Apa Itu Public Cloud? Karakteristik, Perbedaan dan Cara Kerjanya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Digitalisasi bisa disebut sebagai era nan mendorong beragam sektor seperti industri,bisnis apalagi teknologi bergerak semakin maju nan bermaksud untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Salah satu corak digitalisasi adalah hadirnya cloud computing namalain komputasi awan nan penggunaanya identik dengan penyimpanan info skala besar. Sebenarnya jasa ini seringkali digunakan terutama dalam bumi bisnis, lantaran dianggap bisa menjadi solusi dari masalah nan terjadi.

Jika dilihat dari jenisnya jasa awan memberikan banyak sekali kegunaan dari fitur-fiturnya seumpama digunakan secara maksimal. Sebaliknya penawaran ini tidak bakal memberikan banyak kegunaan jika tidak digunakan dengan baik. Hal ini didukung dalam praktiknya sendiri, dimana penggunaan jasa cloud tidak bisa sepenuhnya diadopsi oleh semua orang. Hanya beberapa fitur saja nan bisa digunakan oleh mereka.

Bukan hanya itu saja, jasa cloud bisa dinikmati secara privat namalain secara personal. Dan juga bisa dinikmati oleh siapa saja dan kapan saja. Ini disebabkan oleh sifatnya nan tersedia untuk public. Lantas, apa itu public cloud? Apa saja perihal nan membedakannya dengan private cloud? Serta gimana langkah kerjanya? Untuk memahaminya lebih dalam, Yuk simak penjelasannya berikut ini!

Apa Itu Public Cloud?

Public Cloud adalah jasa cloud nan mempunyai jaringan prasarana tersebar di bumi dengan TI sehingga bisa dikirim melalui internet. Sama seperti namanya, jasa ini dapat digunakan oleh siapa saja tanpa dibatasi. Untuk aksesnya pengguna tidak terlalu dibebankan dengan biaya lantaran jasa bisa saja cuma-cuma namalain berlangganan dengan pedoman pemakaian komputasi nan digunakan. Secara sederhana kegunaan dari komputasi awan ini berfokus pada jasa umum seperti email pada perusahaan.

Public cloud juga dikenal dengan istilah VPS namalain Virtual Private Server nan merupakan bagian dari cloud computing nan dikirimkan dengan internet kemudian bisa dibagikan ke seluruh perusahaan namalain organisasi. Biasanya para penyedia jasa cloud sebelum memutuskan untuk memberikan space pada pengguna. Mereka bertanggung jawab sepenuhnya mengelola cloud terlebih dahulu, memelihara hingga akhirnya mengembangkan sesuai dengan sumber daya nan ada.

Setelah semua itu dilakukan, baru komputasi bisa dibagi beberapa ruang untuk pengguna nan sudah menyewa. Pada bagian ini juga terdapat Container nan bisa menampung segala muatan info dalam kapabilitas besar dengan skill protabel sehingga mudah menyesuaikan tempat dan kondisi.

Baca Juga: Apa itu Private Cloud? Fungsi, Jenis, dan Keunggulannya

Karakteristik Public Cloud

Sebelum memutuskan untuk menyewa komputasi, kenali terlebih dulu beberapa karakter dari public cloud yaitu:

  • Tidak memerlukan hardware, karakter pertama dari public cloud adalah pengguna tidak perlu menggunakan hardware untuk menyimpan data. Ini merupakan salah satu kemudahan nan diberikan mengingat perangkat keras mempunyai pemisah saat menyimpan data. Sedangkan public cloud bisa menampung banyaknya info tanpa pemisah nan ditentukan.
  • Bebas biaya infrastruktur, selanjutnya bebas biaya infrastruktur. Sebagai pengguna jasa public cloud ini, semua prasarana mulai dari proses instalasi hingga perawatannya bakal dilakukan oleh penyedia jasa cloud tersebut.
  • Fleksibel, karena tidak memerlukan hardware maupun tempat khusus, membikin public cloud dinilai lebih fleksibel. Dimana pengguna baik itu pribadi ataupun perusahaan bisa dengan mudah menggunakannya dimana saja tanpa kudu menentukan tempat untuk jasa ini beroperasi.

Perbedaan Antara Public Cloud, Private Cloud dan Hybrid Cloud

Apa Itu Public Cloud? Karakteristik, Perbedaan dan Cara Kerjanya

Secara singkat, dalam cloud computing dikenal tiga model jasa diantara ketiga jasa tersebut ada beberapa perbedaan dari model jasa cloud antara lain:

  • Dari segi aksesnya, pada public cloud jasa ini bisa diakses dan terekspos oleh public sehingga bisa digunakan oleh siapa saja dengan komputasi nan disesuaikan. Sedangkan private cloud adalah jasa nan hanya bisa digunakan oleh satu perusahaan namalain organisasi saja. Sementara hybrid cloud bisa diakses secara public maupun private.
  • Dari segi pengelolaanya, public cloud lebih membebaskan pengguna lain untuk mengelola komputasi mereka. Sedangkan private cloud hanya perusahaan namalain organisasi tersebut nan berkuasa untuk mengakses komputasi begitupun tata langkah pengelolaanya. Sementara hybrid cloud pengguna bebas memilih mengelola dua jasa adalah private dan public.
  • Dari segi biaya, public cloud memberikan biaya sewa komputasi lebih murah namalain terjangkau untuk pengguna. Sedangkan private cloud memberikan biaya sewa komputasi nan lebih mahal lantaran sifatnya nan lebih privasi. Sementara hybrid cloud biaya sewanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Baca Juga: Cara Top Up Saldo pada Akun Cloud VPS

Kelebihan Public Cloud

Apa Itu Public Cloud? Karakteristik, Perbedaan dan Cara Kerjanya

Berikut ini beberapa kelebihan ketika Anda menggunakan public cloud yaitu:

  • Skalabilitas Tidak Terbatas 

Diawali dengan skalabilitas nan nyaris tidak terbatas menjadi salah satu kelebihan dari public cloud. Hal ini dibuktikan dengan cloud resources nan selalu tersedia sesuai permintaan dari kumpulan resource itu sendiri. Sehingga bisa di upgrade maupun di downgrade tergantung dari kebutuhan pengguna.

  • Lebih Reliabilitas

Kemudian, public cloud mempunyai kelebihan adalah dinilai lebih reliabilitas. Ini didukung oleh besarnya sumber daya nan dimiliki jasa ini berasal dari letak nan berbeda-beda. Hal tersebut membuatnya reliabel lantaran bisa memuat sumber daya persediaan lain.

  • Lebih Bisa Diandalkan

Dalam perihal ini, kecepatan jaringan pada public cloud lebih bisa diandalkan. Hal ini dikarenakan jaringan server nan sangat luas sehingga selalu memastikan bahwa jasa ini bakal bekerja dengan baik dan maksimal.

  • Lebih Fleksibel

Selanjutnya adalah lebih fleksibel. Layanan public cloud elastis bukan hanya dari tempatnya saja bakal tetapi juga dari cloud. Dimana antara public cloud nan satu dengan public cloud lainnya dapat terintegrasi dengan baik.

  • Terdapat Fitur Monitoring dan Analytics

Salah satu skill public cloud adalah mempunyai fitur monitoring dan analytics. Dimana fitur monitoring bermaksud untuk melakukan pengecekan dan memandang baik itu info nan disimpan sampai sumber daya nan digunakan. Begitupun fitur analytics nan berfaedah sebagai fitur nan dapat memandang insight sekaligus menarik jenis info dalam volume nan tinggi secara lebih efisien.

  • Biaya Lebih Terjangkau

Sudah sangat jelas bahwa biaya menjadi aspek utama bagi pengguna untuk memutuskan membeli jasa nan mereka inginkan. Tidak heran jika public cloud banyak digunakan lantaran perkiraan biaya sangat terjangkau namalain murah. Pengguna hanya perlu bayar jasa layanan saja tanpa kudu membeli perangkat seperti hard disk nan menyantap biaya jauh lebih besar.

  • Bebas Biaya Pemeliharaan

Biasanya dalam menyewa sebuah komputasi ada beberapa prasarana nan kudu dijaga dan dirawat. Ini semua berfaedah agar prasarana kondusif dan kinerjanya optimal. Akan tetapi pada public cloud pengguna tidak perlu memikirkan untuk merawat infrastruktur, lantaran pihak penyedia jasa layanan sudah menyediakan pemeliharaan sendiri.

  • Dapat Lebih Fokus Pada Bisnis

Terakhir kelebihan public cloud adalah bisa lebih konsentrasi untuk mengelola bisnis. Memang mengambil dari jasa cloud tidak semua orang bisa melakukannya. Berbeda dari jasa cloud pada umumnya, kerumitan masalah IT pada public cloud bakal diatasi oleh penyedia jasa namalain vendor itu sendiri mulai dari perihal nan mini hingga manajemen infrastrukturnya. Hal ini membikin Anda nan punya bisnis, bisa konsentrasi mengelola upaya Anda tanpa memikirkan kerumitan IT.

Baca Juga: Mengenal Berbagai Tipe/Jenis Cloud Computing

Penutup

Setelah penjabaran tentang salah satu model dari jasa komputasi awan diatas. Penting bagi Anda untuk menyesuaikan model tersebut dengan kebutuhan bakal penyimpanan info Anda. Usahakan untuk lebih selektif memilih berasas beragam pertimbangan seperti dari segi biaya,kapasitas penyimpanan info hingga infrastruktur.

Seperti jika Anda mau menyimpan info nan berbudi pekerti rahasia dan critical maka Anda kudu memilih private cloud sebagai tempat penyimpanan data. Meski sedikit lebih mahal bakal tetapi info Anda bakal sangat terjamin keamanannya. Sebaliknya jika info Anda menyangkut tentang info non-critical maka Anda bisa menyimpannya dalam jasa public cloud agar biaya lebih terjangkau namun kualitasnya tetap premium.

Pastikan Anda memahami terlebih dulu model cloud computing ini, pertimbangkan dengan matang sebelum akhirnya menyewa komputasinya ya! Sebagai awal untuk mempelajari public cloud, silahkan baca tulisan nan sudah kami rangkum diatas ya!

Selengkapnya
Sumber Kabar Tekno kincaimedia
Kabar Tekno kincaimedia