin. Namun, pahala lantaran mempunyai disiplin dalam memperbaiki pernikahan Anda Setiap. Lajang. Hari. apakah dongeng itu berhujung senang selamanya? Saya tidak tahu tentang Anda, tetapi hadiah itu cukup bagi saya (dan suami saya) untuk memperbaiki pernikahan saya setiap hari. Dan ya, itu berfaedah apalagi hari-hari ketika saya sedang tidak dalam kondisi terbaik lantaran ucapan “Aku cinta kamu” dengan hidung tersumbat tetap sangat berarti.

Cerita Terkait Dari YourTango:

13. Berjuang demi apa nan benar

Jika Anda mempelopori upaya untuk mengubah pernikahan Anda dari tidak senang menjadi indah, Anda mungkin bakal menerima penolakan dari pasangan Anda. Mereka bakal menolak lantaran Anda mengubah keadaan dan itu berfaedah mereka perlu berubah. Dan sejujurnya, mereka mungkin percaya bahwa lebih mudah bermalas-malasan dan hidup dengan status quo alias apalagi keadaan tidak bisa menjadi lebih baik. Namun Anda dan saya sama-sama mengetahui kebenaran masalah ini. Jika pernikahan Anda benar, itu layak untuk diperjuangkan. Jadi teruslah bergerak maju dan berjuanglah dalam pertarungan nan baik.

Madu Anda bakal mulai beradaptasi dengan perihal baru ketika mereka sudah siap (dan jika tidak, Anda tahu perjuangan nan lebih baik adalah beranjak ke arah nan berbeda). Kiat-kiat untuk memperbaiki pernikahan Anda ini sudah lengkap, tetapi tidak merendahkan dan memberi Anda langkah-langkah tepat nan kudu diambil untuk membalikkan pernikahan Anda nan tidak bahagia. Jadi bersiaplah untuk bereksperimen. Lihatlah mereka secara teratur dan lihat inspirasi baru apa nan mereka timbulkan, lampau singsingkan lengan baju Anda dan mulai bertindak.

TERKAIT: Cara Menyelamatkan Pernikahan Anda: 7 Tip Ahli nan Bermanfaat

Karen Finn adalah seorang perceraian dan pembimbing kehidupan. Tulisannya tentang pernikahan, perceraian, dan pengasuhan berbareng telah muncul di antara lain MSN, Yahoo, Psych Central, Huffington Post, Prevention, dan The Good Men Project.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita