Anggota KPPS di Padalarang Bandung Barat keluhkan soal potongan honor, segini besarannya

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Bandung Barat | SekitarKita.id,-Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dibilangan Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) keluhkan adanya rumor bakal dikenakan pemotongan honor alias pajak dari nilai jumlah honor nan bakal diterima.

Isu ini kian mencuat dikalangan publik. Protes demi protes pun terus dilakukan personil KPPS dan menuai kritikan dikalangan masyarakat ditengah anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB nan nilainya dahsyat pada pemilu tahun 2024 ini.

Hal ini dikatakan personil KPPS penduduk Kecamatan Padalarang inisial E, dia menjelaskan, pemotongan honor tersebut dirasa sangat memberatkan bagi dirinya dan personil KPPS lain notabene masyarakat biasa nan tidak mempunyai penghasilan tetap.

IKLAN

vps forex murah

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Dirinya menyebut, berasas info nan beredar dikalangan personil KPPS, bakal ada potongan honor para personil KPPS tanpa adanya musyawarah (transparansi). Kendati itu dia tidak merinci kategori apa saja nan mendapatkan potongan apakah golongan personil KPPS berstatus ASN maupun masyarakat biasa.

“Iya a disini juga ramenya kena potongan keterima bersih uangnya dari Rp 1.1 juta menjadi Rp900 ribu nan ngasih bocoran teh PPS desanya, jika keberatan ya jelas keberatan apalagi kerjanya berat tanggung jawab pun besar,” kata E kepada SekitarKita.id, Senin (12/02/2024).

“Tapi gatau, saya banyak info teh jika rumor bakal ada banyak potongan, biasnaya PPS desa gak jadi motong jika rumor ini melebar, waktu duit bimtek dan pelantikan aja udah rame rumor potongan kan ga jadi dipotong, semoga ini tidak terjadi,” sambungnya.

Terpisah, saat dihubungi wartawan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman membenarkan honor nan bakal diterima oleh personil KPPS bakal dikenakan pajak sebesar 5 persen.

Ia menyebut, pajak honor tersebut bakal dikenakan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) nan menjadi personil KPPS. Bahkan, kata dia, pajak honor bakal dilihat tergantung dari golongan.

 ilustrasi/ Abdul Kholilulloh)Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman (foto: dok. SekitarKita.id/ Abdul Kholilulloh)

“ASN nan menjadi personil KPPS bakal dikenakan pajak 5 persen dan bakal dilihat sesuai golongan,” kata Ripqi, pada Minggu, 11 Februari 2024.

Dijelaskan Ripqi, bahwa pajak sebesar 5 persen tersebut tidak bertindak terhadap honor personil KPPS dari kalangan masyarakat biasa.

“Kalau honor personil KPPS dari masyarakat biasa tidak bakal dikenakan pajak,” ucapnya.

Selanjutnya, Rifqi menyebutkan, jumlah honor nan bakal diterima oleh ketua KPPS pada Pemilu 2024 sebesar Rp1,2 juta dan personil KPPS Rp1,1 juta.

” Untuk ketua KPPS itu Rp1,2 juta dan personil KPPS Rp1,1 juta,” tandasnya.

Dilansir dari laman resmi kpu.co.id, untuk nominal penghasilan nan bakal didapat ketua KPPS pada pemilu 2024 sebesar Rp1,2 juta dan personil KPPS Rp1,1 juta. Bahkan, seluruh personil KPPS juga menerima makan siang dan snack sesuai ketetapan.

Sedangkan honor KPPS di Pemilu 2024 lebih tinggi dibanding dengan Pemilu di 2019 lalu. Pasalnya, pada Pemilu 2019, honor untuk kedudukan ketua sebesar Rp550 ribu dan personil Rp500 ribu.

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita