Aturan Fashion Pria yang Perlu Dilanggar

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Kamu mungkin sering mendengar beragam patokan langkah berpakaian nan tidak boleh dilanggar, jika mau tampil sempurna sebagai seorang pria. Tentu saja patokan dibuat untuk dilanggar, terutama patokan fashion. Berikut patokan fashion nan sepertinya perlu Anda pensiunkan.

  1. Hindari warna pink

Ini keliru, Anda kudu selalu memakai pink. Tidak kudu selalu juga, lantaran pink tidak sesuai untuk beberapa aktivitas seperti aktivitas pemakaman misalnya. Namun laki-laki terlihat keren dalam warna pink, meski banyak laki-laki beranggapan itu bukan warna nan cukup maskulin buat mereka. Pria sejati tau gimana memadukan warna pink dan umumnya banyak pilihan nan sesuai, seperti mamakai sweater fuchsia misalnya alias Anda bisa memakai warna ini dengan langkah lebih lembut seperti memakai dasi pink dengan setelan abu-abu. Pilihan lain adalah mengenakan kemeja pink dengan jas biru. Pilihan untuk warna ini sangat beragam.

Pink MaskulinPink Maskulin
  1. Hindari pola tebal dikantor

Mungkin Anda bekerja dikantor super konservatif nan kudu selalu memakai jas dan dasi setiap hari. Ini bukan berfaedah Anda kudu telihat membosankan alias menjemukan. Pola merupakan langkah tepat untuk mencegah penampilan Anda terlihat tidak pernah berubah. Cara sederhana bisa dengan menggunakan dasi bermotif alias bisa dengan dasi kupu-kupu. Setelah itu bisa melangkah lebih jauh dengan menambah pocket square.

Bermain dengan PolaBermain dengan Pola
  1. Hindari perpaduan hitam dan coklat

Hitam dan coklat terlihat dahsyat saat bersama. Perpaduan hitam dan coklat merupakan langkah nan tepat untuk mencegah busana menjadi terlalu monochrome. Cobalah mengenakan sepatu hitam dengan sabuk coklat alias sebaliknya. Bisa juga mungkin memakai jaket kulit hitam favorit Anda dan melengkapinya dengan syal coklat. Ada begitu banyak nan bisa dilakukan ketika Anda memadukan warna nan bagus.

Hitam + Coklat = KerenHitam + Coklat = Keren
  1. Selalu Memakai kaus kaki

Bila mau tetap casual, sepatu selalu terlihat lebih baik tanpa kaus kaki. Bahkan agar tampil lebih santai, kaus kaki menjadi tidak diperlukan. Namun jika Anda menghadiri aktivitas umum alias aktivitas apapun dengan dress code kaus kaki absolut diperlukan, selain aktivitas makan siang disebuah club.

Tanpa Kaus KakiTanpa Kaus Kaki
  1. Sepatu dan sabuk kudu sesuai

Sulit mengetahui siapa saja nan betul-betul mengenakan sabuk dan sepatu nan cocok, namun ada beberapa pengecualian untuk patokan ini. Untuk aktivitas resmi seperti pernikahan kudu sesuai dan pengecualian lain ketika Anda mengenakan sabuk coklat dan sepatu coklat. Dalam perihal ini tidak kudu cocok satu sama lain, namun lebih baik memakai warna dalam family warna nan sama dengan memadukan antara coklat gelap dan terang. Pasangan sabuk ribbon dengan sepatu kulit loafer cocok untuk akhir pekan.  Sepatu warna abu-abu dengan sabuk hitam terlihat simpel dan tegas terutama saat dikantor.

Padu padan kontrasPadu padan kontras

Namun perlu diingat, Anda kudu membuatnya lebih baik jika mau melabrak patokan fashion, kemudian tetap berpikiran terbuka dan pertimbangkan pula untuk melanggar patokan style terbaru kamu.

Yuk lengkapi koleksi fashion Anda hanya di #SelasaGaya Bhinneka.Com dijamin makin seru untuk padu padan 😉

Selengkapnya
Sumber Kabar Tekno Bhinneka
Kabar Tekno Bhinneka