Alasan yang Benar-Benar Sah Pasangan Anda Menghindari Anda | Hillary Perak

Sedang Trending 4 hari yang lalu
ARTICLE AD BOX

Jadi, Anda tidak mempunyai keintiman bentuk sebanyak nan Anda inginkan dalam hubungan jangka panjang. Ini adalah keluhan nan umum, namun tetap merupakan masalah nan serius. Anda sudah tahu bahwa gelombang keintiman biasanya memudar seiring dengan memudarnya kebaruan hubungan Anda. Namun mengetahui bahwa itu “customary” tidak membikin penanganannya menjadi lebih mudah, bukan? Kita condong menyalahkan penurunan ini lantaran perubahan hormon, daftar tugas nan tidak ada habisnya, alias sekadar rasa lelah. tapi, kenyataannya adalah — itu argumen terbesar pasangan menjadi kurang intim adalah… kebencian.

Tidak ada nan mendambakan keintiman ketika mereka merasa jengkel terhadap pasangannya! Itu membunuh segalanya kepercayaan, keinginan, koneksi, romansa, kesenangan…Mengapa? Karena dia menyamarkan dirinya dengan langkah nan rawan dan terselubung; sama seperti jamur, dia tumbuh dan membusuk dalam kegelapan. Anda tidak dapat memandang alias menciumnya (dan, untungnya, tidak ada nan membicarakannya) tetapi Anda bisa merasa itu, dan lama kelamaan perihal itu mematikan hubungan. Tapi pertama-tama, perihal itu mematikan keintiman dan hubungan intim.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

TERKAIT: 5 Masalah Keintiman Paling Umum nan Dihadapi Wanita

Perasaan tegang nan tetap tersisa antara Anda dan pasangan ketika segala sesuatunya tidak beres – itu kebencian. Hal ini terjadi ketika kata-kata tidak diucapkan secara langsung namun sentimennya muncul dalam nada, sarkasme, alias apalagi saat melakukan perlakuan tak bersuara dan “berjalan di kulit telur”. Saat pasangan Anda merasa jengkel terhadap Anda, pada akhirnya dia bakal merasa kecewa tidak dicintai, kamutidak dihargai, dan tidak krusial — meninggalkan mereka dengan emosi itu segala sesuatunya tidak setara dan masa depan bersamamu tidak pasti. Dalam perihal apa Anda mengecewakan mereka? Kemungkinan besar jawabannya ada pada percakapan Anda sehari-hari, lantaran di kembali setiap permintaan alias angan ada kebutuhan emosional nan legitimate. yoorang nan Anda kasihi biasanya merasa kecewa (misalnya kesal) ketika Anda:

  • Gagal melakukan bagian tugas Anda
  • Prioritaskan menghabiskan waktu berbareng family alias kawan daripada mereka
  • Bekerja terlalu banyak alias sering pulang larut malam
  • Rencanakan aktivitas untuk diri Anda sendiri, tetapi tidak untuk Anda berdua
  • Jangan menepati janji

TERKAIT: 18 Tanda Anda Atau Pasangan Anda Kelaparan Sentuhan Dan Membutuhkan Lebih Banyak Kasih Sayang

Memiliki kebutuhan bukanlah perihal nan membutuhkan; kita semua memilikinya. Dan, dalam kemitraan, kita memilih apakah bakal memenuhi kebutuhan tersebut dan setuju untuk melakukan nan terbaik untuk memenuhinya… alias tidak. Sangat mudah untuk melupakan perihal ini dalam rutinitas kita sehari-hari, namun kebencian terjadi ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi. Kita membenci pasangan kita lantaran tidak memenuhi janjinya untuk memberikan emosi krusial alias pasti, dan terkadang menyebabkan kita kesakitan. Di permukaan, perihal ini mungkin tampak seperti pertarungan kelamin nan klise dan sudah berjalan lama. Tapi, lihatlah lebih dalam dan Anda memandang melalui mata pasangan Anda:

  • Saat Anda membuang sampah… dia merasa diperhatikan.
  • Kapan Anda merencanakan kencan untuk kalian berdua… dia merasa spesial dan upaya kalian menunjukkan sungguh besarnya investasi kalian.
  • Ketika Anda melakukan hal-hal nan Anda setujui… pasangan Anda tahu bahwa Anda dapat diandalkan dan betul-betul ada untuknya.

TERKAIT: Saya Menghabiskan 7 Hari Belajar Mencintai Kembali Keintiman Dengan Suami Saya

Jadi, sementara sepertinya pasangan Anda sedang mengomel tentang piring di wastafel — tidak ada hubungannya dengan piring di wastafel sama sekali. Jika Anda menduga kebencian adalah masalah dalam hubungan Anda, ini berita baik! Tidak banyak nan dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah hormonal alias rasa lelah, namun Anda BISA mengubah kekesalan pasangan Anda kembali menjadi hasrat. Untuk melakukannya: SYang terpenting adalah berfokus pada seberapa banyak keintiman nan tidak Anda dapatkan dan sebaliknya pertimbangkan apakah pasangan Anda merasa dicintai dan dianggap krusial Anda.

Apakah Anda memenuhi kebutuhan emosional dasar mereka? Jika Anda menginginkan lebih banyak keintiman dalam pernikahan Anda, mulailah dengan lebih memenuhi kebutuhan emosional mereka, bukan mendesak mereka untuk melakukan keintiman secara bentuk (yang hanya bakal menambah emosi benci). Saat pasangan Anda merasa dicintai, penting, dan diperhatikan, dia mau memberikan Anda pengalaman nan sama. Dan ini berfaedah lebih banyak keintiman dan hubungan nan senang untuk Anda.

TERKAIT: 5 Cara Penting Untuk Memperbaiki Kurangnya Keintiman Dalam Pernikahan Anda Sebelum Terlambat

Cerita Terkait Dari YourTango:

Hillary Perak, LCSW adalah seorang terapis & master hubungan, nan memberikan nasihat dan strategi untuk menjaga hubungan kliennya tetap panas, sehat & senang selamanya. Dia telah tampil dalam Excellent Treatment, The Excellent Males Venture, NBC, dan Ladies's Well being. dan banyak lagi.

www.yourtango.com

Selengkapnya
Sumber Kabar SekitarKita
Kabar SekitarKita